Advertisement
loading...

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TELEMATIKA

Advertisement

SUB SEKTOR COMPUTER TECHNICAL SUPPORT

 

 

MELAKUKAN

UPGRADE HARDWARE

TIK.CS02.036.01

 

 

 

 

 

 

 

 

BUKU KERJA

 

 

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

DAFTAR ISI

 

Daftar Isi                                                                                                      2

 

BAB I     STANDAR KOMPETENSI                                                                 3

1.1   Unit Kompetensi Yang Dipelajari                                                3

1.1.1  Kode dan Judul Unit                                                        3

1.1.2  Deskripsi Unit                                                                3

1.1.3  Elemen Kompetensi                                                        3

1.1.4  Batasan Variabel                                                             6

1.1.5  Panduan Penilaian                                                          6

1.1.6  Kompetensi Kunci                                                           8

 

BAB II    TAHAPAN BELAJAR                                                                      9

 

BAB III  TUGAS TEORI DAN UNJUK KERJA                                               15

3.1 Tugas Teori                                                                              15

3.2  Tugas Unjuk Kerja                                                                    19

3.3  Daftar Cek Unjuk Kerja                                                              21

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

STANDAR KOMPETENSI

 

1.1        Unit Kompetensi Yang Dipelajari

Dalam sistem pelatihan, Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan untuk dapat :

  1. Mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
  2. Memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
  3. Menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan criteria unjuk   kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

1.1.1   Kode dan Judul Unit

Kode Unit   : TIK.CS02.036.01

Judul Unit   : Melakukan Upgrade Hardware

 

1.1.2   Deskripsi Unit

Unit kompetensi ini berkaitan dengan tindakan melakukan upgrade hardware meliputi mengidentifikasi komponen hardware yang bisa di-upgrade, meng-upgrade Prosesor, meng-upgrade BIOS, meng-upgrade RAM, meng-upgrade Motherboard.

 

1.1.3   Elemen Kompetensi

ELEMEN KOMPETENSI

KRITERIA UNJUK KERJA

01 Mengidentifikasi komponen hardware yang bisa di-upgrade 1.1      Identifikasi dan catat semua komponen yang mungkin di-upgrade

 

1.2     Identifikasi dan catat alternatif-alternatif upgrade komponen yang ada di pasaran

 

1.3     Pemeriksaan status/log sheet/history komponen yang telah di-upgrade sebelumnya (jika ada)

 

 

02 Meng-upgrade Prosesor 2.1  Alasan-alasan upgrading prosesor baik dari aspek kinerja teknis maupun aspek ekonomis dapat diidentifikasi

 

2.2  Jenis socket atau slot prosesor di motherboard diidentifikasi

 

2.3  Jenis heatsink yang sesuai dengan jenis prosesor diidentifikasi

 

2.4  Alternatif jenis prosesor yang bisa dipakai untuk di-upgrade ditentukan sesuai dengan jenis socket-nya

 

2.5  Prosesor yang di-upgrade dipasang dengan benar

 

2.6  Heatsink dapat dipasang dengan benar dan optimum, baik dengan menggunakan fan dengan arah pendinginan yang tepat dan pemakaian bahan interface thermal yang ditempatkan di antara prosesor dan heatsink

 

2.7  Dokumentasi upgrading Prosesor dapat dilakukan dengan baik

 

03 Meng-upgrade BIOS
3.1  Alasan-alasan upgrading BIOS dapat diidentifikasi dengan baik

 

3.2  Jenis ROM BIOS yang sesuai dengan motherboard dan prosesor terpasang dapat diidentifikasikan

 

3.3  Alat bantu pemasangan ROM BIOS dapat diidentifikasikan

 

3.4  Utility untuk memeriksa kompatibilitas dengan fitur-fitur BIOS terkenal diidentifikasi

 

3.5  Lokasi download BIOS yang sudah di-update dari manufaktur motherboard dapat diidentifikasi

 

3.6  Cara me-load program BIOS sesuai jenis flash ROM-nya diidentifikasi

 

3.7  Setting BIOS sesuai dengan konfigurasi hardware-nya dapat dilakukan baik secara otomatis mau pun manual

 

 

3.8  Dokumentasi upgrade BIOS dapat dilakukan dengan rapi

 

04 Meng-upgrade RAM 4.1 Alasan teknis dan ekonomis upgrading RAM dapat dijelaskan

4.2  Jenis socket RAM yang ada di motherboard dapat diidentifikasi

4.3  Maksimum memori yang bisa dipasang diidentifikasi

4.4  Kesesuaian troughput bus memori dan bus prosesor (yang ditentukan oleh bus width dan bus speed) dapat diindentifikasi

4.5  Alat untuk mengganti RAM diidentifikasi

4.6  Pemasangan RAM dapat menghindari terjadinya listrik statis

4.7  Modul memori dapat didudukkan dengan tepat

4.8  Setting konfigurasi memori dapat disesuaikan dengan setup BIOS

4.9  Dokumentasi upgrade RAM dapat dilakukan dengan rapi

 

05 Meng-upgrade Motherboard 5.1 Alasan-alasan upgrading motherboard baik dari aspek kinerja teknis mau pun aspek ekonomis dapat diidentifikasi

 

5.2 Jenis motherboard, yang kompatibel dengan form factor motherboard sebelumnya dan sesuai dengan chasing yang ada diidentifikasi

 

5.3  Alat-alat untuk upgrade motherboard diidentifikasi

 

5.4  Semua periferal yang ada dapat dipasang dengan baik

 

5.5  Fungsi sistem komputer dapat yang berfungsi dengan baik dapat ditunjukkan

 

5.6  Konflik resources (misalnya soundcard, modem, card jaringan, alat bantu video, adapter SCSI)  dapat diidentifikasi dan diselesaikan

 

5.7  Dokumentasi upgrade motherboard dapat dilakukan dengan rapi

 

 

1.1.4   Batasan Variabel

1. Unit ini berlaku untuk seluruh sektor teknologi informasi dan komunikasi

 

2. Sumber tenaga manusia dan peralatan mungkin beragam dari satu sektor industri ke industri lain dan mungkin mencakup:

2.1            Jenis komputer dan spesifikasi komputer

2.2  Perangkat peripheral komputer

2.3            Jumlah atau besar sistem

2.4  Beban kerja tiap perangkat

2.5  OS yang digunakan

2.6  Tools yang digunakan

 

3.  Rincian biaya meliputi:

3.1  Waktu pelaksanaan

3.2  Peralatan

3.3  Jumlah dan kualifikasi tenaga kerja yang digunakan

3.4  Penyediaan barang yang dapat dikonsumsi

 

4.  Kemungkinan-kemungkinan itu meliputi:

4.1  Kesulitan teknis

4.2  Pertimbangan hubungan industri

4.3  Sakit/kecelakaan/kejadian-kejadian

4.4  Hal-hal lain yang terkait dengan sektor

 

  1. Tenaga kerja yang relevan meliputi:

5.1     Teknisi Perakitan Komputer

5.2     Teknisi Perawatan Komputer

5.3     Teknisi Perbaikan Komputer

 

 

 

1.1.5   Panduan Penilaian

Panduan penilaian terdiri dari:

1. Pengetahuan dan keterampilan penunjang

Untuk mendemontrasikan       kompetensi, diperlukan bukti keterampilan dan pengetahuan dibidang berikut ini:

1.1            Pengetahuan dasar

1.1.1      Hubungan komunikasi, meliputi koordinasi, layanan konsumen, negosiasi , laporan  tertulis

1.1.2      Konsultasi, meliputi konsultasi dengan tenaga kerja manusia, mendengarkan, menanyakan, meminta umpan balik, memberi  informasi

1.1.3      Manajemen proyek

 

1.2            Keterampilan dasar

1.2.1      Kemampuan  menyeluruh sektor industri

1.2.2      Kemampuan menangani  dokumen secara akurat

1.2.3      Format penyajian proposal/tender efektif yang tepat

 

 

2.  Konteks penilaian

Penilaian mungkin terjadi pada pekerjaan, atau diluar pekerjaan atau suatu kombinasi dari keduanya. Penilaian diluar pekerjaan harus dilaksanakan dalam suatu lingkungan kerja yang disimulasikan mendekati pekerjaan yang semestinya

Penilaian mungkin menggabungkan serangkaian metode untuk menilai kemampuan dan penerapan pengetahuan pendukung penting, dan mungkin mencakup:

2.1         Demontrasi praktis (pengamatan langsung harus terjadi lebih dari sekali  untuk menentukan konsistensi kemampuan).

2.2         Studi kasus

2.3         Contoh-contoh kerja atau kegiatan-kegiatan simulasi kerja

2.4         Menanyakan secara lisan/interview

2.5         Proyek/laporan/buku catatan kemajuan

2.6         Laporan pihak ketiga dan prestasi otentik sebelumnya

2.7         Bukti penilaian

 

 

  1. 3.   Aspek penting penilaian

Unit kompetensi ini menerapkan serangkaian sektor-sektor. Fokus penilaian akan tergantung pada sektor industri. Penilaian harus dibuat untuk memenuhi kebutuhan sektor tertentu dimana kemampuan tertentu sedang dinilai.

Penilaian ini sebaiknya tidak hanya ditujukan pada variabel-variabel, yang terkait dengan serangkaian variabel pernyataan, yang diterapkan pada kontek yang dipilih.

Pembuktian berikut ini adalah penting dalam menentukan kompetensi pada unit ini:

3.1     Suatu proposal/tender produksi yang efektif, lengkap, dan disajikan dengan baik yang memenuhi semua spesifikasi laporan

3.2     Proses pekerjaan yang sesuai untuk pengembangan proposal atau tender

1.1.6   Kompetensi Kunci

NO KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI TINGKAT

1

Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi

2

2

Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi

2

3

Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas

1

4

Bekerja dengan orang lain dan kelompok

1

5

Menggunakan ide-ide dan tehnik matematika

1

6

Memecahkan masalah

2

7

Menggunakan teknologi

2

BAB II

TAHAPAN BELAJAR

 

Langkah-langkah/tahapan belajar

  1. Penyajian bahan, pengajaran dan peserta harus yakin dapat memenuhi seluruh rincian yang tertuang dalam standar kompetensi.
  2. Isi perencanaan merupakan kaitan antara kriteria unjuk kerja dengan pokok-pokok keterampilan dan pengetahuan.
  3. Peserta mengetahui, mengerti dan menguasai cara menlakukan upgrade hardware baiks ecara teori maupun secara praktek
  4. Peserta  belajar mengembangkan dan mengaplikasikan pengetahuan dasar yang dimiliki kedalam proses yang lebih kompleks.

 

K U K

Indikator Kerja

Tahapan Belajar

Sumber

1.1

 

 

 

 

 

Identifikasi dan catat semua komponen yang mungkin di-upgrade Memahami pengertian upgrading komponen
  • Mengidentifikasikan pengertian upgrading
  • Mencatat komponen-komponen yang akan di-upgrade
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • Perangkat hardware
 

 

 

1.2

 

 

 

 

Identifikasi dan catat alternatif-alternatif upgrade komponen yang ada di pasaran Mengidentifikasi alternatif upgrade komponen

 

 

  • Mengetahui alternatif upgrading komponen
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • Perangkat hardware
 

 

 

1.3 Pemeriksaan status/log sheet/history komponen yang telah di-upgrade sebelumnya (jika ada) Memahami metode pemeriksaan status log
  • Melakukan log sheet dan perbandingan anatar komponen yang diupgrade dengan sebelum upgrade.

 

  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • Perangkat hardware

 

2.1 Alasan-alasan upgrading prosesor baik dari aspek kinerja teknis maupun aspek ekonomis dapat diidentifikasi Memahami tujuan dasar melakukan upgrading dan manfaatnya
  • Mengidentifikasi alasan melakukan upgrading
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • Perangkat hardware
 
2.2 Jenis socket atau slot prosesor di motherboard diidentifikasi Mengidentifikasikan perbedaan jenis socket
  • Memahami pengertian socket dan perbedaannya.
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • Perangkat hardware
 
2.3 Jenis heatsink yang sesuai dengan jenis prosesor diidentifikasi Mengidentifikasikan jenis heatsink
  • Mengenali jenis heatsink secara teori dan praktek
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • Heatsink
2.4 Alternatif jenis prosesor yang bisa dipakai untuk di-upgrade ditentukan sesuai dengan jenis socket-nya Mengidentifikasikan jenis prosesor untuk upgrade
  • Mengenali jenis prosesor secara teori dan praktek
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • Prosesor
2.5 Prosesor yang di-upgrade dipasang dengan benar Memahami cara pemasangan prosesor upgrade
  • Melakukan pemasangan upgrade prosesor
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • Prosesor
2.6 Heatsink dapat dipasang dengan benar dan optimum, baik dengan menggunakan fan dengan arah pendinginan yang tepat dan pemakaian bahan interface thermal yang ditempatkan di antara prosesor dan heatsink Memahami cara pemasangan heatsink
  • Melakukan pemasangan heatsink sesuai dengan teori yang dipelajari
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • Heatsink
2.7 Dokumentasi upgrading Prosesor dapat dilakukan dengan baik Memahami cara melakukan dokumentasi atas upgrade komponen
  • Melakukan dokumentasi setelah melakukan upgrade dokumen
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • Dokumen upgrade
3.1 Alasan-alasan upgrading BIOS dapat diidentifikasi dengan baik Memahami tujuan upgrade BIOS
  • Mengerti tujuan melakukan upgrading BIOS
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • BIOS
3.2 Jenis ROM BIOS yang sesuai dengan motherboard dan prosesor terpasang dapat diidentifikasikan Mengenali jenis ROM BIOS
  • Mengidentifikasi jenis BIOS
  • Mengidentifikasi jenis motherboard dan prosesor yang sudah terpasang
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • BIOS
3.3 Alat bantu pemasangan ROM BIOS dapat diidentifikasikan Memepelajari cara menggunakan alat bantu pemasangan ROM BIOS
  • Mengidentifikasi ROM BIOS
  • Mengidentifikasi jenis motherboard dan prosesor yang sudah terpasang
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • BIOS
3.4 Utility untuk memeriksa kompatibilitas dengan fitur-fitur BIOS terkenal diidentifikasi Menggunakan utility untuk pemeriksaan proses upgrading
  • Memahami cara penggunaan utility
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • BIOS
    • Utility
3.5 Lokasi download BIOS yang sudah di-update dari manufaktur motherboard dapat diidentifikasi Mengidentifikasikan lokasi download
  • Memahami cara pengecekan lokasi download
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • BIOS
 
3.6 Cara me-load program BIOS sesuai jenis flash ROM-nya diidentifikasi Memahami cara loading BIOS
  • Melakukan loading BIOS sesuai dengan teori
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • BIOS
3.7 Setting BIOS sesuai dengan konfigurasi hardware-nya dapat dilakukan baik secara otomatis mau pun manual Memahami cara melakukan setting BIOS
  • Melakukan setting BIOS sesuai denganb teori
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • BIOS
3.8 Dokumentasi upgrade BIOS dapat dilakukan dengan rapi Memahami cara melakukan upgrade BIOS
  • Melakukan dokumentasi BIOS
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • BIOS
4.1 Alasan teknis dan ekonomis upgrading RAM dapat dijelaskan Mengidentifikasi alasan upgrading RAM
  • Mempelajari benefit melakukan upgrading RAM
  • Melakukan upgrading RAM
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • RAM
4.2 Jenis socket RAM yang ada di motherboard dapat diidentifikasi Memahami perbedaan jenis socket RAM
  • Mengerti dan mampu membedakan berbagai jenis socket RAM
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • RAM
4.3 Maksimum memori yang bisa dipasang diidentifikasi Mempelajari teori tentang memori dan spesifikasinya
  • Mengerti dan mampu mengindentifikasi maksimum memori yang bisa dipasang
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • Memory
4.4 Kesesuaian troughput bus memori dan bus prosesor (yang ditentukan oleh bus width dan bus speed) dapat diindentifikasi Memahami kesesuaian memori upgrade
  • Melakukan pengecekan akan kesesuaian memori yang bisa diupgrade
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • Memory
4.5 Alat untuk mengganti RAM diidentifikasi Mempelajari cara dan alat yang digunakan untuk mengganti RAM
  • Melakukan penggantian RAM komputer
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • Memory
4.6 Pemasangan RAM dapat menghindari terjadinya listrik statis Mempelajari cara melakukan penggantian RAM
  • Melakukan pemasangan RAM
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • Memory
4.7 Memori dapat didudukkan dengan tepat Mempelajari cara pemasangan memori
  • Melakukan pemasangan memori
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • Memory
4.8 Setting konfigurasi memori dapat disesuaikan dengan setup BIOS Mempelajari cara melakukan setting konfigurasi
  • Praktek setting konfigurasi sesuai dengan tahapan-tahapannya
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • Memory
4.9 Dokumentasi upgrade RAM dapat dilakukan dengan rapi Mempelajari cara melakukan dokumentasi RAM
  • Mendokumentasikan upgrading RAM
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • Memory
5.1 Alasan-alasan upgrading motherboard baik dari aspek kinerja teknis mau pun aspek ekonomis dapat diidentifikasi Mengidentifikasikan tujuan melakukan upgrading motherboard
  • Memahami maksud melakukan upgrading motherboard
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • Motherbaord
5.2 Jenis motherboard, yang kompatibel dengan form factor motherboard sebelumnya dan sesuai dengan chasing yang ada diidentifikasi Mempelajari jenis-jenis motherboard
  • Mampu membedakan berbagai jenis motherboard yang compatible untuk di upgrade
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • Motherbaord
5.3 Alat-alat untuk upgrade motherboard diidentifikasi Mempelajari alat-alat untuk melakukan upgrading motherboard
  • Mempraktekkan cara melakukan upgrading motherboard
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • Motherbaord
5.4 Semua periferal yang ada dapat dipasang dengan baik Mempelajari peripheral motherboard
  • Memahami setiap komponen peripheral motherboard
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • Motherbaord
5.5 Fungsi sistem komputer dapat yang berfungsi dengan baik dapat ditunjukkan Mempelajari fungsi sistem komputer
  • Memahami fungsi setiap sistem komputer sebelum melakukan upgrading
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • Motherbaord
5.6 Konflik resources (misalnya soundcard, modem, card jaringan, alat bantu video, adapter SCSI)  dapat diidentifikasi dan diselesaikan Mempelajari penyebab konflik dan bagaimana cara mengatasinya
  • Mengidentifikasikan konflik dan panduan cara penyelesaiannya
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
 
5.7 Dokumentasi upgrade motherboard dapat dilakukan dengan rapi Mempelajari cara melakukan dokumentasi upgrade motherboard
  • Melakukan upgrading motherboard
  • Internet
    • Buku pedoman upgrade
    • Motherbaord

 

 

 

BAB III

TUGAS TEORI DAN UNJUK KERJA

 

 

3.1        Tugas Teori (Bobot 2×25)

Bacalah soal-soal berikut dengan seksama dan kerjakanlah dengan tepat!

  1. Tujuan BIOS disimpan dalam ROM adalah: (KUK 3.2)
    1. Agar bisa meningkatkan kinerja sistem komputer
    2. Agar computer dapat langsung menangkap perintah yang dikirmkan pada saat di restart
    3. Agar BIOS dapat dieksekusi pada waktu komputer dinyalakan
    4. Jawaban A dan B benar

 

 

  1. Karena BIOS merupakan sebuah perangkat lunak yang disimpan dalam media penyimpanan yang bersifat read-only, maka BIOS juga dikenal dengan istilah: (KUK 3.6)
    1. Firmware
    2. Flash Memory
    3. EEPROM
    4. Boot Block

 

 

 

  1. Tipe ROM berikut ini yang tidak dapat dihapus adalah: (KUK 3.2)
    1. Erasable ROM
    2. Mask ROM
    3. Electricly EPROM
    4. Flash ROM

 

  1. BIOS memiliki sebuah region dalam EEPROM/Flash memory yang tidak dapat di-upgrade, yang disebut sebagai: (KUK 3.6)
    1. Firmware
    2. EEPROM
    3. ROM Memory
    4. Bootblock

 

  1. Yang bukan merupakan bagian dari sebuah motherboard adalah: (KUK 5.2)
    1. Cache
    2. ROM BIOS
    3. Port Pararel
    4. Harddisk

 

  1. Dibawah ini yang termasuk jenis socket RAM adalah: (KUK 4.2)

a. EDORAM

b.  DDRRAM

c. CHRAM

d. Jawaban A dan B benar

 

  1. Menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen adalah salah satu cara untuk: (KUK 4.6)
    1. Menghindari pemasangan slot memory yag salah
    2. Menghindari terjadinya listrik statis
    3. Menghindari terjadinya konflik antar komponen
    4. Jawaban A dan C benar

 

  1. Papan sirkuit dan panel-panel elektronik yang menggerakan system PC secara keseluruhan disebut sebagai: (KUK 4.7)
    1. Motherboard
    2. Memory
    3. RAM
    4. EDORAM

 

  1. Interface komunikasi tingkat rendah, dan dapat mengendalikan banyak jenis perangkat keras (seperti keyboard) adalah ciri dari komponen: (KUK 2.5)
    1. Motherboard
    2. BIOS
    3. VGA
    4. RAM

 

  1. Programmable ROM (PROM) ditulis dengan menggunakan: (KUK 2.5)
    1. Photolithography
    2. PROM Writer
    3. EPROM/PROM Writer
    4. EEPROM Writer atau software yang dapat menulisi Flash ROM

 

  1. Mask ROM termasuk jenis BIOS: (KUK 3.2)
    1. ROM BIOS
    2. EPROM
    3. Erasable
    4. Flash BIOS

 

 

 

  1. Flash ROM dapat dihapus dengan menggunakan cara: (KUK 3.2)
    1. EEPROM Rewriter, atau secara langsung secara elektrik dari papan sirkuit dengan menggunakan perangkat lunak EEPROM Programmer
    2. EEPROM Writer, atau langsung secara elektrik dari papan sirkuit dengan menggunakan perangkat lunak Flash BIOS Programmer
    3. EPROM Rewriter atau menyinarinya dengan sinar ultraviolet tepat pada lubang kuarsa bening
    4. Tidak dapat dihapus

 

  1. Erasable PROM  termasuk jenis BIOS: (KUK 3.2)
    1. ROM BIOS
    2. PROM Writer
    3. Photolithography
    4. Flash BIOS

 

 

Perhatikan gambar di bawah ini untuk menjawab pertanyaan nomor 14 :

 

  1. Gambar di atas menggambarkan langkah-langkah pemasangan komponen: (KUK 5.4)
    1. Memory
    2. Hardisk
    3. Motherboard
    4. BIOS

 

 

 

  1. Socket manakah yang berikut ini digunakan untuk prosesor Intel: (KUK 2.4)
    1. Socket 754
    2. Opetron
    3. Socket 478
    4. Semua jawaban salah

 

 

 

  1. Berikut pernyataan yang benar tentang jenis BIOS adalah: (KUK 3.2)
    1. Erasable PROM termasuk jenis ROM BIOS
    2. Cara penulisan mask rom adalah dengan PROM Writer
    3. Mask ROM termasuk jenis Flash BIOS
    4. Semua jawaban benar
  1. Setting utiliti “wait state” bertujuan untuk: (KUK 3.4)
    1. Mengkoordinasi aliran data antara RAM dan CPU
    2. Mengkoordinasi aliran data antara Prosesor dan CPU
    3. Mengkoordinasi aliran data antara RAM dan Hardisk
    4. Mengkoordinasi aliran data antara RAM dan BIOS

 

  1. Perbedaan memori dengan prosesor adalah: (KUK 2.2)
    1. Memori mempengaruhi kecepatan kerja, sedangkan prosesor mempengaruhi berapa besar data yang diolah oleh komputer
    2. Semakin tinggi kecepatan prosesor akan semakin tinggi kecepatan kerja, sedangkan semakin tinggi memori akan semakin besar data yang dapat diolah oleh komputer

c.Prosesor adalah otak dari computer sedangkan memori adalah ruang pengolahan datanya

  1. Jawaban B dan C benar

 

  1. Utiliti setup menyimpan settingnya di chip clock/calendar dan disebut sebagai: (KUK 2.5)
    1. Program Setup CMOS
    2. BIOS Setup
    3. Wait state
    4. CMOS

 

  1. Jika boot block mendeteksi bahwa BIOS ternyata rusak, maka boot block akan meminta pengguna untuk melakukan pemrograman BIOS kembali dengan menggunakan: (KUK 2.6)
    1. BIOS cadangan
    2. Flash memory programmer
    3. Image BIOS yang sama
    4. Jawaban B dan C benar

 

Perhatikan gambar di bawah ini untuk menjawab pertanyaan nomor 21 :

  1. Gambar di atas adalah cara untuk: (KUK 2.6)
    1. Memasang casing komputer
    2. Menghindari listrik statis
    3. Memasang motherboard
    4. Memasang memori komputer

 

 

 

 

 

Gambar di bawah ini adalah untuk pertanyaan nomor 22:

 

  1. Gambar di atas adalah salah satu panduan pemasangan: (KUK 2.3)

a. Heatsink

b. Motherboard

c. Memory card

d. VGA

  1. Socket manakah yang berikut ini digunakan untuk prosesor AMD: (KUK 2.4)
    1. Opetron
    2. Intel Pentium 4
  2. Intel Celeron
  3. Intel Core 2

 

 

 

  1. Cara penulisan Erasable PROM adalah dengan menggunakan: (KUK 3.2)
    1. Photolithography
    2. PROM Writer
    3. EPROM/PROM Writer
    4. EEPROM/EPROM/PROM Writer

 

  1. Yang bukan termasuk jenis-jenis motherboard adalah: (KUK 1.2)
    1. Micro ATX
    2. Flash ATX
    3. ATX
    4. uATX

 

 

 

 

3.2 Tugas Unjuk Kerja (Bobot 50)

Kerjakanlah soal berikut dengan seksama!

 

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini :

  1. Sebutkan langkah-langkah pemasangan heatsink. (KUK 2.6)

 

 

  1. Sebutkan cara mencegah terjadinya listrik statis. (KUK 4.6)

 

 

  1. Sebutkan cara memasang memori jenis DIM dan RIMM. (KUK 4.7)

 

 

  1. Sebutkan cara pemasangan Motherboard (KUK 5.4)

 

 

~-^- Selamat Mengerjakan -^-~

 

3.3 Daftar Cek Unjuk Kerja

Demonstrasikan validitas perencanaan berkaitan komponen standar kompetensi

 

Kode unit

: TIK.CS02.036.01

Judul Unit

: Melakukan Upgrade Hardware

Nomor Elemen

Ya

Tidak

KUK

Ya

Tidak

1 Mengidentifikasi komponen hardware yang bisa di-upgrade     1.1     Identifikasi dan catat semua komponen yang mungkin di-upgrade

 

      1.2 Identifikasi dan catat alternatif-alternatif upgrade komponen yang ada di pasaran

 

      1.3  Pemeriksaan status/log sheet/history komponen yang telah di-upgrade sebelumnya (jika ada)

 

2 Meng-upgrade Prosesor     2.1 Alasan-alasan upgrading prosesor baik dari aspek kinerja teknis maupun aspek ekonomis dapat diidentifikasi

 

      2.2 Jenis socket atau slot prosesor di motherboard diidentifikasi

 

      2.3 Jenis heatsink yang sesuai dengan jenis prosesor diidentifikasi

 

      2.4 Alternatif jenis prosesor yang bisa dipakai untuk di-upgrade ditentukan sesuai dengan jenis socket-nya

 

      2.5 Prosesor yang di-upgrade dipasang dengan benar

 

      2.6 Heatsink dapat dipasang dengan benar dan optimum, baik dengan menggunakan fan dengan arah pendinginan yang tepat dan pemakaian bahan interface thermal yang ditempatkan di antara prosesor dan heatsink

 

      2.7 Dokumentasi upgrading Prosesor dapat dilakukan dengan baik

 

3 Meng-upgrade BIOS     3.1 Alasan-alasan upgrading BIOS dapat diidentifikasi dengan baik

 

      3.2 Jenis ROM BIOS yang sesuai dengan motherboard dan prosesor terpasang dapat diidentifikasikan

 

      3.3 Alat bantu pemasangan ROM BIOS dapat diidentifikasikan

 

      3.4 Utility untuk memeriksa kompatibilitas dengan fitur-fitur BIOS terkenal diidentifikasi

 

      3.5 Lokasi download BIOS yang sudah di-update dari manufaktur motherboard dapat diidentifikasi

 

      3.6 Cara me-load program BIOS sesuai jenis flash ROM-nya diidentifikasi

 

      3.7 Setting BIOS sesuai dengan konfigurasi hardware-nya dapat dilakukan baik secara otomatis mau pun manual

 

      3.8 Dokumentasi upgrade BIOS dapat dilakukan dengan rapi

 

4 Meng-upgrade RAM     4.1 Alasan teknis dan ekonomis upgrading RAM dapat dijelaskan

 

      4.2 Jenis socket RAM yang ada di motherboard dapat diidentifikasi

 

      4.3 Maksimum memori yang bisa dipasang diidentifikasi

 

      4.4 Kesesuaian troughput bus memori dan bus prosesor (yang ditentukan oleh bus width dan bus speed) dapat diindentifikasi

 

      4.5 Alat untuk mengganti RAM diidentifikasi

 

      4.6 Pemasangan RAM dapat menghindari terjadinya listrik statis

 

      4.7 Modul memori dapat didudukkan dengan tepat

 

      4.8 Setting konfigurasi memori dapat disesuaikan dengan setup BIOS

 

      4.9 Dokumentasi upgrade RAM dapat dilakukan dengan rapi

 

5 Meng-upgrade Motherboard     5.1 Alasan-alasan upgrading motherboard baik dari aspek kinerja teknis mau pun aspek ekonomis dapat diidentifikasi

 

      5.2 Jenis motherboard, yang kompatibel dengan form factor motherboard sebelumnya dan sesuai dengan chasing yang ada diidentifikasi

 

      5.3 Alat-alat untuk upgrade motherboard diidentifikasi

 

      5.4 Semua periferal yang ada dapat dipasang dengan baik

 

      5.5 Fungsi sistem komputer dapat yang berfungsi dengan baik dapat ditunjukkan

 

      5.6 Konflik resources (misalnya soundcard, modem, card jaringan, alat bantu video, adapter SCSI)  dapat diidentifikasi dan diselesaikan

 

      5.7 Dokumentasi upgrade motherboard dapat dilakukan dengan rapi

 

Kondisi Unjuk Kerja

Penunjang Ketrampilan dan Pengetahuan

Aspek – aspek penting dalam Pengujian

 

 

 

Testimoni

Advertisement
  1. Toko Kain Batik Cap Terbaik di Solo
  2. Toko Baju Batik Terbaik di Solo
  3. Aneka Kain Batik dengan Harga Murah
  4. Baju Batik Sarimbit Terbaik
  5. Dapatkan Kain Batik Berkualitas dengan Diskon 25%
  6. Aneka Baju Batik Seragam Kantor
  7. Pembuatan Seragam Batik Berlogo
slideseragambatik
Filed under : blog, tags: