Menu

Melakukan Perawatan Cpu TIK.CS02.032.01

Aug
10
2015
by : 2. Posted in : blog

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TELEMATIKA

SUB SEKTOR COMPUTER TECHNICAL SUPPORT

 

 

MELAKUKAN PERAWATAN CPU

TIK.CS02.032.01

 

 

 

 

 

 

 

 

BUKU INFORMASI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

 

DAFTAR ISI

 

 

 

 

DAFTAR ISI. 1

 

BAB I  PENGANTAR   3

1.1     Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi 3

1.2     Penjelasan Modul 3

1.2.1   Desain Modul 3

1.2.2   Isi Modul 4

1.2.3   Pelaksanaan Modul 4

1.3     Pengakuan Kompetensi Terkini 5

1.4     Pengertian Istilah-Istilah. 5

 

BAB II  STANDAR KOMPETENSI   7

2.1     Peta Paket Pelatihan. 7

2.2     Pengertian Unit Standar 7

2.3     Unit Kompetensi Yang Dipelajari 7

2.3.1   Kode dan Judul Unit 8

2.3.2   Deskripsi Unit 8

2.3.3   Elemen Kompetensi 8

2.3.4   Batasan Variabel 8

2.3.5   Panduan Penilaian. 9

2.3.6   Kompetensi Kunci 11

 

BAB III STRATEGI DAN METODE PELATIHAN   12

3.1     Strategi Pelatihan. 12

3.2     Metode Pelatihan. 13

 

BAB IV  MATERI UNIT KOMPETENSI   14

4.1     Tujuan Instruksional Umum.. 14

4.2     Tujuan Instruksional Khusus 14

4.3     Sekilas Tentang CPU. 15

4.4     Menyiapkan Peralatan Merawat CPU. 15

4.4.1   Peralatan Yang Dibutuhkan Untuk Merawat CPU. 15

4.4.2   Alat-Alat Pembuka Casing CPU. 16

4.5     Merawat Seluruh Komponen Dalam CPU. 17

4.5.1   Membersihkan Debu/Kotoran Pada Motherboard. 17

4.5.2   Mengidentifikasi Suhu Dalam CPU. 17

4.5.3   Pendingin Untuk Komponen (Prosesor) Yang Cepat Panas 18

4.5.4   Memeriksa dan Membersihkan Fan/Kipas 24

4.5.5   Mengidentifikasi Stabilizer 26

4.5.6   Memeriksa Posisi Sumber Magnet 27

4.6     Membuat Laporan Perawatan CPU. 27

4.6.1   Mencatat Hasil Perawatan Secara Berkala. 27

4.6.2   Kehandalan Komponen CPU Secara Keseluruhan. 28

 

BAB V  SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI   34

5.1     Sumber Daya Manusia. 34

5.2     Sumber-sumber Kepustakaan ( Buku Informasi ) 35

5.3     Daftar Peralatan dan Bahan yang Digunakan. 35

 

DAFTAR PUSTAKA. 36

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENGANTAR

 

 

 

 

1.1     Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi

  • Apakah pelatihan berdasarkan kompetensi?

Pelatihan berdasarkan kompetensi adalah pelatihan yang memperhatikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan di tempat kerja agar dapat melakukan pekerjaan dengan kompeten. Standar Kompetensi dijelaskan oleh Kriteria Unjuk Kerja (KUK).

 

  • Apakah artinya menjadi kompeten ditempat kerja?

Jika Anda kompeten dalam pekerjaan tertentu, Anda memiliki seluruh keterampilan, pengetahuan dan sikap yang perlu untuk ditampilkan secara efektif ditempat kerja, sesuai dengan standar yang telah disetujui.

 

 

1.2     Penjelasan Modul

Modul ini dikonsep agar dapat digunakan pada proses Pelatihan Konvensional/Klasikal dan Pelatihan Individual/Mandiri. Yang dimaksud dengan Pelatihan Konvensional/Klasikal, yaitu pelatihan yang dilakukan dengan melibatkan bantuan seorang pembimbing atau guru seperti proses belajar mengajar sebagaimana biasanya dimana materi hampir sepenuhnya dijelaskan dan disampaikan pelatih/pembimbing yang bersangkutan.

 

Sedangkan yang dimaksud dengan Pelatihan Mandiri/Individual adalah pelatihan yang dilakukan secara mandiri oleh peserta sendiri berdasarkan materi dan sumber-sumber informasi dan pengetahuan yang bersangkutan. Pelatihan mandiri cenderung lebih menekankan pada kemauan belajar peserta itu sendiri. Singkatnya pelatihan ini dilaksanakan peserta dengan menambahkan unsur-unsur atau sumber-sumber yang diperlukan baik dengan usahanya sendiri maupun melalui bantuan dari pelatih.

 

 

1.2.1      Desain Modul

Modul ini dirancang untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual/mandiri :

  • Pelatihan klasikal adalah pelatihan yang disampaikan oleh seorang pelatih.
  • Pelatihan individual/mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur/sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih.

 

 

1.2.2      Isi Modul

Buku Informasi

Buku informasi ini adalah sumber pelatihan untuk pelatih maupun peserta pelatihan.

 

Buku Kerja

Buku kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktik baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan Individual / mandiri.

 

Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi:

  • Kegiatan-kegiatan yang akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi.
  • Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktik kerja.

 

Buku Penilaian

Buku penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi:

  • Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan.
  • Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Sumber-sumber yang digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan.
  • Semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja.
  • Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktik.
  • Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan.

 

 

1.2.3      Pelaksanaan Modul

Pada pelatihan klasikal, pelatih akan:

-    Menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan.

-    Menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan.

-    Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan.

-    Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban / tanggapan dan menuliskan hasil tugas praktiknya pada Buku Kerja.

 

Pada Pelatihan individual / mandiri, peserta pelatihan akan:

- Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan.

- Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada buku Kerja.

- Memberikan jawaban pada Buku Kerja.

- Mengisikan hasil tugas praktik pada Buku Kerja.

- Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh pelatih.

 

 

1.3     Pengakuan Kompetensi Terkini

  • Apakah Pengakuan Kompetensi Terkini (Recognition of Current Competency)?

Jika Anda telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk elemen unit kompetensi tertentu, Anda dapat mengajukan pengakuan kompetensi terkini (RCC). Berarti Anda tidak akan dipersyaratkan untuk belajar kembali.

 

  • Anda mungkin sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan, karena Anda telah :
  1. Bekerja dalam suatu pekerjaan yang memerlukan suatu pengetahuan dan keterampilan yang sama atau
  2. Berpartisipasi dalam pelatihan yang mempelajari kompetensi yang sama atau
  3. Mempunyai pengalaman lainnya yang mengajarkan pengetahuan dan keterampilan yang sama.

 

 

1.4     Pengertian Istilah-Istilah

Profesi

Profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang menuntut sikap, pengetahuan serta keterampilan/keahlian kerja tertentu yang diperoleh dari proses pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja atau penguasaan sekumpulan kompetensi tertentu yang dituntut oleh suatu pekerjaan/jabatan.

 

Standardisasi

Standardisasi adalah proses merumuskan, menetapkan serta menerapkan suatu standar tertentu.

 

Penilaian / Uji Kompetensi

Penilaian atau Uji Kompetensi adalah proses pengumpulan bukti melalui perencanaan, pelaksanaan dan peninjauan ulang (review) penilaian serta keputusan mengenai apakah kompetensi sudah tercapai dengan membandingkan bukti-bukti yang dikumpulkan terhadap standar yang dipersyaratkan.

 

Pelatihan

Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu dimana materi, metode dan fasilitas pelatihan serta lingkungan belajar yang ada terfokus kepada pencapaian unjuk kerja pada kompetensi yang dipelajari.

 

Kompetensi

Kompetensi adalah kemampuan seseorang untuk menunjukkan aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan serta penerapan dari ketiga aspek tersebut ditempat kerja untuk mencapai unjuk kerja yang ditetapkan.

 

Sertifikasi Kompetensi

Adalah proses penerbitan sertifikat kompetensi melalui proses penilaian / uji kompetensi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

STANDAR KOMPETENSI

 

 

 

2.1     Peta Paket Pelatihan

Modul yang sedang Anda pelajari ini adalah untuk mencapai satu unit kompetensi, yang termasuk dalam satu paket pelatihan, yang terdiri atas unit-unit kompetensi berikut:

  1. a.    TIK.CS02.032.01 Melakukan Perawatan CPU

b.    TIK.CS02.012.01 Memasang Prosesor

 

 

2.2     Pengertian Unit Standar

Apakah Standar Kompetensi? Setiap Standar Kompetensi menentukan :

  1. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai kompetensi.
  2. Standar yang diperlukan untuk mendemonstrasikan kompetensi.
  3. Kondisi dimana kompetensi dicapai.

 

Di dalam unit kompetensi ini, Anda akan mempelajari bagaimana cara melakukan perawatan CPU.

 

Sistem pelatihan berbasis kompetensi terfokus pada pencapaian kompetensi, bukan pada lamanya waktu. Namun, diharapkan pelatihan ini dapat dilaksanakan dan dicapai dalam jangka waktu tidak lebih dari seminggu, tiga sampai lima hari. Pelatihan ini diperuntukkan khusus bagi para technical support, walaupun tidak menutup kemungkinan bagi semua orang yang terlibat dalam penggunaan komputer.

 

Jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama, Pelatih Anda akan mengatur rencana pelatihan dengan Anda. Rencana ini akan memberikan Anda kesempatan kembali untuk meningkatkan tingkat kompetensi Anda sesuai dengan tingkat yang diperlukan. Jumlah maksimum usaha/kesempatan yang disarankan adalah 3 (tiga) kali.

 

 

2.3     Unit Kompetensi Yang Dipelajari

Dalam sistem pelatihan, Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan  untuk dapat :

  1. Mengidentifikasikan alat-alat apa saja yang dibutuhkan dalam merawat CPU.
  2. Memahami bagaimana cara merawat CPU yang benar.
  3. Menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan kriteria unjuk   kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

 

2.3.1      Kode dan Judul Unit

Kode Unit     : TIK.CS02.032.01

Judul Unit     : Melakukan Perawatan CPU

 

 

2.3.2      Deskripsi Unit

Unit kompetensi  ini berkaitan dengan melakukan perawatan harddisk yang terdiri dari komponen, menyiapkan perlatan merawat CPU, merawat seluruh komponen dalam CPU  dan membuat laporan perawatan CPU.

 

 

2.3.3      Elemen Kompetensi

Berikut adalah tabel yang menunjukkan kriteria unjuk kerja (KUK) untuk masing-masing elemen :

 

ELEMEN KOMPETENSI

KRITERIA UNJUK KERJA

01     Menyiapkan peralatan merawat CPU 1.1.  Peralatan yang dibutuhkan untuk perawatan CPU.

1.2.  Alat-alat pembuka casing CPU  disiapkan.

02     Merawat seluruh komponen dalam CPU 2.1.  Debu/kotoran yang melekat dalam motherboard dibersihkan dengan alat pembersih seperti kuas dan lain-lain.

2.2.  Suhu dalam CPU  diidentifikasi agar tidak panas.

2.3.  Bagian komponen yang cepat panas seperti processor  harus diberi pendingin yang cukup.

2.4.  Fan/Kipas dalam processor diperiksa agar tidak macet.

2.5.  Stabilizer sebagai pengatur stabilitas sumber tenaga diidentifikasi dengan baik.

2.6.  Peralatan sumber medan magnet diperiksa poisinya yang jauh dari peralatan yang sensitive kerusakan akibat magnet seperti harddisk, IC dan lain-lain.

03     Membuat laporan perawatan CPU 3.1.  Hasil perawatan secara berkala di catat.

3.2.  Kehandalan komponen secara keseluruhan, di dokumentasi.

 

 

2.3.4      Batasan Variabel

1.  Unit ini berlaku untuk seluruh sektor teknologi informasi dan komunikasi.

2.  Dalam melaksanakan unit kompetensi ini harus didukung dengan tersedianya:

2.1      Jenis komputer dan spesifikasi komputer.

2.2      Perangkat peripheral komputer.

2.3      Jumlah atau besar sistem.

2.4      Beban kerja tiap perangkat.

2.5      OS yang digunakan.

2.6      Tools yang digunakan.

3.  Rincian biaya meliputi:

3.1     Waktu pelaksanaan.

3.2     Peralatan.

3.3     Jumlah dan kualifikasi tenaga kerja yang digunakan.

3.4     Penyediaan barang yang dapat dikonsumsi.

4. Kemungkinan-kemungkinan itu meliputi:

4.1     Kesulitan teknis.

4.2     Pertimbangan hubungan industri.

4.3     Sakit/kecelakaan/kejadian-kejadian.

4.4     Hal-hal lain yang terkait dengan sektor.

5. Tenaga kerja yang relevan meliputi:

5.1     Teknisi Perakitan Komputer.

5.2     Teknisi Perawatan Komputer.

2.7      Teknisi Perbaikan Komputer.

 

 

2.3.5      Panduan Penilaian

Panduan penilaian terdiri dari :

  1. 1.     Pengetahuan dan keterampilan penunjang

Penilaian harus mencakup pembuktian berdasarkan pengetahuan dasar dan ketrampilan dalam bidang-bidang berikut:

1.1   Pengetahuan dasar

1.1.1    Hubungan komunikasi, meliputi koordinasi, layanan konsumen, negosiasi , laporan tertulis.

1.1.2        Konsultasi, meliputi konsultasi dengan tenaga kerja manusia, mendengarkan, menanyakan, meminta umpan balik, memberi informasi.

1.1.3    Managemen Proyek

1.2   Keterampilan dasar

1.2.1    Pengetahuan menyeluruh sektor industri.

1.2.2    Pemahaman dokumen secara akurat.

1.2.3    Format penyajian proposal/tender efektif yang tepat.

 

 

  1. 2.     Konteks penilaian

Penilaian mungkin terjadi pada pekerjaan, atau diluar pekerjaan atau suatu kombinasi dari keduanya. Penilaian diluar pekerjaan harus dilaksanakan dalam suatu lingkungan kerja yang disimulasikan mendekati pekerjaan yang semestinya.

Penilaian mungkin menggabungkan serangkaian metode untuk menilai kemampuan dan penerapan pengetahuan pendukung penting, dan mungkin mencakup:

2.1     Demontrasi praktis (pengamatan langsung harus terjadi lebih dari sekali untuk menentukan konsistensi kemampuan)

2.2     Studi kasus.

2.3     Contoh-contoh kerja atau kegiatan-kegiatan simulasi kerja.

2.4     Menanyakan secara lesan/interview.

2.5     Proyek/laporan/buku catatan kemajuan.

2.6     Laporan pihak ketiga dan prestasi otentik sebelumnya.

2.7     Bukti penilaian.

 

 

  1. 3.     Aspek penting penilaian

Unit kompetensi ini menerapkan serangkaian sektor-sektor. Fokus penilaian akan tergantung pada sektor industri. Penilaian harus dibuat untuk memenuhi kebutuhan sektor tertentu dimana kemampuan tertentu sedang dinilai. Penilaian ini sebaiknya tidak hanya ditujukan pada variabel-variabel , yang terkait dengan serangkaian variabel pernyataan, yang diterapkan pada konteks yang dipilih. Pembuktian berikut ini adalah penting dalam menentukan kompetensi pada unit ini:

3.1   Suatu proposal/tender produksi yang efektif, lengkap, dan disajikan dengan baik yang memenuhi semua spesifikasi laporan.

3.2   Proses pekerjaan yang sesuai untuk pengembangan proposal atau tender.

 

 

  1. 4.     Kaitan dengan unit-unit lainnya

4.1  Unit Kompetensi yang harus dikuasai sebelumnya:

4.1.1                            TIK.CS02.012.01    Memasang Prosesor

4.2   Pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan dalam unit ini perlu dilakukan dengan hati-hati. Untuk pelatihan pra-kejuruan umum, institusi harus menyediakan pelatihan yang mempertimbangkan serangkaian konteks industri seutuhnya tanpa bias terhadap sektor tertentu. Batasan variabel akan membantu dalam hal ini. Untuk sektor tertentu/ khusus, pelatihan harus disesuaikan agar dapat memenuhi kebutuhan sektor tersebut.

 

 

 

2.3.6      Kompetensi Kunci

 

NO KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI TINGKAT

1

Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi

3

2

Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi

3

3

Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas

3

4

Bekerja dengan orang lain dan kelompok

3

5

Menggunakan ide-ide dan tehnik matematika

2

6

Memecahkan masalah

2

7

Menggunakan teknologi

2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN

 

 

 

3.1     Strategi Pelatihan

 

Belajar dalam suatu sistem Berdasarkan Kompetensi berbeda dengan yang sedang “diajarkan” di kelas oleh Pelatih. Pada sistem ini Anda akan bertanggung jawab terhadap belajar Anda sendiri, artinya bahwa Anda perlu merencanakan belajar Anda dengan Pelatih dan kemudian melaksanakannya dengan tekun sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

 

Persiapan/perencanaan

  1. Membaca bahan/materi yang telah diidentifikasi dalam setiap tahap belajar dengan tujuan mendapatkan tinjauan umum mengenai isi proses belajar Anda.
  2. Membuat catatan terhadap apa yang telah dibaca.
  3. Memikirkan bagaimana pengetahuan baru yang diperoleh berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah Anda miliki.
  4. Merencanakan aplikasi praktik pengetahuan dan keterampilan Anda.

 

Permulaan dari proses pembelajaran

  1. Mencoba mengerjakan seluruh pertanyaan dan tugas praktik yang terdapat pada tahap belajar.
  2. Merevisi dan meninjau materi belajar agar dapat menggabungkan pengetahuan Anda.

 

Pengamatan terhadap tugas praktik

  1. Mengamati keterampilan praktik yang didemonstrasikan oleh Pelatih atau orang yang telah berpengalaman lainnya.
  2. Mengajukan pertanyaan kepada Pelatih tentang konsep sulit yang Anda temukan.

 

Implementasi

  1. Menerapkan pelatihan kerja yang aman.
  2. Mengamati indikator kemajuan personal melalui kegiatan praktik.
  3. Mempraktikkan keterampilan baru yang telah Anda peroleh.

 

Penilaian

Melaksanakan tugas penilaian untuk penyelesaian belajar Anda.

 

 

 

 

 

3.2     Metode Pelatihan

 

Terdapat tiga prinsip metode belajar yang dapat digunakan. Dalam beberapa kasus, kombinasi metode belajar mungkin dapat digunakan.

 

Belajar secara mandiri

Belajar secara mandiri membolehkan Anda untuk belajar secara individual, sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing. Meskipun proses belajar dilaksanakan secara bebas, Anda disarankan untuk menemui Pelatih setiap saat untuk mengkonfirmasikan kemajuan dan mengatasi kesulitan belajar.

 

Belajar Berkelompok

Belajar berkelompok memungkinkan peserta untuk dating bersama secara teratur dan berpartisipasi dalam sesi belajar berkelompok. Walaupun proses belajar memiliki prinsip sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing, sesi kelompok memberikan interaksi antar peserta, Pelatih dan pakar/ahli dari tempat kerja.

 

Belajar terstruktur

Belajar terstruktur meliputi sesi pertemuan kelas secara formal yang dilaksanakan oleh Pelatih atau ahli lainnya. Sesi belajar ini umumnya mencakup topik tertentu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB IV

MATERI UNIT KOMPETENSI

 

 

 

 

4.1     Tujuan Instruksional Umum

  • Siswa mampu menceritakan dan menjelaska alat-alat apasaja yang dibutuhkan dalam merawat CPU.
  • Siswa dapat memahami bagaimana cara dalam merawat CPU.
  • Siswa dapat membuat laporan tentang perawatan CPU.

 

 

 

4.2     Tujuan Instruksional Khusus

  • Siswa dapat mengetahui Peralatan yang dibutuhkan untuk perawatan CPU.
  • Siswa dapat alat-alat apa saja yang dibutuhkan dalam membuka casing CPU.
  • Siswa dapat mengetahui cara untuk membersihkan debu serta kotoran lain yang ada pada motherboard.
  • Siswa dapat mengidentifikasikan suhu pada CPU agar tidak panas.
  • Siswa mampu mengetahui cara memerikasa fan/kipas dalam processor.
  • Siswa dapat melakukan pencatatan terhadap perawatan yang telah dilakukan.

 

 

 

4.3    Sekilas Tentang CPU

CPU singkatan dari central processing unit menunjuk ke bagian dari perangkat keras komputer yang memahami dan melaksanakan instruksi dan data yang terdapat dalam perangkat lunak. CPU  merupakan bagian yang terpenting dalam kinerja komputer, perawatan CPU harus dilakukan secara berkala agar CPU dapat bekerja dengan baik. Untungnya, dengan sedikit upaya dan tool yang tepat, pemeliharaan dan perbaikan PC menjadi mudah untuk kebanyakan orang. maka dari itu, sebelum kita melakukan perawatan lebih baik kita mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan.

 

 

4.4     Menyiapkan Peralatan Merawat CPU

4.4.1      Peralatan Yang Dibutuhkan Untuk Merawat CPU

Dengan biaya yang relatif murah, kita sudah dapat melalukakn perawatan terhadap CPU yang kita punya, alat-alat yang yang dibutuhkan antara lain :

  1. Obeng

Anda hanya butuh dua obeng kecil: satu dengan kepala pipih standar, dan yang satu lagi dengan kepala kembang. Biasanya kurang dari enam inci panjangnya — dan pastikan semuanya tidak bermagnet.

 

  1. Penjepit

Penjepit mungil dengan cengkeraman yang bagus tak ternilai harganya untuk memasang dan melepas jumper dan untuk mendapatkan kembali sekrup yang hilang. Penjepit dengan ujung datar lebih berguna dibanding yang ujung runcing.

 

  1. Senter

Bahkan di ruangan yang terang-benderang, bisa saja sulit melihat kabel-kabel kecil dan konektor di bagian dalam casing PC Anda.

 

  1. Wadah komponen

Wadah kecil lebih disukai yang berpenutup, karena penting untuk menyimpan sekrup dan jumper. Cangkir plastik atau botol obat lama sudah memadai.

 

  1. Tang berujung runcing

Tang kecil berujung runcing berguna untuk merenggut bagian-bagian dan menekuk kawat dan potongan logam.

 

  1. Botol semprot

Jaga agar saluran ventilasi dan interior PC bebas debu untuk mencegah kelebihan panas. Sejauh ini botol semprot merupakan cara termudah untuk melakukannya. Botol semprot tersedia di banyak toko komputer dan elektronik.

 

g.   Peranti gelang antistatik

Satu sentakan listrik statik yang bergerak antara tubuh Anda dan PC dapat memanggang sirkuit mesin. Bila Anda menambah atau melepas hardware, atau melakukan pekerjaan apa pun di bagian dalam casing PC, kenakan peranti gelang antistatik. Salah satu ujung terhubung ke pergelangan Anda, dan ujung lainnya terhubung ke tanah. Ini tersedia di toko komputer dan elektronik dengan harga kurang dari US$ 10.

 

  1. Pengencang mur dan tool  khusus lain

Banyak kit tool  komputer mencakupkan pengencang mur, pelepas chip, dan tool khusus lainnya. Kami anggap hal ini merupakan pemerasan habis-habisan terhadap rata-rata pengguna sebab obeng dan penjepit sudah mencukupi untuk sebagian besar pekerjaan.

 

  1. Kuas

Kuas berguna untuk membersihkan debu-debu yang menempel, pilih kuas yang ga terlalu besar, inget jangan gunakan kuas bekas ngecat,karena bisa menyebabkan lecet pada komponen komputer lain.

 

  1. Buku-buku manual motherboard, dan hardware.

Buku-buku manual motherboard, dan hardware ini diperlukan sebagai panduan memasang kembali kabel-kabel dan cara sebagai petunjuk cara instalasi yang benar, sifatnya mutlak harus ada bagi mereka yang ga terbiasa membongkar pasang komputernya, sebab anda akan kesulitan tanpa panduan dari buku manual tersebut.

 

 

4.4.2      Alat-Alat Pembuka Casing CPU

  • Tang

Gunakanlah tang dengan ukuran kecil. Gunanya untuk membuka skrup atau mur yang terlalu kenang dan yang sulit dibuka dengan menggunakan obeng.

 

  • Obeng

Obeng dengan ujung minus (-) dan plus (+). Siapkan obeng dengan ukuran sedang dan kecil. Usahakan untuk menggunakan obeng yang memiliki daya magnetis untuk menjaga agar sekrup tidak terlepas dari ujung obeng tersebut.

 

  • Tang penjepit dengan ujung kecil, gunanya untuk melepas jumper atau mengambil sekrup kecil yang terlepas dari tempatnya.

 

4.5     Merawat Seluruh Komponen Dalam CPU

Perawatan CPU tidak hanya dilakukan pada bagian luar CPU nya saja, tetapi juga komponen dalam CPU, yang berisikan komponen-komponen penting. Berikut ini adalah hal yang dapat dilakukan dalam merawat seluruh komponen dalam CPU.

 

 

4.5.1      Membersihkan Debu/Kotoran Pada Motherboard

 

Pertama kita harus terlebih dahulu membuka casing CPU, lalu kita melepas motherboard dari dalam PC dengan menggunakan obeng. Debu dan kotoran yang menempel pada motherboard dapat kita bersihkan dengan menggunakan:

  1. kuas halus,
  2. semprotan angin,
  3. hair drier (tanpa panas),
  4. cottonbud
  5. atau vaccum cleaner.

 

Perlu diperhatikan bahwa kuas yang digunakan untuk membersihkan motherboard  jangan kuas yang kasar seperti kuas untuk mengecat karena bisa menyebabkan lecet pada komponen motherboard  lainnya.

 

 

4.5.2      Mengidentifikasi Suhu Dalam CPU

Suhu CPU pun harus diperhatikan, karena dapat menghambat proses kerja dan dapat memperpendek usia CPU, apalagi bagi penggila overclock  yang mengharuskan CPU harus terjaga suhunya dan membutuhkan pendingin ekstra. Suhu ruangan yang relatif panas, apalagi ditunjang dengan sirkulasi udara yang kurang baik pada casing dapat memperburuk keadaan. Ini dapat membuat suhu CPU terus meningkat, dan menyebabkan ketidakstabilan.

 

Ada beberapa alat yang daapt digunakan untuk mengidentifikasikan suhu pada CPU, antara lain:

  1. Tangan

Tangan merupakan alat yang paling murah karena tidak perlu mengeluarkan dana, namun karena alat ukur ini berdasarkan feeling (perasaan), jadi ketepatan jumlah suhu kurang akurat.

 

  1. Termometer digital.

 

 

 

Termometer digital  relatif agak mahal, namun bepara besar suhu yang di perlihatkan lebih akurat dari pada mengukur suhu dengan tangan.

 

  1. HDD Thermometer

 

 

 

  1. Dan ada beberapa software yang khusus untuk mengidentfikasikan suhu CPU, salah satunya adalah everest.

 

 

4.5.3      Pendingin Untuk Komponen (Prosesor) Yang Cepat Panas

Overheating adalah kenaikan temperatur yang terjadi pada processor kemungkinan terjadinya overheating, juga dapat disebabkan oleh:

  1. Fan untuk pendingin CPU macet, rusak.
  2. Fan menurun kecepatannya sampai di bawah 20% dari kecepatan standar sebelum benar benar rusak.
  3. Kecepatan fan yang menurun perlahan-lahan dan mencapai 50% di bawah standar sebelumnya.
  4. Terjadinya pergeseran heatsink dengan plate pendingin CPU atau  heatsink tidak menempel sempurna ke processor

 

Kemungkinan keempat, memang jarang terjadi dan hanya mereka yang suka membuka pasang heatsink kemungkinan hal ini bisa terjadi pergeseran heatsink. Temperature akan meningkat drastis dan menyebabkan komputer cepat hang dalam beberapa saat. Tetapi yang membahayakan adalah heatsink yang tidak sepenuhnya terlepas dan sulit sekali terditeksi sebelum CPU terjadi overheating dan akhirnya rusak.

 

Kemungkinan ketiga, umumnya amat sering karena kualitas fan yang asal-asalan dibeli dan tidak memeriksa terlebih dahulu. Kebanyakan hal ini dilakukan oleh penjual processor jenis OEM atau disebut Tray. Processor jenis ini umumnya mengunakan heatsink dan fan yang tidak standar, dan untuk menekan biaya penjualan mereka mengunakan fan  yang murah. Memang dalam waktu dekat tidak akan terlihat masalah pada temperature , tetapi bila komputer digunakan berjam-jam akan terlihat temperature meningkat walaupun tidak melebihi batas maksimum.

 

Kemungkinan kedua, masalah ini muncul dari masalah ketiga, karena temperature yang terus meningkat dari hari ke hari, panas yang dikeluarkan dari heatsink akan membuat fan menjadi rusak. Fan yang dibuat dari plastik dan motor elektrik memiliki batas toleransi terhadap panas. Dan bila mencapai 500C lama kelamaan koil akan melemah. Dapat juga terjadi karena debu yang tersedot ke dalam fan dan membuat fan menjadi berat, sehingga koil motor bekerja ekstra yang akhirnya melemah kemampuannya dan menurunkan kecepatannya sebelum fan menjadi rusak

 

Kemungkinan Pertama, ada dua penyebab dari kerusakan fan. Dari poin 2 dan 3 yang membuat fan benar-benar rusak dan membuat processor overheating. Fan tersebut mendadak rusak tetapi tidak diketahui kapan terjadi. Penyebab lain adalah dari umur fan itu sendiri, motor elektrik memiliki batas usia pemakaian sebelum motor tersebut rusak. Dan masalah ini terkadang sulit sekali diduga, karena memang membutuhkan waktu lama. Fan yang berkualitas memang memiliki umur panjang. Permasalahannya adalah kita tidak mengetahui fan mana yang memang benar benar aman digunakan.

 

 

Ada beberapa cara untuk pencegahan panas yang berlebih:

  • Membuat ventilasi tambahan pada casing. Saat ini sebagian besar produsen komputer (casing) telah mempersiapkan celah-celah tambahan jika casing yang dibuat oleh mereka akan dipakai pada overclock yang cukup radikal.

 

 

  • Memakai heatsink di atas standar, yaitu dengan mengganti heatsink yang ukurannya lebih besar. Bila suatu hari fan processor rusak, minimal dengan heatsink besar masih dapat mempertahankan temperature processor di tengah batas toleransi. Ketika fan rusak, maka heatsink besar akan menyebarkan panas keseluruhan casing dan panas tersebut akan mudah diketahui dari  luar dengan memegang casing yang memiliki udara panas tidak normal keluar dari casing dan fan power supply.

 

 

  • Membuat fan cadangan pada prosesor. Dengan double fan, maka prosesor akan bekerja lebih baik dan temperatur dari prosesor dapat ditekan seminimal mungkin.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Memberikan setting pada BIOS untuk menditeksi temperature yang melebihi standar. Aktifkan temperature warning dari BIOS dan set serendah mungkin. Untuk processor umumnya beroperasi baik pada maksimal temperature 450C maksimal dan processor akan terjadi malfunction pada temperature 500-900C. Temperature processor secara umum bekerja antara 280 – 450C tergantung jenis dan teknologi yang digunakan. Seperti Pentium III coopermine akan bekerja pada panas normal untuk processor antara 350-400C dengan maksimal 600C. Dengan mengaktifkan “Warning Temperature” pada BIOS, maka bila overheating, sistem hardware monitoring akan memberikan peringatan suara melalui speaker komputer. Setting “Temperature Warning” juga dapat di-setting pada software dari pembuat motherboard.

 

Setting CPU warning “Disable”

 

Setting CPU warning “Enable”

 

  • Menggunakan air sebagai pendingin processor (water cooler).

Beberapa alat yang dapat dipergunakan sebagai pendingin processor, antara lain :

  • WaterCooler Kit untuk Pentium IV
    • Space2000 SE+ Waterblock
    • Water Reservoir
    • 120mm Radiator
    • Socket A

 

  • Tubing, cutter and Quick Connect 90 degree fittings

 

Bagian-bagian dari waterblock :

  • Perangkat waterblock seperti terlihat gambar di bawah ini:

 

  • Terdiri dari dua bagian – atas dan bawah – yang digabungkan dengan sekrup.

 

 

  • Jika bagian atas dibuka (empat buah sekrup) akan terlihat bagian dalamnya seperti gambar di bawah ini:

 

  • Aliran air di desain: air dingin datang melalui lobang ditengah kits dan keluar melalui lobang satunya.

 

 

  • Socket A

Socket A, PIV 423 dan 462 termasuk bracket untuk pegangan waterblock.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • PIV brackets

digunakan untuk pegangan klem waterblock dan socket A pada processornya.

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar di bawah adalah komponen yang dirakit dengan benar

 

 

 

Jika processor yang digunakan produk AMD, maka menggunakan socket 462 seperti terlihat di gambar bawah ini :

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Pompa

 

Terdapat dua power, satu untuk pompa terdapat dua power sirkulasi air 120v dan 12v untuk relay pompa dan lampu. Cara kerjanya jika PC “dihidupkan” maka relay akan “menghidupkan” pompa juga, termasuk dua lampu kecil berwarna biru.

 

 

4.5.4      Memeriksa dan Membersihkan Fan/Kipas

Fan/kipas didalam processor harus diperhatikan juga, karena sering sekali masalah menyerang ke fan/kipas, seperti fan macet yang disebabkan oleh debu yang menempel atau pun kipas mati. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah diatas yaitu:

 

Langkah 1

 

Matikan PC, lalu bersihkan kipas PSU dari luar. Gunakan kuas untuk membersihkannya melalui lubang di belakang PC. Untuk hasil terbaik, gunakan vacuum cleaner atau penyemprot udara bertekanan. Setelah bersih, coba hidupkan lagi PC Anda.

 

 

 

 

Langkah 2

 

 

Apabila kipas mati atau macet, coba lepaskan kabel power dan kabel monitor dari PC.Buka case PC, lalu copot semua konektor power  yang tertancap ke motherboard dan ke komponen lain. Lepaskan baut yang mengaitkan PSU dengan case PC.

 

 

 

Langkah 3

 

 

Keluarkan PSU dari dudukannya di case PC dan pastikan tanganmu sigap menahannya agar tak jatuh

 

 

 

 

 

Langkah 4

 

 

Bongkar kotak atau case PSU. Gunakan obeng untuk membuka empat baut pengait yang ada di sisi atas case.

 

 

 

 

 

 

Langkah 5

 

Setelah terbuka, bersihkan debu yang menempel di papan sirkuit elektronik dan kipas dengan menggunakan vacuum cleaner  atau penyemprot udara bertekanan.

 

 

 

 

 

Langkah 6

 

Kalau Anda berniat mengganti kipas tersebut, lepaskan empat baut kipas PSU dengan menggunakan obeng, lalu copot kipas dari case PSU.

 

 

 

 

 

Langkah 7

 

Buka pula keempat baut pengunci sirkuit elektronik, lalu keluarkan dari case. Bersihkan debu yang masih menempel bila memang ada.

 

 

 

Langkah 8

 

Panaskan solder, lalu lelehkan timah di sisi bawah sirkuit tersebut, tepat pada kabel power kipas. Copot kedua kabel positif dan negatif dari lubang pada sirkuit. Solder kedua kabel kipas baru ke lubang tadi. Pastikan posisi kabel tidak terbalik.

 

 

 

Langkah 9

 

Pasang kembali sirkuit elektronik dan kipas ke tempatnya semula. Kunci dengan menggunakan baut, lalu kencangkan.

 

 

 

 

 

Langkah 10

 

Tutup case PSU dan kencangkan baut kecil di keempat sudutnya. Setelah selesai, pasang PSU ke case  PC dan hubungkan kembali konektor power  ke motherboard  dan komponen lain.

 

 

 

 

Yang perlu diperhatikan, jika kamu awam tentang elektronika, jangan sekali-kali membuka PSU adapter. Lebih baik beli kipas baru dan dan minta tolong teknisi komputer. Pilih kipas baru yang memiliki ukuran fisik sama dengan kipas lama PSU. Samakan pula tegangan (V) dan arusnya (A).

 

 

4.5.5      Mengidentifikasi Stabilizer

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pada dasarnya Stabilizer berfungsi untuk menstabilkan tegangan listrik yang masuk ke power supply komputer. Kita tidak mengetahui kalau tegangan listrik yang kita gunakan terkadang mengalami penurunan atau penaikan daya secara tiba-tiba, dengan menggunakan stabilizer hal tersebut dapat diantisipasi. Biasanya dalam stabilzer terdapat sikring, dan apabila tegangan yang masuk tiba-tiba mengalami kenaikan daya yang berlebihan biasanya sikring stabilizer akan putus sehingga komputer anda tetap terlindungi.

 

 

Jenis-jenis stabilizer :

1.  Menggunakan servo motor. Jenis penstabilan yang memakai motor servo didalam alat stabilizer ini, dimana motor akan berputar untuk mendapatkan tegangan yg stabil. Akibatnya, diperlukan waktu 2 s/d 5 detik sehingga mencapai kestabilan, dan tidak ada penyaring (filter) terhadap gangguan listrik (spikes, surge, sag, petir).

 

  1. Menggunakan Relay. Penstabilan listrik yang menggunakan beberapa relay bekerja bila tegangan listrik naik atau turun. Akibatnya reaksinya amat cepat, tapi range kestabilan yang kurang baik (+/- 5%). Jenis ini umumnya tidak dilengkapi dengan filter.

 

  1. Menggunakan sistim Digital control. Sistim ini menggabungkan penggunaan relay dan triac (sejenis transistor) untuk menstabilkan listrik. Sistim ini lebih canggih dibandingkan dengan sistem relay (b), dan juga dilengkapi dengan filter.

 

4.  Sistim Ferro-Resonant/ line conditioner. Sistim ferro resonant inilah yang paling handal. Untuk memberikan kestabilan pada beban, reaksi/responsenya sangat cepat, hanya perlu 0,04 detik saja. Lebih stabil dibanding jenis lainnya, dapat juga menyaring listrik lebih bagus dari model c, mengunakan trafo isolasi, dan kapasitor (utk meredam spikes, surge, sag, noise, dan spike dari petir). Oleh karena itu sering disebut juga sebagai Line Conditioner atau Power Conditioner. Kekurangannya adalah berat, dan bunyi kipas (digunakan untuk mengurangi panas)

 

 

4.5.6      Memeriksa Posisi Sumber Magnet

Saat kita melakukan melakukan perawatan pada CPU, ada baiknya jika kita tidak menaruh peralatan yang berasal dari besi seperti obeng, tang, penjepit, dan lain-lain agar komponen yang mempunyai medan magnet yang besar tidak terpengaruh.

 

 

4.6     Membuat Laporan Perawatan CPU

Setelah kita melakukan perawatan dan perbaikan, sebaiknya kita mencatat apa saja yang telah kita lakukan pada saat perawatan. Seperti mencatat alat apa saja yang perlu disiapkan untuk perawatan, alat apa saja yang dibutuhkan untuk membersihkan debu, dan alat apa saja yang diperlukan jika terjadi kerusakan pada CPU.

4.6.1      Mencatat Hasil Perawatan Secara Berkala

Hasil dari perawatan haruslah dicatat agar mempermudah kita untuk melakukan perawatan secara berkala, dan menentukan kapan waktu yang tepat untuk melakukan perawatan lagi.

 

Contohnya, mencatat kerusakan yang terjadi pada CPU, apakah ada komponen yang rusak atau tidak, jika ada sebaiknya diganti dengan yang baru, dan kita juga harus mencatat umur atau masa kegunaan dari komponen yang ada dalam CPU agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah yang disebabkan karena menggunakan komponen yang sudah usang, sehingga CPU dapat bekerja secara maksimal dan tidak ada kendala lagi saat CPU bekerja.

 

 

4.6.2      Kehandalan Komponen CPU Secara Keseluruhan

Harddisk

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar diatas disebut dengan Harddisk drive (HDD). Alat ini merupakan tempat menyimpan data pada CPU. Jika hardisk dibuka, maka di dalamnya terlihat piringan logam sebagai tempat menulis data. Kecepatan putarannya bervariasi. Ada yang 5400 putaran per menit bahkan ada yang sampai 7200 putaran per menit. Kemampuan sebuah hardisk biasanya ditentukan oleh banyaknya data yang bisa disimpan. Besarnya bervariasi, ada yang 1,2 Gigabyte (GB) hingga 80 GB. Satu GB sama dengan 1000 Megabyte, sedangkan 1 Megabyte sama dengan 1000 Kilobyte. Sangat besar kan? Kita bisa menyimpan semua data kita pada hardisk ini.

 

Floppy Disk Drive

Floppy disk drive adalah alat untuk membaca atau menulis pada sebuah disket.

 

Beberapa tahun lalu, masih banyak orang yang menggunakan floppy disk berukuran 5 1/4 inchi (disket besar), yang menyimpan data sebanyak 700 Kilobyte. Saat ini disket besar sudah digantikan dengan disket kecil yang berukuran (3 1/2 inchi) dengan kapasitas menyimpan data sebesar 1,4 Megabyte. Cara kerja floppy disk hampir sama dengan harddisk. Plat bundar berisi data dalam disket akan diputar oleh motor dalam floopy disk drive. Sebuah magnet akan membaca atau menulis data pada disket itu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

CD-ROM drive

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Fungsinya adalah untuk membaca data dari sebuah Compact Disc (CD). ROM adalah singkatan dari Read Only Memory yang artinya penyimpan data yang hanya bisa dibaca. Jadi CD-ROM hanya bisa digunakan untuk membaca data, tidak dapat digunakan untuk menyimpan data. Namun saat ini, ada alat serupa yang dapat digunakan untuk menulis / menyimpan data ke sebuah CD. Namanya CD-RW (CD Read and Write atau CD baca dan tulis).

 

Cara kerja CD-ROM maupun CD-RW sama dengan cara kerja harddisk atau floppy disk drive. Bedanya, bagian yang diputar adalah kepingan CD. Alat pembacanya juga bukan head magnet tetapi sinar laser yang berkekuatan kecil.

 

 

 

 

Prosesor

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Prosesor berfungsi untuk memproses semua perhitungan yang harus dilakukan oleh komputer. Kekuatan prosesor diukur dari frekuensinya, seperti 550 MHz (Mega Hertz) sampai saat ini sudah ada yang mencapai 1,4 GHz (Giga Hertz).

 

Jika komputer dihidupkan, maka prosesor akan langsung bekerja dan cepat naik suhunya. Oleh karena itu setiap prosesor saat ini sudah dilengkapi dengan besi penyalur panas (heat sink) dan kipas pendingin. Saat ini prosesor yang banyak digunakan adalah Intel, AMD dan IBM.

 

Memori

 

 

 

 

 

 

 

 

Memori dikenal juga dengan sebutan RAM (Random Acces Memory). Gunanya adalah untuk penyimpanan data sementara sewaktu digunakan oleh prosesor. Jika komputer di matikan, maka data di RAM akan hilang. Kecepatan membaca data RAM ini lebih cepat jika dibandingkan dengan Harddisk.

 

3 Level hirarki memori:

  • Register di CPU, berada di level teratas. Informasi yang berada di register dapat diakses dalam satu clock cycle CPU.
  • Primary Memory (executable memory), berada di level tengah. Contohnya, RAM.

 

Primary Memory diukur dengan satu byte dalam satu waktu, secara relatif dapat diakses dengan cepat, dan bersifat volatile (informasi bisa hilang ketika komputer dimatikan). CPU mengakses memori ini dengan instruksi single load dan store dalam beberapa clock cycle.

  • Secondary Memory, berada di level bawah. Contohnya, disk atau tape. Secondary Memory diukur sebagai kumpulan dari bytes (block of bytes), waktu aksesnya lambat, dan bersifat non-volatile (informasi tetap tersimpan ketika komputer dimatikan). Memori ini diterapkan di storage device, jadi akses meliputi aksi oleh driver dan physical device.

 

Kartu Grafis (VGA Card)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kartu VGA (Video Graphic Adapter) berguna untuk menerjemahkan output (keluaran) komputer ke monitor. Untuk menggambar / design graphic ataupun untuk bermain game, kita perlu VGA yang tinggi kekuatannya. Saat ini ada VGA dengan memori 16, 32 hingga 128 Megabyte. Jenisnya yang terkenal adalah GeForce buatan perusahaan Nvidia.

 

Kartu Suara (Soundcard)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Perangkat ini berguna untuk mengeluarkan suara. Kalau kita sedang mendengar musik ataupun bermain game, perangkat ini sangat bermanfaat. Suaranya bisa stereo, surround (berputar) bahkan suara 3 dimensi, sehingga kita seolah-olah berada ditempat kejadian. Tetapi perangkat ini kurang lengkap jika tidak ada speaker.

 

Karena itu kita perlu menghubungkan speaker dengan soundcard yang telah terpasang dengan sebuah kabel yang disambung langsung ke soundcard.

 

Motherboard

 

 

 

Motherboard atau disebut juga dengan Papan Induk berfungsi untuk tempat semua alat utama CPU yang telah disebutkan di atas. Bentuk motherboard seperti sebuah papan sirkuit elektronik. Motherboard merupakan tempat berlalu lalangnya data. Motherboard menghubungkan semua peralatan komputer dan membuatnya bekerja sama sehingga komputer berjalan dengan lancar.

 

Kualitas motherboard sangat berpengaruh pada kemampuan dukungan terhadap jenis dan kapasitas komponen lainnya serta batas kemampuan upgrade. Spesifikasi yang harus diperhatikan pada motherboard adalah:

•    Jenis Slot/ Socket Prosessor,

Jenis konektor prosessor (slot/socket) menentukan jenis prosessor yang dapat digunakan dan batasan upgrade dari prosessor. Contoh Socket 478 dapat dipakai untuk semua prosessor kelas Pentium 4 dan Celeron 4 dengan FSB 400, 533 dan 800 Mhz.

 

•    Chipset motherboard

Pilih motherboard dengan chipset terbaru yang mendukung memori SDRAM DIMM atau RDRAM RIMM, AGP slot 4X minimal dan harddisk ATA 100 minimal.

 

 

•    Jenis dan kapasitas slot memory

Slot jenis DDR DIMM atau RIMM adalan pilihan yang terbaik karena mendukung kapasitas memori lebih besar. Untuk kecepatan, memori terbaik adalah DDR SDRAM atau RDRAM, tetapi RDRAM lebih mahal.

 

•    Slot ekspansi

Perhatikan jenis dan jumlah slot ekspansi  yang tersedia, seperti PCI bus minimal tipe 2.1, AGP bus 4 X support (minimum) dan ISA bus. Sesuaikan slot ekspansi dengan card adapter  yang akan dipasang. Sebaiknya masih tersisa slot kosong untuk memasang card adapter yang mungkin diperlukan.

 

•    Port I/O

Periksa jenis dan jumlah port I/O yang tersedia seperti USB, firewire, serial dan parallel port. Sesuaikan dengan kebutuhan piranti eksternal.

 

•    Feature

Motherboard berkualitas baik akan diilengkapi dengan feature Power Management ACPI untuk efisiensi penggunaan daya listrik dan PnP System (Plug and Play) yakni instalasi otomatis piranti eksternal.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB V

SUMBER – SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN

KOMPETENSI

 

 

 

5.1     Sumber Daya Manusia

Dalam proses pencapaian kompetensi sumber yang dapat diandalkan adalah sumber daya manusia. Sumber daya manusia yang dimaksud disiini adalah orang-orang yang dapat mendukung proses pencapaian kompetensi yang dimaksud, antara lain:

 

  • Pelatih

Pelatih Anda dipilih karena dia telah berpengalaman. Peran Pelatih adalah untuk:

  1. Membantu Anda untuk merencanakan proses belajar.
  2. Membimbing Anda melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
  3. Membantu Anda untuk memahami konsep dan praktik baru dan untuk menjawab pertanyaan Anda mengenai proses belajar Anda.
  4. Membantu Anda untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang Anda perlukan untuk belajar Anda.
  5. Mengorganisir kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
  6. Merencanakan seorang ahli dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan.

 

  • Penilai

Penilai Anda melaksanakan program pelatihan terstruktur untuk penilaian di tempat kerja. Penilai akan :

  1. Melaksanakan penilaian apabila Anda telah siap dan merencanakan proses belajar dan penilaian selanjutnya dengan Anda.
  2. Menjelaskan kepada Anda mengenai bagian yang perlu untuk diperbaiki dan merundingkan rencana pelatihan selanjutnya dengan Anda.
  3. Mencatat pencapaian / perolehan Anda.

 

  • Teman kerja/sesama peserta pelatihan

Teman kerja Anda/sesama peserta pelatihan juga merupakan sumber dukungan dan bantuan. Anda juga dapat mendiskusikan proses belajar dengan mereka. Pendekatan ini akan menjadi suatu yang berharga dalam membangun semangat tim dalam lingkungan belajar/kerja Anda dan dapat meningkatkan pengalaman belajar Anda.

 

 

 

 

5.2     Sumber-sumber Kepustakaan ( Buku Informasi )

Pengertian sumber-sumber adalah material yang menjadi pendukung proses pembelajaran ketika peserta pelatihan sedang menggunakan Pedoman Belajar ini.

Sumber-sumber tersebut dapat meliputi :

  1. Buku referensi (text book)/ buku manual servis
  2. Lembar kerja
  3. Diagram-diagram, gambar
  4. Contoh tugas kerja
  5. Rekaman dalam bentuk kaset, video, film dan lain-lain.

 

Ada beberapa sumber yang disebutkan dalam pedoman belajar ini untuk membantu peserta pelatihan mencapai unjuk kerja yang tercakup pada suatu unit kompetensi.

 

Prinsip-prinsip dalam CBT mendorong kefleksibilitasan dari penggunaan sumber-sumber yang terbaik dalam suatu unit kompetensi tertentu, dengan mengijinkan peserta untuk menggunakan sumber-sumber alternatif lain yang lebih baik atau jika ternyata sumber-sumber yang direkomendasikan dalam pedoman belajar ini tidak tersedia/tidak ada.

 

 

5.3     Daftar Peralatan dan Bahan yang Digunakan

 

  1. Judul/Nama Pelatihan        :    Melakukan Perawatan CPU
  2. Kode Program Pelatihan    :    TIK.CS02.032.01

 

NO

UNIT

KOMPETENSI

KODE UNIT

DAFTAR PERALATAN

DAFTAR BAHAN

KETERANGAN

1.

Melakukan Perawatan CPU

TIK.CS02.032.01

-  Seperangkat    komputer PC

-  Obeng

-  Tang

-  Kuas

-  Penjepit

 

-

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

 

 

Website

 

artikel lainnya Melakukan Perawatan Cpu TIK.CS02.032.01

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Monday 8 June 2015 | blog

Selamat datang di entrepreneur university para pengusaha sukses solo 28 november 2008 mental kaya mental miskin…

Monday 4 May 2015 | blog

Tas ultah terbaik | karakter kartun Bunda tas ultah kami ready stok jadi bisa krm Nomor…

Sunday 8 February 2015 | blog

YAYASAN PENDIDIKAN WARGA SURAKARTA SMA WARGA SURAKARTA UJIAN SEKOLAH ( US )               TAHUN PELAJARAN 2013 …

Saturday 31 January 2015 | blog

DAFTAR ISI   Halaman Judul……………………………………………………………………………………………………………….. i Daftar Isi …………………………………………………………………………………………………………. ii BAB I. MENGGUNAKAN MENU IKON  YANG…