Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 25000 setahun dan dapatkan Trafik setiap harinya

Memasang Memory TIK.CS02.011.01

Jul
26
2015
by : Bupeko. Posted in : blog

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

 

 

 

 

 

 

MEMASANG MEMORY

TIK.CS02.011.01

 

 

 

 

 

 

 

BUKU INFORMASI

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

 

 

 

DAFTAR ISI

 

 

DAFTAR ISI. 1

 

BAB I  PENGANTAR  3

1.1     Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi 3

1.2     Penjelasan Modul 3

1.2.1   Desain Modul 3

1.2.2   Isi Modul 4

1.2.3   Pelaksanaan Modul 4

1.3     Pengakuan Kompetensi Terkini 5

1.4     Pengertian Istilah-Istilah. 5

 

BAB II  STANDAR KOMPETENSI   7

2.1     Peta Paket Pelatihan. 7

2.2     Pengertian Unit Standar 7

2.3     Unit Kompetensi Yang Dipelajari 7

2.3.1   Kode dan Judul Unit 8

2.3.2   Deskripsi Unit 8

2.3.3   Elemen Kompetensi 8

2.3.4   Batasan Variabel 9

2.3.5   Panduan Penilaian. 9

2.3.6   Kompetensi Kunci 10

 

BAB III STRATEGI DAN METODE PELATIHAN   11

3.1     Strategi Pelatihan. 11

3.2     Metode Pelatihan. 12

 

BAB IV  MATERI UNIT KOMPETENSI   13

4.1     Tujuan Instruksional Umum.. 13

4.2     Tujuan Instruksional Khusus 13

4.3     Sekilas Tentang RAM. 14

4.4     Mempersiapkan Alat-Alat Bantu Dalam Merakit PC dan Memasang Memori 15

4.5     Membedakan Jenis-Jenis Memori 17

4.6     Langkah-Langkah Memasang Memori 19

4.7     Memeriksa Pemasangan Prosesor 21

 

BAB V  SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI   23

5.1     Sumber Daya Manusia. 23

5.2     Sumber-sumber Kepustakaan ( Buku Informasi ) 24

5.3     Daftar Peralatan dan Bahan yang Digunakan. 24

 

DAFTAR PUSTAKA. 25

 

BAB I

PENGANTAR

 

 

 

 

1.1     Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi

  • Apakah pelatihan berdasarkan kompetensi?

Pelatihan berdasarkan kompetensi adalah pelatihan yang memperhatikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan di tempat kerja agar dapat melakukan pekerjaan dengan kompeten. Standar Kompetensi dijelaskan oleh Kriteria Unjuk Kerja (KUK).

 

  • Apakah artinya menjadi kompeten ditempat kerja?

Jika Anda kompeten dalam pekerjaan tertentu, Anda memiliki seluruh keterampilan, pengetahuan dan sikap yang perlu untuk ditampilkan secara efektif ditempat kerja, sesuai dengan standar yang telah disetujui.

 

 

1.2     Penjelasan Modul

Modul ini dikonsep agar dapat digunakan pada proses Pelatihan Konvensional/Klasikal dan Pelatihan Individual/Mandiri. Yang dimaksud dengan Pelatihan Konvensional/Klasikal, yaitu pelatihan yang dilakukan dengan melibatkan bantuan seorang pembimbing atau guru seperti proses belajar mengajar sebagaimana biasanya dimana materi hampir sepenuhnya dijelaskan dan disampaikan pelatih/pembimbing yang bersangkutan.

 

Sedangkan yang dimaksud dengan Pelatihan Mandiri/Individual adalah pelatihan yang dilakukan secara mandiri oleh peserta sendiri berdasarkan materi dan sumber-sumber informasi dan pengetahuan yang bersangkutan. Pelatihan mandiri cenderung lebih menekankan pada kemauan belajar peserta itu sendiri. Singkatnya pelatihan ini dilaksanakan peserta dengan menambahkan unsur-unsur atau sumber-sumber yang diperlukan baik dengan usahanya sendiri maupun melalui bantuan dari pelatih.

 

 

1.2.1      Desain Modul

Modul ini dirancang untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual/mandiri :

  • Pelatihan klasikal adalah pelatihan yang disampaikan oleh seorang pelatih.
  • Pelatihan individual/mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur/sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih.

 

 

1.2.2      Isi Modul

Buku Informasi

Buku informasi ini adalah sumber pelatihan untuk pelatih maupun peserta pelatihan.

 

Buku Kerja

Buku kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktik baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan Individual / mandiri.

 

Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi:

  • Kegiatan-kegiatan yang akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi.
  • Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktik kerja.

 

Buku Penilaian

Buku penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi:

  • Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan.
  • Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Sumber-sumber yang digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan.
  • Semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja.
  • Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktik.
  • Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan.

 

 

1.2.3      Pelaksanaan Modul

Pada pelatihan klasikal, pelatih akan:

-    Menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan.

-    Menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan.

-    Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan.

-    Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban / tanggapan dan menuliskan hasil tugas praktiknya pada Buku Kerja.

 

Pada Pelatihan individual / mandiri, peserta pelatihan akan:

- Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan.

- Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada buku Kerja.

- Memberikan jawaban pada Buku Kerja.

- Mengisikan hasil tugas praktik pada Buku Kerja.

- Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh pelatih.

 

 

1.3     Pengakuan Kompetensi Terkini

  • Apakah Pengakuan Kompetensi Terkini (Recognition of Current Competency)?

Jika Anda telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk elemen unit kompetensi tertentu, Anda dapat mengajukan pengakuan kompetensi terkini (RCC). Berarti Anda tidak akan dipersyaratkan untuk belajar kembali.

 

  • Anda mungkin sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan, karena Anda telah:
  1. Bekerja dalam suatu pekerjaan yang memerlukan suatu pengetahuan dan keterampilan yang sama atau
  2. Berpartisipasi dalam pelatihan yang mempelajari kompetensi yang sama atau
  3. Mempunyai pengalaman lainnya yang mengajarkan pengetahuan dan keterampilan yang sama.

 

 

1.4     Pengertian Istilah-Istilah

Profesi

Profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang menuntut sikap, pengetahuan serta keterampilan/keahlian kerja tertentu yang diperoleh dari proses pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja atau penguasaan sekumpulan kompetensi tertentu yang dituntut oleh suatu pekerjaan/jabatan.

 

Standardisasi

Standardisasi adalah proses merumuskan, menetapkan serta menerapkan suatu standar tertentu.

 

Penilaian / Uji Kompetensi

Penilaian atau Uji Kompetensi adalah proses pengumpulan bukti melalui perencanaan, pelaksanaan dan peninjauan ulang (review) penilaian serta keputusan mengenai apakah kompetensi sudah tercapai dengan membandingkan bukti-bukti yang dikumpulkan terhadap standar yang dipersyaratkan.

 

 

Pelatihan

Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu dimana materi, metode dan fasilitas pelatihan serta lingkungan belajar yang ada terfokus kepada pencapaian unjuk kerja pada kompetensi yang dipelajari.

 

Kompetensi

Kompetensi adalah kemampuan seseorang untuk menunjukkan aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan serta penerapan dari ketiga aspek tersebut ditempat kerja untuk mencapai unjuk kerja yang ditetapkan.

 

Sertifikasi Kompetensi

Adalah proses penerbitan sertifikat kompetensi melalui proses penilaian / uji kompetensi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

STANDAR KOMPETENSI

 

 

 

2.1     Peta Paket Pelatihan

Modul yang sedang Anda pelajari ini adalah untuk mencapai satu unit kompetensi, yang termasuk dalam satu paket pelatihan, yang terdiri atas unit-unit kompetensi berikut:

  1. a.    TIK.CS02.011.01   Memasang Memory
    1. b.     TIK.CS02.002.01  Merancang Spesifikasi Sesuai Dengan Fungsi dan Kebutuhan Pengguna

 

 

2.2     Pengertian Unit Standar

Apakah Standar Kompetensi? Setiap Standar Kompetensi menentukan :

  1. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai kompetensi.
  2. Standar yang diperlukan untuk mendemonstrasikan kompetensi.
  3. Kondisi dimana kompetensi dicapai.

 

Unit kompetensi ini berkaitan dengan pemasangan memori dan aspek-aspek yang harus diperhatikan selama proses pemasangan.

 

Sistem pelatihan berbasis kompetensi terfokus pada pencapaian kompetensi, bukan pada lamanya waktu. Namun, diharapkan pelatihan ini dapat dilaksanakan dan dicapai dalam jangka waktu tidak lebih dari seminggu, tiga sampai lima hari. Pelatihan ini diperuntukkan khusus bagi para technical support, walaupun tidak menutup kemungkinan bagi semua orang yang terlibat dalam penggunaan komputer.

 

Jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama, Pelatih Anda akan mengatur rencana pelatihan dengan Anda. Rencana ini akan memberikan Anda kesempatan kembali untuk meningkatkan tingkat kompetensi Anda sesuai dengan tingkat yang diperlukan. Jumlah maksimum usaha/kesempatan yang disarankan adalah 3 (tiga) kali.

 

 

2.3     Unit Kompetensi Yang Dipelajari

Dalam sistem pelatihan, Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan  untuk dapat :

  1. Mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
  2. Memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
  3. Menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan kriteria unjuk   kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

 

2.3.1      Kode dan Judul Unit

Kode Unit     : TIK.CS02.011.01

Judul Unit     : Memasang Memory

 

 

2.3.2      Deskripsi Unit

Unit kompetensi ini berkaitan dengan pemasangan memori dan aspek-aspek yang harus diperhatikan selama proses pemasangan.

 

 

2.3.3      Elemen Kompetensi

Berikut adalah tabel yang menunjukkan kriteria unjuk kerja (KUK) untuk masing-masing elemen:

 

 

ELEMEN KOMPETENSI

KRITERIA UNJUK KERJA

01     Memperhatikan keselamat kerja 1.1  Peralatan Bantu kerja diidentifikasi berdasarkan kegunaannya.

1.2  Peralatan Bantu disiapkan sesuai dengan keperluan.

02     Mengetahui jenis memory dan menyesuaikan dengan yang tersedia 2.1  Jenis-jenis memory disebutkan berdasarkan arsitektur memory, kapasitas, kecepatan, dan jumlah pin slot.

2.2 Jenis-jenis memory yang tersedia pada motherboard diidentifikasi berdasarkan arsitektur memory, kapasitas, kecepatan, dan jumlah pin slot.

2.3   Jenis memory dipilih sesuai dengan kebutuhan dan motherboard yang tersedia

03     Memperhatikan posisi memory 3.1   Posisi dan tanda-tanda fisik dari memory diidentifikasi.

3.2  Posisi dan tanda-tanda fisik dari slot memory pada motherboard diidentifikasi.

04     Memasang memory 4.1   Memory dipasang pada slot memory pada motherboard sesuai dengan jenis dan jumlah yang diinginkan.

4.2  Pengunci slot memory pada motherboard dikunci sampai memory terpasang dengan kuat.

05     Memeriksa hasil pemasangan 5.1   Posisi pemasangan memory pada slot memory di botherboard diperiksa sehingga tidak ada memory yang salah pasang.

5.2  Pengunci slot memory diperiksa sehingga kedudukan memory kuat pada slot memory.

5.3   Jumlah memory yang dipasang diperiksa sesuai dengan jumlah memory dan atau kapasitas yang diinginkan.

 

 

2.3.4      Batasan Variabel

1.  Unit ini berlaku untuk seluruh sektor teknologi informasi dan komunikasi.

2.  Dalam melaksanakan unit kompetensi ini harus didukung dengan tersedianya:

2.1   Berbagai jenis motherboard yang tersedia.

2.2   Berbagai jenis memory yang tersedia.

2.3   SOP yang berlaku di perusahaan.

2.4         Log sheet atau report sheet yang ditetapkan oleh perusahaan.

2.5  Peralatan dan instrumen yang terkait dengan pelaksanaan unit kompetensi ini

 

 

2.3.5      Panduan Penilaian

Panduan penilaian terdiri dari :

  1. 1.     Pengetahuan dan keterampilan penunjang

Penilaian harus mencakup pembuktian berdasarkan pengetahuan dasar dan ketrampilan dalam bidang-bidang berikut:

1.1   Pengetahuan dasar

1.1.1    Hubungan komunikasi, meliputi koordinasi, layanan konsumen, negosiasi , laporan tertulis.

1.1.2        Konsultasi, meliputi konsultasi dengan tenaga kerja manusia, mendengarkan, menanyakan, meminta umpan balik, memberi informasi.

1.1.3        Pengamatan

 

 

  1. 2.     Konteks penilaian

Penilaian mungkin terjadi pada pekerjaan, atau diluar pekerjaan atau suatu kombinasi dari keduanya. Penilaian diluar pekerjaan harus dilaksanakan dalam suatu lingkungan kerja yang disimulasikan mendekati pekerjaan yang semestinya. Penilaian mungkin menggabungkan serangkaian metode untuk menilai kemampuan dan penerapan pengetahuan pendukung penting, dan mungkin mencakup:

2.1     Demontrasi praktis (pengamatan langsung harus terjadi lebih dari sekali untuk menentukan konsistensi kemampuan)

 

2.2     Studi kasus.

2.3     Contoh-contoh kerja atau kegiatan-kegiatan simulasi kerja.

2.4     Menanyakan secara lesan/interview.

2.5     Proyek/laporan/buku catatan kemajuan.

2.6     Laporan pihak ketiga dan prestasi otentik sebelumnya.

2.7     Bukti penilaian.

 

 

  1. 3.     Aspek penting penilaian

Dalam melaksanakan penilaian pada unit kompetensi ini harus mempertimbangkan: Kompetensi harus diujikan di tempat kerja atau di tempat lain secara simulasi dengan kondisi kerja sesuai dengan keadaan normal. Pengetahuan yang dibutuhkan:

3.1   Pengoperasian Komputer.

3.2 Pengoperasian Sistem Operasi sesuai dengan Instruction Manual.

3.3   On-site training sesuai dengan software yang akan diinstalasi

 

 

  1. 4.     Kaitan dengan unit-unit lainnya

4.1  Unit Kompetensi yang harus dikuasai sebelumnya:

4.1.1  TIK.CS02.002.01 Merancang Spesifikasi sesuai dengan Fungsi dan Kebutuhan Pengguna

4.2   Pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan dalam unit ini perlu dilakukan dengan hati-hati. Untuk pelatihan pra-kejuruan umum, institusi harus menyediakan pelatihan yang mempertimbangkan serangkaian konteks industri seutuhnya tanpa bias terhadap sektor tertentu. Batasan variabel akan membantu dalam hal ini. Untuk sektor tertentu/khusus, pelatihan harus disesuaikan agar dapat memenuhi kebutuhan sektor tersebut.

 

 

2.3.6      Kompetensi Kunci

NO KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI TINGKAT

1

Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi

1

2

Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi

1

3

Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas

1

4

Bekerja dengan orang lain dan kelompok

1

5

Menggunakan ide-ide dan tehnik matematika

1

6

Memecahkan masalah

1

7

Menggunakan teknologi

1

BAB III

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN

 

 

 

3.1     Strategi Pelatihan

 

Belajar dalam suatu sistem Berdasarkan Kompetensi berbeda dengan yang sedang “diajarkan” di kelas oleh Pelatih. Pada sistem ini Anda akan bertanggung jawab terhadap belajar Anda sendiri, artinya bahwa Anda perlu merencanakan belajar Anda dengan Pelatih dan kemudian melaksanakannya dengan tekun sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

 

Persiapan/perencanaan

  1. Membaca bahan/materi yang telah diidentifikasi dalam setiap tahap belajar dengan tujuan mendapatkan tinjauan umum mengenai isi proses belajar Anda.
  2. Membuat catatan terhadap apa yang telah dibaca.
  3. Memikirkan bagaimana pengetahuan baru yang diperoleh berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah Anda miliki.
  4. Merencanakan aplikasi praktik pengetahuan dan keterampilan Anda.

 

Permulaan dari proses pembelajaran

  1. Mencoba mengerjakan seluruh pertanyaan dan tugas praktik yang terdapat pada tahap belajar.
  2. Merevisi dan meninjau materi belajar agar dapat menggabungkan pengetahuan Anda.

 

Pengamatan terhadap tugas praktik

  1. Mengamati keterampilan praktik yang didemonstrasikan oleh Pelatih atau orang yang telah berpengalaman lainnya.
  2. Mengajukan pertanyaan kepada Pelatih tentang konsep sulit yang Anda temukan.

 

Implementasi

  1. Menerapkan pelatihan kerja yang aman.
  2. Mengamati indikator kemajuan personal melalui kegiatan praktik.
  3. Mempraktikkan keterampilan baru yang telah Anda peroleh.

 

Penilaian

Melaksanakan tugas penilaian untuk penyelesaian belajar Anda.

 

 

 

 

 

3.2     Metode Pelatihan

 

Terdapat tiga prinsip metode belajar yang dapat digunakan. Dalam beberapa kasus, kombinasi metode belajar mungkin dapat digunakan.

 

Belajar secara mandiri

Belajar secara mandiri membolehkan Anda untuk belajar secara individual, sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing. Meskipun proses belajar dilaksanakan secara bebas, Anda disarankan untuk menemui Pelatih setiap saat untuk mengkonfirmasikan kemajuan dan mengatasi kesulitan belajar.

 

Belajar Berkelompok

Belajar berkelompok memungkinkan peserta untuk dating bersama secara teratur dan berpartisipasi dalam sesi belajar berkelompok. Walaupun proses belajar memiliki prinsip sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing, sesi kelompok memberikan interaksi antar peserta, Pelatih dan pakar/ahli dari tempat kerja.

 

Belajar terstruktur

Belajar terstruktur meliputi sesi pertemuan kelas secara formal yang dilaksanakan oleh Pelatih atau ahli lainnya. Sesi belajar ini umumnya mencakup topik tertentu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB IV

MATERI UNIT KOMPETENSI

 

 

 

 

4.1     Tujuan Instruksional Umum

  • Siswa mampu memperhatikan keselamatan kerja.
  • Siswa mampu membedakan jenis-jenis memori.
  • Siswa tahu bagaimana cara memasang memori.
  • Siswa mampu memeriksa hasil pemasangan.

 

 

 

4.2     Tujuan Instruksional Khusus

  • Siswa dapat menyiapkan peralatan bantu yang dibutuhkan.
  • Siswa dapat mengidentifikasi jenis memori.
  • Siswa dapat memilih jenis memori.
  • Siswa dapat mengidentifikasi tanda fisik memori.
  • Siswa dapat mengidentifikasi slot memori.
  • Siswa dapat memasang memori.

 

 

4.3    Sekilas Tentang RAM

Random Access Memory (RAM) serign disebut sebagai “memori komputer” oleh kebanyakan orang. RAM adalah sebuah piranti penyimpanan data di komponen. Bentuknya berupa IC yang memungkinkan data diakses secara random dan tanpa mengalami pergerakan komponen secara fisik seperti halnya harddisk.

 

Kata “random” menunjukan fakta bahwa bagian data manapun bisa diakses secara cepat, tidak peduli lokasi fisiknya berada Dimana. Kebalikan dengan harddisk, tape, floppy yang mengakses data menggunakan putaran. Keunggulan RAM dibandingkan tipe media penyimpanan lain adalah kecepatan aksesnya yang singkat dan konsisten.

 

Pabrikan yang terkenal sebagai pembuat memori adalah : Samsung, Mushkiin, Corsair, Kingston, Micron, V-Gen dan Patriot.

 

Memori di komputer menggunakan teknologi Dynamic RAM (DRAM). Paket-paket DRAM yang lazim ditemukan di pasaran antara lain yaitu bertipe Dual In-Line Memory (DIMM). Jenisnya adalah : DIMM 168-pin (DDR SDRAM), dan DIMM 240-pin(DDR2 SDRAM).

 

 

Gambar memori DDR-DIMM 256 MB(184 pin)

Gambar DIMM 240-pin(DDR2 SDRAM)

Gambar DIMM 168-pin

RAM komputer hanya menyimpan data secara sementara, yaitu jika komputer dalam keadaan dihidupkan. Apabila komputer dalam keadaan mati, data diRAM akan hilang dan tidak aka nada lagi ketika komputer dihidupkan lagi.

 

Komputer menggunakan RAM untuk menyimpan kode program dan data selama proses komputasi berlangsung. Hal ini cocok karena karakteristik RAM yang bisa mengakses semua lokasi di dalamnya dengan kecepatan yang sama tanpa ada perbedaan.

 

 

4.4     Mempersiapkan Alat-Alat Bantu Dalam Merakit PC dan Memasang Memori

Berikut adalah alat-alat bantu dalam merakit PC dan memasang prosesor:

  1. Obeng

 

 

 

Obeng adalah perllengkapan untuk memutar sekrup yang digunakan sebagai pengencang maupun pengendur berbagai komponen, seperti casing, motherboard dan kartu espansi. Ada banyak jenis obeng yang umum digunakan, namun yang sering digunakan dalam perakitan adalah obeng minus dan plus. Obeng puls atau biasa disebut blimbing berfungsi memutar skrup atau baut yang beralur plus.

 

Obeng minus atau biasa disebut obeng gepeng digunakan untuk memutar skrup yang beralur minus. Bisa juga anda menyiapkan berbagai macam ukuran obeng untuk jaga-jaga apabila ada komponen komputer yang memiliki jenis skrup yang unik dan juga bisa menggunakan mur kecil yang memiliki sifat magnet untuk memudahkan mur atau mouter ketika hendak melepasnya atau memasangnya.

 

  1. Meja

Dalam proses perakitan, sangat penting anda meletakan peralatan dan komponen komputer anda pada tempat yang baik. Jangan meletakan komponen di lantai karena bias terinjak atau hilang tersandung kaki. Sebaiknya anda menggunakan meja yang datar agar komponen-komponenkomputer ataupun peralatan yang terletak di atasnya tidak terjatuh atau menggelinding.

 

Meja yang bersifat isolator agar tidak menyalurkan aliran listrik, untuk menjaga adanya kejutan listrik. Meja dari plastic atau kayu akan cocok. Gunakan meja yang berukuran agak lebar agar casing maupun komponen-komponen tertampung diatasnya. Jika saat merakit ditemani minuman, lebih baik pisahkan tempat minuman anda untuk memperkecil kemungkinan air mengenai elektronik komputer.posisi merakit terbaik adalah dengan berdiri karena lebih ergonomis dan tidak mudah lelah. Tinggi meja seharusnya setinggi pinggul agar tidak terlalu membungkuk.

 

  1. Anti listrik statis

 

 

 

Komponen elektronik komputer sangat sensitive dan bias rusak karena adanya efek electo static discharge (ESD). ESD adalah adanya penyaluran arus listrik secara tiba-tiba antara dua objek yang memiliki energy listrik potensial yang berbeda.

 

Ketika anda membuka komputer atau memegang komponen dengan tangan, ada kemungkinan komponen komputer tersebut rawan terkena efek listrik statis yang bisa merusakkan komponen tersebut. Salah satu alat untuk mencegah efek kerusakan listrik statis ke komputer adalah menggunakan wrist strap atau lengkapnya disebut ESD wrist strap. Alat anti listrik statis selain wrist strap juga bias berupa alas anti static. Dengan menggunakan anti static mat, tangan bebas bergerak selama proses perakitan.

 

  1. Wadah

Wadah digunakan untuk mengelompokan barang-barang kecil seperti sekrup, mounter, dan lainya agar tidak tercecer. Wadah juga digunakan untuk melindungi komponen agar tidak kotor atau rusak. Gunakanlah wadah plastic yang transparan untuk meletakan kaberl-kabel maupun komponen komputer yang berjenis kabel. Untuk komponen elektronik yang rentan terhadap listrik statis ESD, bias menggunakan plastic pembungkus anti static. Untuk mur, skrup atau mounter, silakan letakkan pada wadah plastic tertentu agar tidak kesulitan ketika mencarinya kembali.

 

Dalam memasang sebuah memori, kita memerlukan Anti listrik statis Komponen elektronik komputer sangat sensitif dan bisa rusak karena adanya efek electo static discharge (ESD). ESD adalah adanya penyaluran arus listrik secara tiba-tiba antara dua objek yang memiliki energy listrik potensial yang berbeda. Ketika anda membuka komputer atau memegang komponen dengan tangan, ada kemungkinan komponen komputer tersebut rawan terkena efek listrik statis yang bias merusakkan komponen tersebut. Salah satu alat untuk mencegah efek kerusakan listrik statis ke komputer adalah menggunakan wrist strap atau lengkapnya disebut ESD wrist strap. Alat anti listrik statis selain wrist strap juga bias berupa alas anti static. Degnan menggunakan anti static mat, tangan bebas bergerak selama proses perakitan.

 

Gambar Wrist strap

4.5     Membedakan Jenis-Jenis Memori

RAM adalah jenis memori yang isinya dapat diganti-ganti selama komputer hidup dan mempunyai sifat bisa mengingat data atau progRAM selama terdapat arus listrik dan dapat menyimpan maupun mengambil data dengan sangat cepat.

 

Memori RAM (random access memory), dapat dipilih yang sesuai dengan jenis yang cocok dengan motherboad yang anda miliki. Ada beberapa jenis RAM dan anda bisa menanyakan ke toko jenis RAM yang cocok dengan motherboard yang akan anda beli. Jenis RAM antara lain EDO RAM, SIM RAM, SDRAM dengan kapasitas yang bervariasi muai dari 4 Mbyte, 8 Mbyte, 16 Mbyte, 64Mbyte, 128Mbyte, 256Mbyte, 512Mbyte, 1Gbyte dan  2 Gbyte per buahnya. Memori berfungsi menyimpan sementara program aplikasi dan sistem operasi maupun file kerja selama komputer dioperasikan. Semakin besar ukuran yang dipergunakan semakin terasa handal komputer yang anda rakit pada saat sedang mengetik atau menggambar.

 

Berikut adalah perincian dari jenis-jenis RAM :

  • SRAM atau Static RAM

SRAM (Static RAM) adalah jenis memori yang tidak perlu penyegaran oleh CPU agar data yang terdapat didalamnya tetap tersimpan dengan baik. RAM jenis ini memiliki kecepatan lebih tinggi daripada DRAM.

 

 

 

NVRAM (Non-Volatile Random Access Memory) merupakan sebuah jenis memori komputer dengan akses acak (RAM) yang umumnya digunakan untuk menyimpan konfigurasi yang dilakukan oleh firmware, seperti BIOS, EFI atau firmware-firmware lainnya pada perangkat embedded, semacam router. Umumnya, NVRAM dibuat dengan teknologi manufaktur CMOS (Complimentary Metal-Oxide Semiconductor) sehingga daya yang dibutuhkannya juga kecil. Untuk menghidupinya agar data yang disimpan tidak hilang, NVRAM menggunakan sebuah baterai Litium dengan nomor seri CR-2032.

 

 

 

 

EDO RAM (Extended Data Out RAM) adalah jenis memory yang digunakan pada sistem yang menggunakan Pentium. Cocok untuk yang memiliki bus dengan kecepatan sampai 66 MHz.

 

 

 

 

 

 

  • SDRAM atau Synchronous DRAM

SDRAM (Synchronous Dynamic RAM) adalah jenis RAM yang paling umum digunakan pada PC masa sekarang. RAM ini disinkronisasi oleh clock sistem dan memiliki kecepatan lebih tanggi dari pada DRAM. Cocok untuk sistem dengan bus yang memiliki kecepatan sampai 100 MHz.

RDRAM (RAMbus Dynamic RAM) adalah jenis memori yang lebih cepat dan lebih mahal dari pada SDRAM. Memori ini bisa digunakan pada sistem yang menggunakan Pentium 4.

 

 

Gambar SIM RAM        Gambar DDRII (240 pin)        Gambar DDRIII (240 pin)

 

 

4.6     Langkah-Langkah Memasang Memori

Kenali pasti kedudukan slot RAM  pada motherboard  anda (slot RAM dapat diketahui seperti gambar berikut):

 

 

 

 

 

 

Gambar kedudukan slot RAM pada Mainboard

 

Tergantung kepada motherboard, biasanya terdapat dua hingga empat slot untuk RAM module. RAM module yang  akan kita pasang ialah dari jenis  DIMM (Double Inline Memory Module). Maka slot untuk memasukkan RAM module ini dikenali sebagai ‘DIMM slot’.

 

Motherboard terbaru mempunyai lebih dari satu jenis DIMM slot, sebagai contoh dua DIMM slot untuk jenis DDR dan dua DIMM slot untuk jenis DDR2. Jika motherboard anda mempunyai spesifikasi seperti itu, maka kenal pasti DIMM slot yang sesuai (TIPS: Cara yang paling mudah untuk situasi seperti ini adalah dengan melihat padanan RAM module pada DIMM slot, jika RAM module anda dapat masuk pada satu slot,maka itulah slot yang betul. Motherboard masakini dikatakan motherboard pintar, anda tidak mungkin dapat memasukkan device yang salah pada satu slot, karena ‘kaki’ setiap jenis device adalah tidak sama!).

 

Pada motherboard yang saya gunakan, hanya terdapat dua DIMM slot, artinya saya hanya dapat menggunakan dua RAM module pada PC ini. Tetapi dalam tutorial ini saya hanya akan menggunakan satu saja. Biasannya, DIMM slot akan dilabel. Contohnya, pada motherboard ini mempunyai dua DIMM slot, maka DIMM slot pertama dinamakan sebagai DIMM 0 dan yang kedua ialah DIMM 1. Pada ujung kedua-dua belah DIMM slot, terdapat dua ‘notch’ keselamatan yang boleh ditolak keluar dan ke dalam. Notch ini adalah bagi memastikan RAM Module berada tetap di dalam slot.

 

 

 

Gambar menunjukkan notch yang bisa ditekan keluar dan masuk

Oleh kerana kita ingin menggunakan hanya satu RAM module, maka saya akan masukkan RAM module ini ke DIMM slot pertama, yakni DIMM 0 . Baca buku manual motherboard masing-masing untuk kedudukan slot DIMM. (Jika anda tidak faham dengan pernyataan tadi, masukkan saja RAM module ke slot DIMM yang ada).

 

Pastikan kedudukan RAM module anda  pada posisi yang benar. Ini dapat dipastikan dengan takik (lengkungan lubang pada bahagian bawah RAM module, iaitu di bahagian yang bewarna keemasan) pada RAM module itu pas dengan takik yang terdapat pada slot DIMM, seperti dalam gambar.

Gambar menunjukkan tampilan  takik RAM dan takik pada slot DIMM

Tekan notch keselamatan ke arah luar dari slot DIMM. Masukkan RAM module ke dalam slot DIMM, tekan sehingga notch merapat masuk secara otomatis dan mengunci RAM module pada slot DIMM.

 

Gambar langkah demi langkah memasang RAM pada slot DIMM

 

 

4.7     Memeriksa Pemasangan Prosesor

Jika anda memasang dengan benar sebuah memori RAM, maka pastikan RAM yang sudah terpasang benar-benar kencang dan pas masuk pada slotnya, jika tidak, maka kemungkinan akan terjadi error pada saat booting komputer. Periksa kembali kedudukan pengunci RAM, apakah telah tepat memasangnya, jika belum maka ulang kembali langkah tadi, dan pastikan RAM sudah terpasang dengan sempurna.

 

Cek lagi, apakah memori yang telah terpasang sesuai jumlahnya dengan kapasitas yang diinginkan, jika belum maka tambahkan RAM lagi, dan pastikan jumlah kapasitas yang terpasang sudah sesuai dengan keiinginan anda.

 

Pastikan RAM yang terpasang sudah benar-benar kencang

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB V

SUMBER – SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN

KOMPETENSI

 

 

 

5.1     Sumber Daya Manusia

Dalam proses pencapaian kompetensi sumber yang dapat diandalkan adalah sumber daya manusia. Sumber daya manusia yang dimaksud disiini adalah orang-orang yang dapat mendukung proses pencapaian kompetensi yang dimaksud, antara lain:

 

  • Pelatih

Pelatih Anda dipilih karena dia telah berpengalaman. Peran Pelatih adalah untuk:

  1. Membantu Anda untuk merencanakan proses belajar.
  2. Membimbing Anda melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
  3. Membantu Anda untuk memahami konsep dan praktik baru dan untuk menjawab pertanyaan Anda mengenai proses belajar Anda.
  4. Membantu Anda untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang Anda perlukan untuk belajar Anda.
  5. Mengorganisir kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
  6. Merencanakan seorang ahli dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan.

 

  • Penilai

Penilai Anda melaksanakan program pelatihan terstruktur untuk penilaian di tempat kerja. Penilai akan :

  1. Melaksanakan penilaian apabila Anda telah siap dan merencanakan proses belajar dan penilaian selanjutnya dengan Anda.
  2. Menjelaskan kepada Anda mengenai bagian yang perlu untuk diperbaiki dan merundingkan rencana pelatihan selanjutnya dengan Anda.
  3. Mencatat pencapaian / perolehan Anda.

 

  • Teman kerja/sesama peserta pelatihan

Teman kerja Anda/sesama peserta pelatihan juga merupakan sumber dukungan dan bantuan. Anda juga dapat mendiskusikan proses belajar dengan mereka. Pendekatan ini akan menjadi suatu yang berharga dalam membangun semangat tim dalam lingkungan belajar/kerja Anda dan dapat meningkatkan pengalaman belajar Anda.

 

 

 

 

 

5.2     Sumber-sumber Kepustakaan ( Buku Informasi )

 

Pengertian sumber-sumber adalah material yang menjadi pendukung proses pembelajaran ketika peserta pelatihan sedang menggunakan Pedoman Belajar ini.

Sumber-sumber tersebut dapat meliputi :

  1. Buku referensi (text book)/ buku manual servis
  2. Lembar kerja
  3. Diagram-diagram, gambar
  4. Contoh tugas kerja
  5. Rekaman dalam bentuk kaset, video, film dan lain-lain.

 

Ada beberapa sumber yang disebutkan dalam pedoman belajar ini untuk membantu peserta pelatihan mencapai unjuk kerja yang tercakup pada suatu unit kompetensi.

 

Prinsip-prinsip dalam CBT mendorong kefleksibilitasan dari penggunaan sumber-sumber yang terbaik dalam suatu unit kompetensi tertentu, dengan mengijinkan peserta untuk menggunakan sumber-sumber alternatif lain yang lebih baik atau jika ternyata sumber-sumber yang direkomendasikan dalam pedoman belajar ini tidak tersedia/tidak ada.

 

 

5.3     Daftar Peralatan dan Bahan yang Digunakan

 

  1. Judul/Nama Pelatihan        :    Memasang Memory
  2. Kode Program Pelatihan    :    TIK.CS02.011.01

 

NO

UNIT

KOMPETENSI

KODE UNIT

DAFTAR PERALATAN

DAFTAR BAHAN

KETERANGAN

1.

Memasang Memory

TIK.CS02.011.01

-   Unit motherboard

-   Sebuah RAM

 

 

-

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

 

 

 

Website

  • http://www.geeks.netindonesia.net
  • http://technet2.microsoft.com
  • http://en.wikipedia.org/
  • http://www.microsoft.com

 

Testimoni

artikel lainnya Memasang Memory TIK.CS02.011.01

Wednesday 23 October 2013 | blog

No                          : 001 / RJ / MARK / IX / 2013 Lampiran             :   Yth. PT.…

Tuesday 19 May 2015 | blog

    MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TELEMATIKA SUB SEKTOR PROGRAMMER KOMPUTER   MEMBUAT PROGRAM BASIS…

Friday 26 June 2015 | blog

SALINAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 54 TAHUN 2013 TENTANG STANDAR KOMPETENSI LULUSAN…

Tuesday 10 March 2015 | blog

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TELEMATIKA SUB SEKTOR JARINGAN KOMPUTER DAN SISTEM ADMINISTRASI     MENGELOLA…