Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 300.000/6 Bulan dan dapatkan Trafik setiap harinya

Melakukan Upgrade Operating System TIK.CS03.004.01

Feb
12
2015
by : Bupeko. Posted in : blog

 

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TELEMATIKA

SUB SEKTOR COMPUTER TECHNICAL SUPPORT

 

 

MELAKUKAN

UPGRADE OPERATING SYSTEM

TIK.CS03.004.01

 

 

 

BUKU INFORMASI

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

 

DAFTAR ISI

 

 

DAFTAR ISI………………………………………………………………………………………….. 2

 

BAB I. 4

PENGANTAR. 4

1.1     Konsep Dasar Competency Based Training (CBT) 4

1.2     Penjelasan Modul 4

1.2.1      Desain Modul 5

1.2.2      Isi Modul 5

1.2.3      Pelaksanaan Modul 6

BAB II. 9

 

STANDAR KOMPETENSI. 9

2.1     Peta Paket Pelatihan. 9

2.2     Pengertian Unit Standar 9

2.3     Unit Kompetensi Yang Dipelajari 10

2.3.1      Kode dan Judul Unit 10

2.3.2      Deskripsi Unit 10

2.3.3      Elemen Kompetensi 11

2.3.4      Batasan Variabel 11

2.3.5      Panduan Penilaian. 12

2.3.6      Kompetensi Kunci 13

 

BAB III. 14

STRATEGI DAN METODE PENILAIAN. 14

3.1     Strategi Pelatihan. 14

3.2     Metode Pelatihan. 15

 

 

BAB IV. 16

MATERI UNIT KOMPETENSI. 16

4.1     Tujuan Instruksional Umum.. 16

4.2     Tujuan Instruksional Khusus 16

4.3     Windows XP. 16

4.4     Windows Vista. 19

4.5     Upgrade Windows XP ke Windows Vista. 33

4.6     Menjalankan Windows Vista. 39

4.7     Konfigurasi Windows Vista. 40

4.7.1      Aktivasi 40

4.7.2      Sharing File dan Printer 41

4.8     Versi Windows Vista. 48

 

BAB V. 50

SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN

UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI. 50

5.1     Sumber Daya Manusia. 50

5.2     Literatur 51

5.3     Daftar Peralatan dan Bahan yang Digunakan. 52

 

DAFTAR PUSTAKA. 53

 

 

BAB I

PENGANTAR

 

1.1     Konsep Dasar Competency Based Training (CBT)

  • Apakah pelatihan berdasarkan kompetensi?

Pelatihan berdasarkan kompetensi adalah pelatihan yang memperhatikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan di tempat kerja agar dapat melakukan pekerjaan dengan kompeten. Standar Kompetensi dijelaskan oleh Kriteria Unjuk Kerja.

  • Apakah artinya menjadi kompeten ditempat kerja?

Jika anda kompeten dalam pekerjaan tertentu, anda memiliki seluruh keterampilan, pengetahuan dan sikap yang perlu untuk ditampilkan secara efektif ditempat kerja, sesuai dengan standar yang telah disetujui.

 

1.2     Penjelasan Modul

Modul ini dikonsep agar dapat digunakan pada proses Pelatihan Konvensional/Klasikal dan Pelatihan Individual/Mandiri. Yang dimaksud dengan Pelatihan Konvensional/Klasikal, yaitu pelatihan yang dilakukan dengan melibatkan bantuan seorang pembimbing atau guru seperti proses belajar mengajar sebagaimana biasanya dimana materi hampir sepenuhnya dijelaskan dan disampaikan pelatih/pembimbing yang bersangkutan.

Sedangkan yang dimaksud dengan Pelatihan Mandiri/Individual adalah pelatihan yang dilakukan secara mandiri oleh peserta sendiri berdasarkan materi dan sumber-sumber informasi dan pengetahuan yang bersangkutan. Pelatihan mandiri cenderung lebih menekankan pada kemauan belajar peserta itu sendiri. Singkatnya pelatihan ini dilaksanakan peserta dengan menambahkan unsur-unsur atau sumber-sumber yang diperlukan baik dengan usahanya sendiri maupun melalui bantuan dari pelatih.

1.2.1    Desain Modul

Modul ini didesain untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual / mandiri :

  • Pelatihan klasikal adalah pelatihan yang disampaiakan oleh seorang pelatih.
  • Pelatihan individual / mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur / sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih.

 

1.2.2        Isi Modul

 

Buku Informasi

Buku informasi ini adalah sumber pelatihan untuk pelatih maupun peserta pelatihan.

 

Buku Kerja

Buku kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktek baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan Individual / mandiri.

Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi :

  • Kegiatan-kegiatan yang akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi.
  • Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktik kerja.

 

Buku Penilaian

Buku penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada buku kerja dan berisi :

  • Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan.
  • Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Sumber-sumber yang digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan.
  • Semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja.
  • Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktik.
  • Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan.

 

1.2.3    Pelaksanaan Modul

Pada pelatihan klasikal, pelatih akan :

  • Menyediakan buku informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan.
  • Menyediakan salinan buku kerja kepada setiap peserta pelatihan.
  • Menggunakan buku informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan.
  • Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban / tanggapan dan menuliskan hasil tugas praktiknya pada buku kerja.

 

Pada Pelatihan individual / mandiri, peserta pelatihan akan :

  • Menggunakan buku informasi sebagai sumber utama pelatihan.
  • Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada buku Kerja.
  • Memberikan jawaban pada buku kerja.
  • Mengisikan hasil tugas praktik pada buku kerja.
  • Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh pelatih.

 

1.1.      Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)

  • Apakah Pengakuan Kompetensi Terkini (Recognition of Current Competency)

Jika anda telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk elemen unit kompetensi tertentu, anda dapat mengajukan pengakuan kompetensi terkini (RCC). Berarti anda tidak akan dipersyaratkan untuk belajar kembali.

 

Anda mungkin sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan, karena anda telah :

  1. Bekerja dalam suatu pekerjaan yang memerlukan suatu pengetahuan dan keterampilan yang sama atau
  2. Berpartisipasi dalam pelatihan yang mempelajari kompetensi yang sama atau
  3. Mempunyai pengalaman lainnya yang mengajarkan pengetahuan dan keterampilan yang sama.

 

1.2.      Pengertian-Pengertian / Istilah

Profesi

Profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang menuntut sikap, pengetahuan serta keterampilan/keahlian kerja tertentu yang diperoleh dari proses pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja atau penguasaan sekumpulan kompetensi tertentu yang dituntut oleh suatu pekerjaan/jabatan.

 

Standarisasi

Standardisasi adalah proses merumuskan, menetapkan serta menerapkan suatu standar tertentu.

 

Penilaian / Uji Kompetensi

Penilaian atau Uji Kompetensi adalah proses pengumpulan bukti melalui perencanaan, pelaksanaan dan peninjauan ulang (review) penilaian serta keputusan mengenai apakah kompetensi sudah tercapai dengan membandingkan bukti-bukti yang dikumpulkan terhadap standar yang dipersyaratkan.

 

Pelatihan

Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu dimana materi, metode dan fasilitas pelatihan serta lingkungan belajar yang ada terfokus kepada pencapaian unjuk kerja pada kompetensi yang dipelajari.

 

Kompetensi

Kompetensi adalah kemampuan seseorang untuk menunjukkan aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan serta penerapan dari ketiga aspek tersebut ditempat kerja untuk mencapai unjuk kerja yang ditetapkan.

 

Standar Kompetensi

Standar kompetensi adalah standar yang ditampilkan dalam istilah-istilah hasil serta memiliki format standar yang terdiri dari judul unit, deskripsi unit, elemen kompetensi, kriteria unjuk kerja, ruang lingkup serta pedoman bukti.

 

Sertifikat Kompetensi

Adalah pengakuan tertulis atas penguasaan suatu kompetensi tertentu kepada seseorang yang dinyatakan kompeten yang diberikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi.

 

Sertifikasi Kompetensi

Adalah proses penerbitan sertifikat kompetensi melalui proses penilaian / uji kompetensi.

 

 

 

BAB II

STANDAR KOMPETENSI

 

2.1     Peta Paket Pelatihan

Modul yang sedang Anda pelajari ini bertujuan untuk mencapai satu unit kompetensi. Adapun kompetensi ini termasuk dalam satu paket pelatihan, yang terdiri atas unit-unit kompetensi berikut:

 

  1. TIK.CS03.004.01     Melakukan Upgrade Operating System.

 

2.2        Pengertian Unit Standar

 

Apakah Standar Kompetensi? Setiap Standar Kompetensi menentukan :

  1. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai kompetensi.
  2. Standar yang diperlukan untuk mendemonstrasikan kompetensi.
  3. Kondisi dimana kompetensi dicapai.

 

Di dalam unit kompetensi ini, Anda akan mempelajari upgrade operating system untuk melengkapi dan menambah pengetahuan yang telah Anda kuasai tentang operating system.

 

Sistem pelatihan berbasis kompetensi terfokus pada pencapaian kompetensi, bukan pada lamanya waktu. Namun diharapkan pelatihan ini dapat dilaksanakan dan dicapai dalam jangka waktu tidak lebih dari seminggu, tiga sampai lima hari. Pelatihan ini diperuntukkan bagi semua pengguna komputer baik sebagai salah seorang staf di perusahaan atau sebagai pengguna di home based.

Jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama, Pelatih Anda akan mengatur rencana pelatihan dengan Anda. Rencana ini akan memberikan Anda kesempatan kembali untuk meningkatkan level kompetensi Anda sesuai dengan level yang diperlukan. Jumlah maksimum usaha/kesempatan yang disarankan adalah 3 (tiga) kali.

 

2.3        Unit Kompetensi Yang Dipelajari

 

Dalam sistem pelatihan, Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan untuk dapat :

  1. Mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
  2. Memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
  3. Menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan criteria untuk   kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

2.3.1    Kode dan Judul Unit

Kode Unit               : TIK.CS03.004.01

Judul Unit               : Melakukan Upgrade Operating System

 

2.3.2    Deskripsi Unit

Unit kompetensi ini berkaitan dengan Operating System, unit mengarahkan anda kepada pengetahuan akan cara mengubah operating system terutama dengan cara upgrade, yaitu melakukan perubahan Operating System dari versi sebelumnya ke versi yang lebih baru.

 

 

 

 

2.3.3    Elemen Kompetensi

 

 

ELEMEN KOMPETENSI

 

 

KRITERIA UNJUK KERJA

01     Mempersiapkan  Upgrade Operating System 1.1  Operating System yang lama diidentifikasi.

1.2.   Operating System yang baru disiapkan.

 

02     Mengupgrade Operating System 2.1    Jalankan upgrade Operating System sesuai dengan SOP.

2.2.   Diagnosa hasil upgrade Operating System

sesuai kebutuhan.

 

03     Meng-upgrade driver komputer 3.1    Driver hardware yang dibutuhkan disiapkan.

3.2.   Lakukan instalasi upgrade driver hardware

komputer yang dibutuhkan.

 

04     Mengkonfigurasi atau mengistal ulang aplikasi 4.1  Diagnosa aplikasi yang ada apakah berjalan baik atau tidak.

4.2.  Konfigurasi ulang paket aplikasi yang tidak normal dilakukan.

4.3. Paket aplikasi yang tidak bisa di-upgrade diinstal ulang.

 

2.3.4    Batasan Variabel

Batasan variabel unit kompetensi ini adalah sebagai berikut:

  1. Unit ini berlaku untuk seluruh sektor teknologi informasi dan komunikasi.
  2. Dalam melaksanakan unit kompetensi ini harus didukung dengan tersedianya:

2.1      Perangkat komputer yang telah siap dioperasikan beserta Instruction

Manualnya.

2.2      Paket instalasi Software Aplikasi yang akan diinstalasi.

2.3      Installation Manual software tersebut.

2.4      SOP yang berlaku di perusahaan.

2.5      Log sheet atau report sheet yang ditetapkan oleh perusahaan.

2.6      Peralatan dan instrumen yang terkait dengan pelaksanaan unit

kompetensi ini.

 

2.3.5    Panduan Penilaian

Panduan penilaian terdiri dari :

  1. Pengetahuan dan keterampilan penunjang

Untuk mendemontrasikan kompetensi, diperlukan bukti keterampilan dan pengetahuan dibidang berikut  ini :

1.1     Pengetahuan dasar yang dibutuhkan :

1.1.1    Mengenal sistem operasi.

1.1.2    Mengenal organisasi komputer dan komponen yang ada dalam suatu komputer.

  1. Konteks penilaian

Kompetensi harus diujikan di tempat kerja atau tempat lain secara teori dan praktek dengan kondisi kerja sesuai dengan keadaan normal.

  1. Aspek penting penilaian

Aspek yang harus diperhatikan

3.1   Kemampuan untuk memahami fitur sistem operasi yang lama dan yang baru.

3.2     Kemampuan untuk mengidentifikasi spesifikasi kebutuhan hardware komputer yang lama dan yang baru.

3.3     Kemampuan untuk membedakan upgrading dengan instalasi dari awal.

3.4     Kemampuan untuk melakukan langkah-langkah pre upgrading, upgrading setup, dan post upgrading.

  1. Kaitan dengan unit-unit lainnya

4.1     Unit ini didukung oleh pengetahuan dalam instalasi sistem operasi.

4.2    Pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan dalam unit ini perlu dilakukan dengan tepat. Untuk pelatihan pra kejuruan umum, institusi harus menyediakan pelatihan yang mempertimbangkan serangkaian konteks industri seutuhnya terhadap sektor tertentu. Batasan variabel akan membantu dalam hal ini. Untuk sektor tertentu/khusus, pelatihan harus disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan sektor tersebut.

                                             Kompetensi Kunci

NO.

KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI

TINGKAT

1

Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi

2

2

Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi

2

3

Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas

2

4

Bekerja dengan orang lain dan kelompok

1

5

Menggunakan ide-ide dan teknik

2

6

Memecahkan masalah

2

7

Menggunakan teknologi

2

 

 

BAB III

STRATEGI DAN METODE PENILAIAN

 

3.1      Strategi Pelatihan

Belajar dalam suatu Sistem Berbasis Kompetensi berbeda dengan yang sedang “diajarkan” di kelas oleh Pelatih. Pada sistem ini Anda akan bertanggung jawab terhadap belajar Anda sendiri, artinya bahwa Anda perlu merencanakan belajar Anda dengan Pelatih dan kemudian melakukan praktek sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

Persiapan/perencanaan

  1. Membaca bahan/materi yang telah diidentifikasi dalam setiap tahap belajar dengan tujuan mendapatkan tinjauan umum mengenai isi proses belajar Anda.
  2. Membuat catatan terhadap apa yang telah dibaca.
  3. Memikirkan bagaimana pengetahuan baru yang diperoleh berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah Anda miliki.
  4. Merencanakan aplikasi praktik pengetahuan dan keterampilan Anda.

Permulaan dari proses pembelajaran

  1. Mencoba mengerjakan seluruh pertanyaan dan tugas praktik yang terdapat pada tahap belajar.
  2. Merevisi dan meninjau materi belajar agar dapat menggabungkan pengetahuan Anda.

Pengamatan terhadap tugas praktik

  1. Mengamati keterampilan praktik yang didemonstrasikan oleh Pelatih atau orang yang telah berpengalaman lainnya.
  2. Mengajukan pertanyaan kepada Pelatih tentang konsep sulit yang Anda temukan.

 

Implementasi

  1. Menerapkan pelatihan kerja yang aman.
  2. Mengamati indikator kemajuan personal melalui kegiatan praktik.
  3. Mempraktikkan keterampilan baru yang telah Anda peroleh.

Penilaian

Melaksanakan tugas penilaian untuk penyelesaian belajar Anda.

 

3.2      Metode Pelatihan

Terdapat tiga prinsip metode belajar yang dapat digunakan. Dalam beberapa kasus, kombinasi metode belajar mungkin dapat digunakan.

Belajar secara mandiri

Belajar secara mandiri membolehkan Anda untuk belajar secara individual, sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing. Meskipun proses belajar dilaksanakan secara bebas, Anda disarankan untuk menemui Pelatih setiap saat untuk mengkonfirmasikan kemajuan dan mengatasi kesulitan belajar.

Belajar Berkelompok

Belajar berkelompok memungkinkan peserta untuk dating bersama secara teratur dan berpartisipasi dalam sesi belajar berkelompok. Walaupun proses belajar memiliki prinsip sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing, sesi kelompok memberikan interaksi antar peserta, Pelatih dan pakar/ahli dari tempat kerja.

Belajar terstruktur

Belajar terstruktur meliputi sesi pertemuan kelas secara formal yang dilaksanakan oleh Pelatih atau ahli lainnya. Sesi belajar ini umumnya mencakup topik tertentu.

 

 

 

 

BAB IV

MATERI UNIT KOMPETENSI

 

4.1      Tujuan Instruksional Umum

  • Siswa mengenal dan dapat membedakan operating system lama dan baru. Dalam hal ini yang dibahas adalah Windows XP dan Windows Vista.
  • Siswa mampu melakukan upgrade sistem operasi Windows XP ke Windows Vista sesuai prosedur.
  • Siswa dapat mendeskripsikan operating system Windows XP
  • Siswa dapat mendeskripsikan operating system Windows Vista
  • Siswa lebih mengenal hardware dan perangkat komputer yang mendukung Windows Vista.
  • Siswa dapat melakukan upgrade Windows XP ke Windows Vista.
  • Siswa dapat menkonfigurasi Windows Vista post instalasi
  • Siswa dapat share file dan printer pada Windows Vista.
  • Siswa mempunyai pengetahuan tentang aplikasi yang tidak didukung oleh Windows Vista

4.2      Tujuan Instruksional Khusus

 

4.3      Windows XP

Windows XP merupakan sistem operasi yang powerful, mempermudah sistem dalam mengakses aplikasi berbasis web, membaca email, share gambar dari kamera digital, mendengar musik digital music, dan banyak lagi keuntungan yang diberikan.

 

Operating system Windows XP dapat diinstall jika:

  • Hard disk drive tidak mempunyai Windows XP di dalamnya
  • Reinstall Windows XP pada komputer yang hard drive-nya ingin dibersihkan dari program yang tidak diinginkan seperti spyware.
  • Membeli komputer baru tanpa sistem operasi.

Sistem operasi Windows 98, Windows ME, or Windows 2000 dapat diupgrade ke Windows XP.

Pre Instalasi Windows XP

Sebelum proses instalasi, beberapa point yang harus dipastikan dan disiapkan adalah:

  • CD Windows XP
  • Persiapkan product key. Product key ada di dalam CD Windows XP
  • Setup hardware dengan perangkat lain minimum mempunyai keyboard, mouse, monitor, and CD drive.
  • Menyiapkan Windows XP drivers. Driver adalah software yang digunakan Windows XP untuk berkomunikasi dengan hardware. Kebanyakan komputer yang baru dibeli sudah menyertakan CD yang berisi drivers di dalamnya. Kemungkinan lain Windows XP juga sudah memasukkan driver untuk hardware di dalamnya. Jika tidak, kita dapat download dari website.
  • Untuk reinstall Windows XP pada komputer yang sudah pernah ada, file dan setting yang ada perlu di backup karena proses instalasi akan menghapus semua file. Sebagai alternatif, file and setting transfer wizard dapat digunakan untuk menyimpan file dan setting pada media removable dan me-restore setelah proses instalasi selesai dilakukan.

 

 

Kebutuhan Sistem

Kebutuhan sistem yang dibutuhkan untuk instalasi Windows XP (dalam hal ini kita membahas versi Professional), antara lain:

  1. Prosesor 300 MHz atau lebih tinggi (recommended); min 233 MHz (single atau dual processor system);* Intel Pentium/Celeron, atau AMD K6/Athlon/Duron, atau prosesor lain yang kompatibel juga disarankan.
  2. RAM 128 MB (recommended) atau lebih tinggi (min 64 MB; namun membatasi performance dari beberapa fitur)
  3. Hard disk 1.5 GB
  4. VGA (800 x 600) atau video adapter dan monitor yang mempunyai resolusi yang lebih tinggi.
  5. CD-ROM atau DVD drive
  6. Keyboard dan mouse atau pointing device yang kompatibel.

Kita tidak butuh komputer yang canggih untuk dapat mengistall Windows XP.

 

Instalasi Windows XP

 

Agar instalasi Windows XP dapat berjalan dengan baik dan siap digunakan maka langkah-langkah yang harus dilakukan adalah:

  1. Upgrade ke atau install Windows XP.

Jika versi Windows yang lama adalah Windows Me, Windows 98, atau Windows 2000, maka kita dapat upgrade ke Windows XP.

  1. Konfigurasi setting jaringan

Konfigurasi setting jaringan dapat dilakukan untuk akses web, membaca email, mendengar audio digital, menonton TV recorder, dan bermain game online.

 

 

  1. Pilih bahasa

Konfigurasi bahasa saat instalasi atau setelah instalasi, juga regional  preference seperti currency dan waktu.

  1. Aktifkan dan register Windows XP

Aktivasi dilakukan agar sistem komputer dapat digunakan dengan baik.Jika pada saat instalasi kita tidak melakukan aktivasi, maka dalam jangka waktu 30 hari aktivasi harus dilakukan. Sedangkan registrasi dilakukan untuk menerima notifikasi tentang produk baru, update, dan penawaran spesial dari Microsoft.

  1. Validasi Windows XP

Melalui validasi windows XP kita dapat mengakses ratusan free download dari Microsoft Download Center, namun hal ini tidak wajib untuk dilakukan.

  1. Transfer file & setting

Transfer file dan setting dari komputer lama ke komputer baru yang diinstal Windows XP.

 

4.4      Windows Vista

Windows Vista adalah nama dari versi terbaru Microsoft Windows, sistem operasi berbasis grafis dari Microsoft yang digunakan pada komputer pribadi (PC), baik untuk pengguna rumahan maupun bisnis, pada komputer laptop, maupun media center.

Sebelum diumumkan dengan nama Windows Vista pada 22 Juli 2005, sistem operasi ini lebih dikenal dengan codename Longhorn (berasal dari nama Longhorn Saloon, sebuah bar terkenal di Whistler, British Columbia, Kanada).

Microsoft meluncurkan Windows Vista pada 8 November 2006 untuk pengguna bisnis, dan 30 Januari 2007 untuk pengguna rumahan. Dengan demikian, peluncuran Windows Vista ini berjarak lebih dari lima tahun sejak peluncuran Windows XP pada 25 Oktober 2001.

Microsoft pertama kalinya mengumumkan “Longhorn” pada bulan Juli 2001, bahkan sebelum peluncuran Windows XP pada bulan Oktober tahun yang sama. Setelah “Longhorn” dinamai menjadi Windows Vista, sebuah uji-beta program dimulai, melibatkan ratusan ribu sukarelawan dan perusahaan. Pada September 2005, Microsoft mulai meluncurkan Community Technology Previews (CTP) secara reguler bagi para penguji-beta.

 

Fitur-fitur yang baru dan diperbaharui

Windows Vista memiliki daftar panjang untuk ratusan fitur-fitur baru, fitur-fitur yang diubahkan, dan fitur-fitur yang ditingkatkan kemampuannya. Pada saat ini daftar fitur-fitur tersebut belum dipublikasikan secara lengkap oleh Microsoft. Namun demikian, berbagai fitur yang akan dimasukkan ke dalam Windows Vista tersebut sudah mulai diperkenalkan melalui beberapa publikasi.

Berikut beberapa fitur yang Windows Vista:

  1. Tampilan

Tampilan desktop yang ada di Windows Vista sangat enak dan teduh. Terdapat banyak per­ubahan di dalamnya, seperti yang sebelumnya menggunakan My Computer menjadi Computer atau My Document menjadi Document.

Tampilan lain yang cukup signifikan adalah dengan tampilnya Welcome Center. Tampilan ini memang tidak ada pada versi sebelumnya sehingga ini merupakan hal baru yang cukup berarti. Dengan tampilnya Welcome Center, kita bisa melihat konfigurasi dan spesifikasi komputer. Kemudian untuk melihat lebih detail, tinggal menekan tombol More Detail. Semua yang berhubungan dengan komputer akan tampil di jendela ini.

Pada tampilan Control Panel Home, di bagian bawah disediakan fasilitas untuk setup dialing rule, change your Windows password, dan printer.

Kita juga bisa melihat perubahan lain yang tidak kalah menariknya yaitu ketika mengambil pilihan sistem. Setelah memilih sistem untuk melakukan perubahan pada komputer, maka akan tampil sistem komputer.

Begitu juga dengan Menu ”start” tampak ketika pertama kali masuk ke Windows Vista, mungkin akan terasa bahwa tampilannya sangat beda dengan versi sebelumnya. Di sini, Account tampil datar. Namun, setelah kita memasukkan password dan masuk ke lingkungan Windows, hampir sama. Hanya, sebagian besar ikon yang ditampilkan sangat berbeda dibandiungkan versi sebelumnya.

Tampilan tombol Start sendiri memang tampaknya diubah habis. Kita akan melihat logo Windows dikelilingi lingkaran berwarna biru muda. Kemudian ketika kita klik tampilan di tombol Start, akan sangat berbeda dan kelihatan lebih interaktif dan anggun. Hanya saja, kalau kita mengubahnya menjadi tampilan klasik, mungkin hampir sama seperti Windows XP.

Ketika mengklik kanan di atas jendela desktop, menu Pop Up juga berubah. Sebelumnya di bagian paling bawah dari menu Pop Up tersebut akan kelihatan pilihan properties, tetapi kini berubah menjadi personalize. Dengan pilihan ini kita bisa mengubah Display Setting, Screen Saver, Themes, dan sebaginya.

Desain baru antarmuka pengguna, singkatan dari Authentic, Energetic, Reflective, and Open. Antarmuka baru ini dimaksudkan agar lebih estetis dan bersih ketimbang tantarmuka Windows sebelumnya, termasuk jendela-jendela transparan, animasi, dan tampilan yang bagus.

Antarmuka baru Vista, Windows Aero, dibangun di atas sebuah mesin baru yang bernama Desktop Window Manager. Windows Aero, juga dikenal sebagai Aero Glass, menambahkan dukungan untuk grafik 3D (dikenasl sebagai Flip 3D), jendela transparan, animasi, dan efek visual lainnya. Windows Aero membutuhkan kartu grafis high-end dan kapasitas perangkat keras seperti:

  • Memori grafis 64MB direkomendasikan untuk set layar 1024×768, dan 128MB untuk 1600×1200+.
  • Minimal 32 bit per pixel
  • 3D hardware accelleration yang mendukung DirectX 9.0.
  • Memori dengan lebar pita (bandwidth) direkomendasikan 2GB/s
  • Mampu menggambar ~1.5 juta segitiga/detik, dengan satu jendela hingga ~150 segitiga.
  • Mendukung driver Windows Display Driver Model (WDDM).

Vista juga menawarkan model Aero lainnya:

  • Mode Standard, adalah varian Windows Aero tanpa tranparan, animasi, dan efek grafis lainnya seperti Flip 3D.
  • Mode Windows Classic, juga tersedia sebagai antarmuka yang paling dasar. Classic memiliki tampilan yang mirip dengan Windows 2000 dan tidak menggunakan Desktop Composition Engine yang baru. Classic memerlukan driver-driver Windows XP Display Driver Model (XPDM) atau WDDM dan kartu grafis yang mendukung Windows 2000.
  1. Windows Shell: Windows shell yang baru ini berbeda sekali dengan Windows XP. Sebagai contoh, Start Menu yang telah diubah, bahkan kata “Start” pun telah digantikan dengan tombol Windows “Pearl” biru yang baru.
  2. Fasilitas Pencarian (Quick Search)

Dalam hal pencarian, Microsoft tampaknya memberi perhatian serius. Karena fasilitas ini sangat penting, karena semakin banyak dokumen akan semakin sulit untuk mencari secara manual. Dengan demikian, fasilitas pencarian dipercanggih. Fasilitas pencarian dilengkapi dengan beberapa fitur terpisah sesuai dengan jenis file dan lokasi yang akan dicari.

Untuk mempermudah pencarian, setiap Explorer baru pada Windows Vista kini memiliki sebuah kotak Quick Search. Kotak yang ada di bagian kanan atas ini memungkinkan pengguna mencari secara cepat pada jendela Explorer yang sedang dibuka. Setelah itu kita, dengan mudah menyimpan hasil pencarian tersebut ke dalam CD-ROM. Bisa juga ke media lain dan kita juga bisa langsung membuat fasilitas sharing dari jendela tersebut.

  1. 4.    Security

Dalam hal keamanan, Windows Vista jauh lebih baik dibandingkan Windows XP. Dalam hal ini, hanya ada dua jenis yaitu Administrator dan Standard User. Windows Vista memberikan lebih banyak hak kepada account user, sehingga meminimalkan kebutuhan terhadap account administrator. Jika seorang user membutuhkan sesuatu yang menuntut hak admin, administrator dapat memasukkan password-nya untuk izin sekali pakai dan bisa dilakukan dari mana saja asal komputer yang digunakan terkoneksi ke dalam suatu jaringan.

Dari segi switch user, Windows Vista jauh lebih nyaman dan aman. Karena apabila komputer yang digunakan tidak gabung ke suatu domain, kelompok user akan tampil secara mendatar. Begitu juga ketika kita akan mengakhiri Windows, ada beberapa pilihan yang bisa kita gunakan untuk menjaga keamanan dan privasi. Pilihan untuk mengakhiri Windows Vista antara lain Shut Down, Sleep, Switch User, Hibernate, Log Off, dan sebagainya.

Hal lain yang tidak kalah pentingnya adalah dalam hal perlindungan terhadap malware. Windows Vista menerapkan sistem keamanan yang semakin canggih dan andal. Dengan Windows Security Center semua yang berhubungan dengan anti-malware (malware protection) yang mampu mendeteksi dan menghapus virus dan berbagai tipe software komputer maupun yang datang melalui jaringan.

  1. Internet Explorer 7+

Windows Vista menyertakan browser Internet Explorer 7 (IE7). Browser baru      ini memiliki berbagai fitur menarik, seperti tabbed browsing (kemampuan         menampilkan banyak halaman web dalam satu jendela browser), web feeds (atau dalam istilah sehari-hari kita kenal sebagai RSS), dan fasilitas sekuriti       yang lebih andal. Di antara fasilitas sekuriti ini adalah dukungan untuk anti-          phishing yang akan mengingatkan dan melindungi pengguna serta menambahkan protected mode untuk memberikan tingkatan keamanan dan     proteksi data.

Dengan fitur tab, pengguna dapat membuka banyak sekali halaman web di          satu jendela browser. Lalu fasilitas search box di pojok kanan atas yang   bakalan menghubungkan secara langsung terhubung ke beberapa search     engine terkenal macam Yahoo, MSN, atau Google. Fitur ini bisa kita kenali seperti pada browser Opera, Firefox, dan Netscape 8.

Fitur kedua yang menarik dari IE 7 adalah dukungannya terhadap RSS—Microsoft menyebutnya Web Feeds. Menggunakan fitur ini, pengguna dapat berlangganan berita terbaru, informasi olah raga, belanja, dan blog dari penyedia content secara RSS tanpa harus menambahkan utiliti tambahan pada browser ini.

Dalam IE7 ini, selain perubahan pada menu full down, juga sudah ditampilkan     tools dan page yang berada di kelompok ikon. Menu full down ini bisa         ditampilkan dengan menekan salah satu ikon di Feeds, kemudian pilih Clasic        Menu. Untuk kembali ke semula, Anda tinggal mengklik ikon Feeds tadi dan        menghilangkan tanda centang pada ikon menu pop up di bawah ikon tersebut.

Satu hal yang sangat menarik dari IE7 ini adalah sudah disediakannya fasilitas     Favorites Center dan pilihan New Tab untuk ganti jendela.

  1. Windows Sidebar
  2. Windows Media Player 11
  3. Windows Media Center
  4. Windows Live Show

10. User Account Control

11. Windows Firewall

12. Windows Defender

13. Windows Mail

Fasilitas ini merupakan pengganti Outlook Express yang ada di Windows versi sebelumnya. Pada Windows Mail ini banyak perubahan, terutama yang berhubungan dengan kemudahan untuk mengakses e-mail. Sedangkan hal lain yang ada di Windows Mail hampir sama seperti Outlook Express atau Microsoft Outlook yang ada di Microsoft Office System 2003.

14. Windows Update

15. Parental Control

16. Windows Sideshow

17. Speech recognition

18. New Fonts

19. Games

20. Windows Calendar

21. Windows Photo Gallery

22. Windows DVD Maker

23. Windows Collaboration

24. SuperFetch

25. ReadyBoost

26. ReadyDrive

27. Touchscreen

28. Problem Reports and Solutions

29. Virtual Folder

Dari berbagai kelebihan dan keandalan tersebut, ternyata untuk memanfaatkan Microsoft Windows Vista memerlukan berbagai kesiapan baik hardware maupun software pendukung lainnya. Tentu saja bagi pemakai, juga memerlukan waktu untuk mempelajarinya. Bagi pemakai biasa dengan hardware yang dimiliki saat ini, sangat sulit untuk memasang Windows Vista karena kebutuhan hardware-nya yang lumayan canggih.

       Instalasi Windows Vista

Sebelum melakukan instalasi Windows Vista, beberapa hal yang harus dipersiapkan adalah:

  • Internet
  • Modem, ISDN Card or ADSL drivers
  • Dialup phone Number, Username and Password for ISP
  • Backup Email
  • Backup Email settings (POP3 and SMTP settings)
  • Backup Address book
  • Backup Email Archive (if applicable)  
  • Favourites  

Other Drivers

  • Graphics Card Drivers
  • Sound Card Drivers
  • TV Card Software and Drivers (if applicable)
  • Network
  • Network Card Software and Drivers (if applicable)
  • Network Login and password
  • Personal Documents and Settings
  • Document Files (Word files, Access files, Excel)

Personal Photographs

  • Personal Videos
  • Downloads from the web
  • Program Updates
  • Program saves and settings
  • Microsoft Windows
  • Windows CD (make sure you have it and it is not damaged)

Windows Certificate of Authenticity (Make sure you have the Windows serial number)

  • CD-Rom Boot Media (Make sure you have access to your CD-Rom in MSDOS, using either a boot CD or Floppy Disk)
  • Office Package
  • Office CD  (make sure you have it and it is not damaged)
  • Office Serial Number (Make sure you have the serial number)
  • Personal Settings
  • Games
  • Games CD’s
  • Backup of Game Saves
  • Peripherals 
  • Printer Software and Drivers
  • Scanner Software and Drivers
  • Digital Camera Software and Drivers

Ketika instalasi dilakukan dari awal, versi Windows yang ada termasuk file, setting, dan program otomatis akan ditimpa. Oleh karena itu, sebaiknya file dan setting yang ada di backup dan di-restore kemudian setelah instalasi selesai. Instalasi (clean instalation) dilakukan jika komputer belum mempunyai operating system, atau jika kita ingin menghapus operating system yang sudah ada dan menggantinya dengan Windows Vista, atau jika kita ingin melakukan partisi hard disk dan mengistall Windows Vista di spesifik partisi.

Sebelum melakukan instalasi, cek kesesuaian hardware dengan cara menjalankan Windows Vista Upgrade Advisor yang tersedia di website Microsoft, pilih opsi Check compatibility online pada halaman Install Windows atau dari CD instalasi. Jika mempunyai antivirus, disable antivirus yang ada.

Berikut langkah-langkah instalasi Windows Vista

1. Masukkan CD/DVD installer.

Pastikan pada start up device (BIOS/basic input/output system), CD/DVD  sudah diset untuk start up pertama kali.

Cara setting BIOS agar boot pertama kali dari CD/DVD:

Pada saat menyalakan computer pertama kali masih dalam kondisi booting, tekan DEL atau DELETE untuk masuk ke BIOS. Jika cara ini tidak berhasil coba key yang lain seperti F2, F1, F10, F8 sehingga muncul tampilan berikut.

Pada BIOS gunakan tanda panah pada keyboard untuk mengoperasikannya.

 

Pilih Menu boot dengan mengarahkan cursor melalui tanda panah. Pada saat Boot menu Boot di-hightlight, tekan ENTER.

Pilih Booth Device Priority. Kemudian pada 1st Boot device, pilih CDROM.

 

Sekarang CDROM sudah menjadi boot device untuk pertama kali. Untuk menyimpan settingan tekan F10 atau tekan escape sampai muncul konfirmasi SAVE AND EXIT dan pilih OK.

 

2. Restart komputer agar membaca CD/DVD dari boot. Jika diminta untuk press any key untuk boot dari CD/DVD, tekan sembarang tombol pada keyboard.

3. Pada halaman instalasi klik Install now

4. Pada halaman Get important updates for installation diperlukan koneksi internet untuk mendapatkan update terahir. Langkah ini disarankan namun tidak wajib dilakukan.

5. Masukkan product key (25 karakter) pada halaman Type your product key for activation.

6. Pilih I accept the license terms pada halaman Please read the license terms.

7. Pada halaman Which type of installation do you want?  pilih Custom

8. Pada halaman Where do you want to install Windows?

  • Jika belum mempunyai partisi klik Next
  • Jika sudah mempunyai partisi, pilih partisi yang belum diinstal Windows dan klik Next.

9. Proses instalasi dimulai dimana pada proses ini komponen sistem operasi di copy ke komputer. Proses ini mengambil waktu 10 – 60 menit tergatung sistem.

10. Kemudian komputer akan reboot otomatis.

11.Kemudian instalasi dilengkapi dengan munculnya screen berikut tergantung sistem, kadang muncul sebelum reboot dilakukan.

 

12. Bersamaan dengan munculnya screen di atas, buat user account system dan pilih icon yang akan ditampilkan pada saat screen login.

13. Setelah memasukkan username dan password klik Next. Kemudian masukkan nama PC dan pilih background untuk destop dan klik Next.

14. Konfigurasi Windows Update dengan beberapa opsi. Disarankan untuk memilih “Use recommended options

15. Set time, clock dan date, dan klik Next

16. Windows Vista tipe jaringan untuk konfigurasi (Home, work atau tempat Public)

16. Kemudian screen “Thank You” ditampilkan, klik Next.

 

Setelah melakukan instalasi, jangan lupa untuk restore file dan setting, enable antivirus yang ada.

          Fitur Windows XP yang dihilangkan

Beberapa fitur dan komponen Windows XP yang terkenal juga telah digantikan ataupun dihilangkan dari Windows Vista. Mungkin yang paling terlihat signifikan adalah penghilangan Windows Messenger dan MSN Explorer, dan penggantian NetMeeting dengan Windows Collaboration. Windows Vista juga tidak memasukkan tema-visual (visual theme) Windows XP “Luna”. Fitur “Hardware profiles” juga telah dihilangkan, diikuti dengan penarikan dukungan untuk teknologi motherboard lawas seperti EISA bus dan APM.

4.5      Upgrade Windows XP ke Windows Vista

Sebelum melakukan upgrade ke Windows Vista, ada beberapa hal yang perlu diketahui sebelum melakukan upgrade.

  1. Sesion remote desktop tidak bersamaan. Windows XP
  2. Upgrade hardware
  3. Upgrade software yang tidak didukung Windows Vista
  4. Windows Vista mendukung DirectX10 untuk game graphic
  5. User interface sangat sesuai dengan era video dan photo digital
  6. Navigasi file lebih baik

Untuk menghindari konflik dengan Windows AntiSpyware Beta 1 saat upgrade komputer dari Windows XP ke Windows Vista maka Windows AntiSpyware Beta 1 harus di-uninstall sebelum memulai proses upgrade.

Langkah-langkah yang dilakukan untuk upgrade ke Windows Vista:

1: Cek hardware apakah kompatibel

Alternatif pengecekan dapat dilakukan dengan Windows Vista Upgrade Advisor. Windows Vista Upgrade Advisor merupakan tools yang membantu dalam menentukan apakah fitur Windows Vista dapat dijalankan di di PC. Tools ini dapat diperoleh di www.windowsvista.com/upgradeadvisor. Windows Vista Upgrade Advisor dijalankan untuk mengevaluasi kesesuaian dengan Windows Vista.

2: Disable antivirus jika ada.

3: Backup Data Penting

4: Pastikan Service Pack 2 (SP2) telah terinstal di komputer dengan sistem operasi Windows XP yang ingin di-upgrade ke Windows Vista

Untuk memastikan SP2 telah terinstal, klik Start > klik kanan My Computer > pilih Properties > pilih tab General.

5: Upgrade Windows XP ke Windows Vista

Langkah 1: Menyediakan Kebutuhan Hardware

Tidak jauh berbeda seperti halnya Windows XP, ada yang 32 bit dan 64 bit.        Begitu juga dengan Microsoft Windows Vista, tersedia untuk sistem 32 bit dan 64 bit. Sistem 32 bit dirancang secara spesifik untuk komputer-komputer         standar, sementara versi 64 bit disiapkan untuk segmentasi menengah ke   atas.

Sebelum melakukan upgrade, kita harus melakukan pengecekan hardware.  

Komputer yang sudah siap dipasangi Windows Vista diberi logo komputer berikut (meski dikonfigurasi untuk Windows XP).

Cara pengecekan alternative dapat dilakukan dengan menjalankan Window Vista Upgrade Advisor selama proses upgrade dan klik Check compatibility online pada halaman Install Windows. Window Vista Upgrade Advisor dapat didownload dari website Microsoft.

Kebutuhan hardware untuk Windows Vista sebagai berikut:

  • Komputer “Vista Capable” memerlukan minimal prosesor 800MHz, 512MB RAM, dan kartu grafis dengan kelas DirectX 9. DirectX 9 mendukung WDDM Driver, Pixel Shader 2.0 pada hardware, 32 bits per pixel.

Namun klasifikasi ini tidak akan mampu untuk mendukung grafis high-end Vista, termasuk antarmuka Aero.

  • Komputer “Vista Premium Ready” memerlukan setidaknya prosesor 1GHz, 512 MB RAM, dan kartu grafis yang kompatibel dengan antarmuka Aero minimal 128MB serta mendukung WDDM yang baru.

Menurut Microsoft, komputer yang dapat menjalankan Windows Vista diklasifikasikan sebagai “Vista Capable” dan “Vista Premium Ready”.

Komputer Vista Capable atau sejenis, memerlukan minimal prosesor dengan kecepatan 800 MHz, Memory 512 MB RAM dan kartu grafis yang mendukung DirectX 9. Komputer jenis ini tidak mampu mendukung grafis high-end Vista, termasuk antarmuka Aero. Sebaliknya Komputer Vista Premium Ready dapat mendukung fitur “high-end” Vista tetapi, sedikitnya diperlukan prosesor 1 GHz , memory utama 1 GB, dan kartu grafis yang kompatibel dengan Aero dengan memory minimal 128 MB dan mendukung Windows Display Driver Model yang baru.

 

Memang, Windows Vista sudah menggunakan teknologi 64-bit sehingga membutuhkan hardware di kelas HI-END.Meskipun begitu, Microsoft tetap menyediakan Windows Vista seri 32-bit.

 

Langkah 2: Backup Data dan Setting

Backup perlu dilakukan atau menyimpannya ke suatu media yang aman sebelum upgrade ke Windows Vista untuk mencegah kehilangan data. Yang perlu di backup antara lain:

  • Windows
  • Software lain
  • Burn data ke CD atau DVD, USB flash drive, atau folder di jaringan atau ke eksternal hard disk.

Back up data dan setting dapat juga dilakukan dengan menggunakan Windows Easy Transfer atau Windows XP Backup. Windows Easy Transfer tersedia di dalam DVD Windows Vista.

Windows Easy Transfer membantu kita lebih mudah untuk memindahkan file dan setting yang ada di PC dengan operating system Windows 2000, Windows XP, atau bahkan Windows Vista ke PC baru yang memakai Windows Vista. Windows Easy Transfer secara otomatis akan melakukan transfer:

  • User Accounts
  • Files and folders
  • Email messages, settings, and contacts
  • Photos, music, and videos
  • Windows settings
  • Program data files and settings
  • Internet settings

Kita dapat menggunaan Windows Easy Transfer untuk menghubungkan 2(dua) PC bersama-sama dan melakukan transfer.

Kabel Easy Transfer merupakan kabel USB yang didesain untuk bekerja dengan Windows Easy Transfer dengan menciptakan direct link antara PC yang satu dengan yang lain. Cara ini dalah cara yang paling mudah dan paling cepat dalam untuk transfer. Kabel ini dapat dibeli di toko-toko komputer. Untruk menjamin kabel tersebut didesain untuk Windows Easy Transfer, pastikan ada logo “Certified for Windows Vista” atau “Works with Windows Vista” pada paket.

Langkah 3: Upgrade ke Windows Vista

Upgrade dapat dilakukan apabila sebelumnya sudah menggunakan Windows versi sebelumnya. Untuk pembahasan ini, sistem operasi yang di-upgrade adalah Windows XP ke Windows Vista.

 

Upgrade merupakan proses mengubah versi sistem operasi yang ada ke versi yang lebih tinggi. Sistem operasi yang dibahas adalah Windows XP (Windows XP Home Edition or Windows XP Professional) di-upgrade ke Windows Vista.

Langkah-langkah yang dilakukan untuk upgrade dari Windows XP ke Windows Vista adalah:

  1. Login sebagai user yang mempunyai grup Administrator atau mempunyai autority sebagai administrator pada komputer local. Jika komputer di join ke domain sebagai anggota dari grup Admin Domain mungkin saja dapat melakukan proses ini.
  2. Masukkan Windows Vista setup ke CD/DVD drive untuk menjalankan Windows dan klik Install Now. Jika program autorun tidak membuka layar Install Windows, browse root folder DVD atau double klik setup.exe.
  3. Klik Next untuk memulai proses setup.
  4. Klik Go online to get the latest updates (recommended) untuk mendapatkan updatean Windows Vista dari Internet. Langkah ini disarankan namun tidak diwajibkan, hanya untuk menjamin instalasi berhasil dan membantu melakukan proteksi terhadap komputer dari serangan dari jaringan. Jika tidak ingin melakukan hal tersebut klik Do not get the latest updates.
  5. Ketik product key (25 karakter) pada Product Key untuk aktivasi. Product key dapat ditemukan di folder instalasi pada computer kita dalam Windows Package.
  6. Klik Next untuk memproses
  7. Baca License Term dan klik I accept the License Terms (required to use Windows) untuk menyetujui License term dan klik Next. Jika kita klik I decline (cancel installation) Windows setup akan tertutup.
  8. Pada Which type of installation do you want? klik Upgrade (recommended) untuk meng-upgrade Windows yang ada.
  9. Kemudian setup Windows Vista akan melakukan upgrade sistem operasi.

 

 

Setelah melakukan upgrade Windows Vista, lakukan langkah berikut:

  1. restore data dan setting yang sudah di-backup
  2. 2.    install antivirus software
  3. install driver

 

 

 

4.6      Menjalankan Windows Vista

Untuk memulai Microsoft Windows Vista tekan tombol power di komputer dan di monitor. Setelah itu biarkan program bekerja. Tampilan awal sebelum Anda melakukan perubahan, Windows Vista akan menampilkan Welcome Center. Tampilan ini menjelaskan dan menampilkan hardware dan system yang Anda gunakan. Selain itu pada tampilan ini menampilkan fasilitas apabila Anda akan menambah hardware baru berupa Setup Device, fasilitas untuk menambah Account baru dan fasilitas untuk Transfer file dan setting.

  1. Untuk mengetahui beberapa fasilitas yang disediakan Microsoft Windows Vista terutama yang berhubungan dengan multimedia Anda bisa menjalankan Media Center. Langkah yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:
  2. Klik Start
  3. KlikMedia Center
  4. Klik Next untuk melanjutkan setup Media Center
  5. Klik lagi Next
    1. Kalau komputer Anda memiliki koneksi Wireles Anda pilih Yes, tetapi kalau tidak pilih No lalu klik Next untuk melanjutkan
    2. Pada tampilan Internet Connection dan “Always onInternet Connection” Anda pilih Yes atau No tergantung koneksi Internet yang Anda gunakan
    3. Klik Next untuk melanjutkan
    4. Pilih salah satu koneksi yang tampil, misalnya Internet, Internet Media Center atau lainnya

10. Klik Next untuk melanjutkan

11. Pada tampilan Enter Your DialUp Password, maskkan password Anda di kolom password, misalnya admin001

12. Ketikkan sekali lagi password Anda, mialnya admin001

13. Klik Next untuk melanjutkan

14. Klik Test untuk mencoba sambungan koneksi. Jika tidak ada koneksi maka komputer akan

Catatan: Untuk memanfaatkan fasilitas ini sebaiknya computer Anda terkoneksi ke jaringan Internet. Namun demikian Anda juga tetap bisa memanfaatkan fasilitas ini walaupun tidak terkoneksi hanya sangat terbatas.

  1. Jika komputer Anda tidak terkoneksi ke jaringan Internet,maka akan tampil pernyataan DialUp failed.
  2. Klik saja Next untuk melanjutkan
  3. Klik lagi Next
  4. Kemudian pada tampilan Help Improve Media Center Anda pilih No Thank You, lalu klik Next lagi
  5. Klik Yes
  6. Klik Next, dan klik Next lagi
  7. Klik I’m finished dan klik Next
  8. Lalu klik Finish untuk mengakhirinya

Untuk mengakhiri Microsoft Windows Vista prosedur yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:

  1. Klik Start.
  2. Klik salah satu pilihan yang tersedia
  3. Dalam keadaan ini ada tiga pilihan yang akan ditampilkan program, Switch User, Log Off, Lock, Shut Down dan Restart

4.7       Konfigurasi Windows Vista

4.7.1           Aktivasi

 

Pada saat menjalankan Windows Vista, kadang kita menerima pesan error berikut:

Activate Windows Now Your activation period has expired and Windows is no longer working. To use Windows you must activate this copy of Windows.”

Tampilan taskbar juga tidak kelihatan sehingga tidak dapat mengakses program dan fitur-fitur yang ada di Windows Vista.

Hal ini dapat terjadi karena:

  • Aktivasi tidak dilakukan dalam 30 hari setelah upgrade atau install
  • Windows Vista mendeteksi ada perubahan yang signifikan pada hardware komputer dan tidak re-aktivasi Windows Vista dalam 3 hari (out of tolerance).
  • Versi Windows Vista dideteksi tidak asli/bajakan.

Untuk mengatasinya, langkah-langkah yang dilakukan:

  1. klik Retype your product key pada pop up Activate Windows Now
  2. masukkan product key dan klik Next

Cara lain dengan klik Show me other ways to activate untuk mengaktifkan Automated phone system.

 

4.7.2           Sharing File dan Printer

Perbedaan sharing file dan printer di Windows Vista dengan Windows XP adalah:

  • Default nama workgroup di Windows Vista adalah WORKGROUP, sedangkan di Windows® XP Home Edition default nama workgroup adalah MSHOME. Jika komputer dengan operating system Windows XP Home Edition diupgrade ke Windows Vista, nama workgroup tetap sebagaimana di Windows XP.
  • Windows Vista menggunakan folder Public untuk sharing, sedangkan di Windows XP menggunakan Shared Documents. Folder Public dan sub folder di dalamnya otomatis dishare dengan menggunakan nama Public sehingga kita tidak perlu melakukan konfigurasi untuk folder  yang terpisah. Kita hanya memindahkan file yang ingin dishare ke folder Public tersebut.
  • File sharing di Windows Vista secara default tidak dishare. Akses ke shared folder dilakukan dengan memasukkan username dan password terlebih dahulu. Berbeda dengan Windows XP, shared folder secara default sudah dapat diakses.

 

Konfigurasi Sharing File dan Printer di Windows Vista

Langkah – langkah melakukan konfigurasi di Windows Vista:

  • Set nama workgroup agar sama dengan komputer yang lain
  • Set Jaringan
  • Mengaktifkan sharing file dan printer

 

Set Nama Workgroup

Agar pencarian komputer di jaringan lebih mudah dan lebih cepat, disarankan agar semua komputer yang ada di jaringan dikonfigurasi ke nama workgroup yang sama. Jika komputer ada di multipel workgroup akan butuh waktu dan usaha dalam mencari mencari komputer di jaringan.

Cara mencari nama workgroup di Windows XP:

  1. kli Start, klik kanan My computer, kemudian klik Properties
  2. Pada dialog box System Properties, klik tab Computer Name dan ketik nama workgroup.

 

Cara mencari nama workgroup di Windows Vista:

    1. klik Start, klik kanan Computer, kemudian klik Properties
    2. Pada jendela Sytem, nama workgroup ditampilkan pada bagian Computer Name, domain, and workgroup setting.

Untuk konfigurasi nama workgroup yang ada di Windows Vista:

  1.                  i.    Pada bagian Computer name, domain, and workgoup settings dari jendela System, klik Change settings.
  2.                 ii.    Pada tab Computer Name dari dialog box System Properties, klik Change
  3.                iii.    Pada dialog box Computer Name/domain changes, ketik nama workgroup yang digunakan oleh komputer lain dalam jaringan pada Workgroup dan klik OK.
  4.                iv.    Klik OK pada message box yang muncul. Kemudian saat pesan untuk restart komputer muncul, klik OK.
  5.                 v.    Klik Close dan saat ada permintaan untuk restart komputer, klik Restart Now.

 

Set Jaringan

Set jaringan di Windows Vista bertujuan untuk konfigurasi C  keamanan dan setting-an yang lain secara otomatis berdasarkan tipe jaringan kemana komputer terkoneksi. Tipe lokasi jaringan di Windows Vista adalah berikut:

  • Domain. Komputer yang sudah mempunyai active direktori dihubungkan ke domain dalam suatu jaringan.
  • Public. Komputer dihubungkan ke jaringan yang terhubung langsung ke internet.
  • Private. Komputer dihubungkan ke jaringan yang mempunyai akses internet terbatas, yang mempunyai firewall untuk membatasi trafik yang datang dari internet. Jaringan tipe ini biasanya dipakai di rumah atau small office.

Untuk mengetahui tipe jaringan yang dipakai, klik Start, klik kanan Network, dan klik Properties. Jendela Network and sharing center menampilkan tipe jaringan.

Jika jaringan bertipe Public, lakukan langkah berikut:

  1. Pada bagian kanan nama dan tipe jaringan, klik Customize
  2. Pada dialog box Set Network Location, klik Private, kemudian klik Next.
  3. Pada dialog box Successfully set network settings, klik Close.

 

 

Mengaktifkan sharing file dan printer

Dengan mengganti tipe jaringan ke private, jaringan otomatis diaktifkan pada bagian Sharing and Discovery. Opsi sharing file dan printer yang berikut diaktifkan secara manual:

  • File sharing
  • Public folder sharing
  • Printer sharing
  • Password protected sharing

Jika semua opsi di atas sudah diaktifkan, maka komputer kita mampu untuk:

  • Shared folder
  • Share public folder
  • Share printer
  • Meminta username dan password bagi komputer lain yang ingin mengakses shared folder dan printer di komputer kita.

 

Agar dapat sharing public folder, lakukan langkah berikut;

  1. Pada bagian Sharing and Discovery dari jendela Nettwork and Sharing Center, klik panah bawah dekat File Sharing.
  2. Dalam setting File Sharing, klik Turn on file sharing, dan klik Apply.

Agar folder public dapat dishare, lakukan langkah berikut:

  1. Pada bagian Sharing anf Discovery dari jendela Network and Sharing Center, klik panah bawah dekat Public Folder sharing.
  2. Dalam setting Public folder sharing, klik salah satu dari pilihan:
    1. Turn on sharing so anyone with network access can open files : jika share public folder kita dapat diakses oleh komputer lain di jaringan dan mereka dapat membuka file yang ada di public folder tetapi tidak dapat create dan mengubah file.
    2. Turn on sharing so anyone with network access can open, change, and create files : jika share public folder kita dapat diakses oleh komputer lain di jaringan dan mereka dapat membuka file yang ada di public folder juga create dan mengubah file.
    3. Klik Apply

 

Agar printer dapat di-share lakukan langkah berikut:

  1. Pada bagian Sharing and Discovery dari jendela Network Sharing Center, klik panah bawah dekat Printer sharing.
  2. Dalam setting Printer Sharing, klik Turn on printer sharing, kemudian klik Apply.

 

Untuk mengaktifkan password protection sharing lakukan lagkah berikut:

  1.              i.        Pada bagian Sharing and Discovery dari jendela Network and Sharing Center, klik panah bawah dekat Password protected sharing.
  2.             ii.        Dalam setting Password protected sharing, klik Turn on password protected sharing, kemudian klik Apply.

 

Sharing Folder dan Printer di Windows Vista

 

Sharing Folder

Untuk melakukan shared folder pada Windows Vista:

  1. Pastikan file sharing sudah aktif (enable) dengan cara melakukan instruksi yang telah dideskripsikan sebelumnya.
  2. Klik Start, kemudian klik Computer.
  3. Pada jendela Computer, arahkan ke folder yang berisi folder yang ingin dishare.
  4. Klik kanan folder yang ingin dishare, dan klik Share. Jendela File Sharing akan ditampilkan.
  5. Jika anda password protected sharing aktif (enable), gunakan jendela File Sharing untuk memilih user yang dapat mengakses shared folder beserta level permission. Untuk mengijinkan semua user, pilih Everyone pada daftar user.
  6. Jika proses sudah selesai dilakukan, klik Share, kemudian klik Done.

 

Kita juga dapat shared folder dari folder properties yaitu dengan cara:

  1. Pada jendela Computer, arahkan ke folder yang ingin di share.
  2. Klik kanan folder yang ingin dishare kemudian klik Properties. Windows Vista akan menampilkan jendela properties folder.
  3. Klik tab Sharing. Klik Share pada dialog box File Sharing. Untuk konfigurasi lagi, klik Advanced Sharing.

          Lakukan hal berikut pada dialog box:

  • Create lebih sari satu shared folder dengan nama yang berbeda-beda.

Klik Add untuk menspesifikasikan share name, jumlah user yang diijinkan untuk akses, dan jenis permission yang diberikan.

  • Spesifikasikan jumlah maksimum user yang dapat mengakses shared folder.
  • Buat komentar pada Comment yang akan ditampilkan pada saat user lain mengakses shared folder.
  • Spesifikasikan shared folder permission dengan klik Permissions.

Untuk verifikasi folder yang dishare sehingga user lain dapat melihat folder yang sudah kita share, klik Start, kik kanan Network > Properties. Pada bagian bawah Sharing and Discovery dari jendela Network and Sharing Center, klik Show me all the shared network folder on this computer.

 

Sharing Printer

Untuk melakukan share printer, pastikan printer sharing telah diaktifkan (enable) seperti yang telah dideskripsikan sebelumnya. Kemudian lakukan langkah berikut:

  1. Klik Start, klik kanan Network, dan klik Properties.
  2. Pada bagian bawah Sharing and Discovery dari Network and Sharing Center, klik Show me all the shared network folders on this computer.
  3. Pada daftar resource yang di-share, verifikasikan bahwa printer sudah terdaftar.

 

Cara Akses Shared Folder di Windows Vista

  1. Klik Start dan klik Network. Jendela Network menampilkan daftar komputer dalam workgroup.
  2. Double-click nama komputer yang ingin diakses shared folder-nya.
  3. Double-click shared folder.

 

Cara Akses Shared Folder di Windows Vista

  1. Klik Start kemudian klik Network. Jendela Network akan menampilkan daftar komputer dalam workgroup.
  2. Double-click nama komputer yang printer-nya ingin diakses.
  3. Klik kanan atau double click  shared printer yang ingin diakses, kemudian klik Connect.

Dalam Windows Vista terdapat Windows Firewall yang mengatur trafik yang masuk.

 

 

Update Driver

Untuk jenis driver apa saja yang diupdate, dalam pembahasan ini tidak dijelaskan lebih detail. Akan tetapi, ada suatu tools yang mempermudah dan membuat update driver lebih cepat yaitu dengan menggunakan “Driver Detective”. Driver Detective menggunakan teknologi Miscrosoft .NET paling terakhir dan menjaga informasi yang ada di dalam komputer lebih aman.

4.8       Versi Windows Vista

Windows Vista memiliki beberapa versi:

1. Home basic

Windows Vista Home Basic idealnya untuk pemakaian di rumah dengan fasilitas dasar e-mail, browsing the Internet, dan preview photo dimana Set up dan pemeliharaannya lebih mudah.

2. Home Premium

Windows Vista Home Premium ditujukan untuk home desktop dan PC mobile. Versi ini menyediakan desain yang lebih focus ke arah produktivitas, entertainment, dan security.

3. Business

Windows Vista Business adalah edsisi pertama dari Windows yang khusus di desain untuk memenuhi kebutuhan small business.

 

 

 

4. Ultimate

Windows Vista Ultimate adalah edisi yang paling lengkap dari Windows Vista. Ultimate menyediakan power, security, dan fitur mobile features yang dapat dipergunakan dalam dunia kerja dan dunia hiburan.

5. Enterprise

Enterprise didesain untuk dunia IT (Information Technology) yang mempunyai harga dan resiko paling rendah. Windows Vista Enterprise memenuhi kebutuhan organisasi global dengan kompleksitas dari infrastruktur IT.

 

Berikut Beberapa Aplikasi yang tidak didukung oleh di Windows Vista.

  1. Game development kit untuk Xbox 360 (XNA Game Studio)
  2. Zune personal media player
  3. Nero Burning Rom 7 Program, harus upgrade agar kompatibel
  4. security software Symantec, Sophos, dan ilk, harus upgrade agar kompatibel
  5. disk management and partitioning tools seperti Paragon’s Hard Disk Manager, harus upgrade agar kompatibel

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB V

SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN

UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI

 

 

5.1      Sumber Daya Manusia

Dalam proses pencapaian kompetensi sumber yang dapat diandalkan adalah sumber daya manusia. Sumber daya manusia yang dimaksud disiini adalah orang-orang yang dapat mendukung proses pencapaian kompetensi yang dimaksud, antara lain:

  • Pembimbing

Pembimbing Anda merupakan orang yang dapat diandalkan karena beliau memiliki pengalaman. Peran Pembimbing adalah untuk :

  1. Membantu Anda untuk merencanakan proses belajar.
  2. Membimbing Anda melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
  3. Membantu Anda untuk memahami konsep dan praktik baru dan untuk menjawab pertanyaan Anda mengenai proses belajar Anda.
  4. Membantu Anda untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang Anda perlukan untuk belajar Anda.
  5. Mengorganisir kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
  6. Merencanakan seorang ahli dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan.
  • Penilai

Penilai Anda melaksanakan program pelatihan terstruktur untuk penilaian di tempat kerja. Penilai akan :

  1. Melaksanakan penilaian apabila Anda telah siap dan merencanakan proses belajar dan penilaian selanjutnya dengan Anda.
  2. Menjelaskan kepada Anda mengenai bagian yang perlu untuk diperbaiki dan merundingkan rencana pelatihan selanjutnya dengan Anda.
  3. Mencatat pencapaian / perolehan Anda.
  • Teman kerja/sesama peserta pelatihan

Teman kerja Anda/sesama peserta pelatihan juga merupakan sumber dukungan dan bantuan. Anda juga dapat mendiskusikan proses belajar dengan mereka. Pendekatan ini akan menjadi suatu yang berharga dalam membangun semangat tim dalam lingkungan belajar/kerja Anda dan dapat meningkatkan pengalaman belajar Anda.

5.2      Literatur

Di samping dengan belajar bersama orang-orang seperti yang disebutkan diatas, Anda tentu perlu juga terus menambah wawasan dan pengetahuan Anda dari sumber-sumber bacaan seperti buku-buku yang berkaitan dengan kompetensi yang Anda pilih, jurnal-jurnal, majalah, dan sebagainya.

 

Literatur dalam hal ini tentu bukan saja material berupa bacaan atau buku melainkan termasuk pula material-material lainnya yang menjadi pendukung proses pembelajaran ketika peserta pelatihan sedang menggunakan Pedoman Belajar ini. Misalnya rekaman dalam bentuk kaset, videp, dan sebagainya.

 

Buku referensi, lembar kerja, tugas-tugas kerja juga dapat digunakan dalam proses pencapaian kompetensi. Peserta boleh mencari dan menggunakan sumber-sumber alternatif lain yang lebih baik atau sebagai pendukung tambahan atau jika ternyata sumber-sumber yang direkomendasikan dalam pedoman belajar ini tidak tersedia/tidak ada.

 

Untuk referensi mengenai materi-materi yang dapat digunakan, Anda dapat melihat dari Daftar Pustaka yang terlampir dihalaman terakhir modul ini.

5.3      Daftar Peralatan dan Bahan yang Digunakan

 

  1. Judul/Nama Pelatihan        :    Melakukan Upgrade Operating System
  2. Kode Program Pelatihan    :    TIK.CS03.004.01

 

NO.

UNIT

KOMPE-TENSI

KODE UNIT

DAFTAR PERALATAN

DAFTAR BAHAN

KETE-RANGAN

1.

Melakukan Upgrade Operating System

TIK.CS03.004.01

- Unit PC (Personal Computer) dengan DVD drive.

- Sistem operasi pada PC; Windows XP

- Keyboard dan mouse

 

- CD installer sistem operasi Windows Vista.

- Buku informasi atau manual installation Windows XP.

- Buku informasi atau manual installation Windows Vista.

- Buku informasi atau manual installation Windows Vista.

- software Driver Detective

 

-

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

 

 

 

 

Testimoni

artikel lainnya Melakukan Upgrade Operating System TIK.CS03.004.01



bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Wednesday 29 July 2015 | blog

    MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI         MENGKONFIGURASI…

Saturday 13 September 2014 | blog

Apa sih iklan gif itu, iklan gif adalah iklan yang dapat bergerak gerak seperti animasi gitu…

Wednesday 22 October 2014 | blog

Visi dan Misi Visi: Pengadaan barang/jasa Pemerintah yang lebih efektif dan efisien serta yang lebih mengutamakan…

Tuesday 14 January 2014 | blog

            KARTU PESERTA TES CPNS DEPARTEMEN PERTANIAN T.A. 2009    …