Advertisement
loading...

 

 

Advertisement

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TELEMATIKA

SUB SEKTOR COMPUTER TECHNICAL SUPPORT

 

 

MELAKUKAN INSTALASI, PERAWATAN, DAN PERBAIKAN MENGGUNAKAN REMOTE ACCESS

TIK.CS03.001.01

 

 

 

BUKU INFORMASI

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

DAFTAR ISI

 

Halaman

Daftar Isi                                                                                                        1

 

BAB I       PENGANTAR                                                                                     4

1.1   Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi                                 4

1.2   Penjelasan Modul                                                                        4

1.2.1  Isi Modul                                                                          5

1.2.2  Pelaksanaan Modul                                                            6

1.3   Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)                                           6

1.4   Pengertian Istilah-istilah                                                             7

 

BAB II     STANDAR KOMPETENSI                                                                     9

2.1   Peta Paket Pelatihan                                                                   9

2.2   Pengertian Unit Standar                                                              9

2.3   Unit Kompetensi Yang Dipelajari                                                10

2.3.1  Kode dan Judul Unit                                                        10

2.3.2  Deskripsi Unit                                                                10

2.3.3  Elemen Kompetensi                                                        11

2.3.4  Batasan Variabel                                                             12

2.3.5  Panduan Penilaian                                                          12

2.3.6  Kompetensi Kunci                                                           14

 

BAB III    STRATEGI DAN METODE PELATIHAN                                                15

3.1   Strategi Pelatihan                                                                    15

3.2   Metode Pelatihan                                                                     16

 

 

 

BAB IV     MATERI UNIT KOMPETENSI                                                             17

4.1   Tujuan Instruksional Umum                                                       17

4.2   Tujuan Instruksional Khusus                                                      17

4.3   Sekilas Tentang Remote Access                                                 18

4.4   Cara Setting Remote Access                                                      23

4.5     Mengoperasikan Remote Access                                              26

4.5.1  Full Control                                                                 27

4.5.2  View                                                                           30

4.5.3                                                                                    Telnet 30

4.5.4                                                                                    File Transfer  31

4.5.5  Shut Down                                                                  36

4.5.5.1 Restart                                                              36

4.5.5.2 Shut Down                                                        37

4.5.5.3 Switch Off                                                          37

4.5.5.4 Log Off                                                              37

BAB V      SUMBER-SUMBER YANG DIGUNAKAN UNTUK MENCAPAI KOMPETENSI          38

5.1   Sumber Daya Manusia                                                               38

5.2   Literatur                                                                                  39

5.3   Lain-lain                                                                                  40

5.4  Daftar Peralatan dan Bahan                                                       41

 

DAFTAR PUSTAKA                                                                                         42

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENGANTAR

 

 

1.1.   Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi

Pelatihan berbasis kompetensi adalah pelatihan yang memperhatikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan di tempat kerja agar dapat melakukan pekerjaan secara kompeten. Lalu, apa arti kompeten di tempat kerja?

Jika Anda kompeten dalam pekerjaan tertentu, berarti Anda memiliki seluruh keterampilan, pengetahuan dan sikap yang perlu untuk ditampilkan secara efektif di tempat dimana Anda bekerja, sesuai dengan standar yang telah disetujui dan ditetapkan.

 

1.2.   Penjelasan Modul

Modul ini dikonsep agar dapat digunakan pada proses Pelatihan Konvensional/Klasikal dan Pelatihan Individual/Mandiri. Yang dimaksud dengan Pelatihan Konvensional/Klasikal, yaitu pelatihan yang dilakukan dengan melibatkan bantuan seorang pembimbing atau guru seperti proses belajar mengajar sebagaimana biasanya dimana materi hampir sepenuhnya dijelaskan dan disampaikan pelatih/pembimbing yang bersangkutan.

Sedangkan yang dimaksud dengan Pelatihan Mandiri/Individual adalah pelatihan yang dilakukan secara mandiri oleh peserta sendiri berdasarkan materi dan sumber-sumber informasi dan pengetahuan yang bersangkutan. Pelatihan mandiri cenderung lebih menekankan pada kemauan belajar peserta itu sendiri. Singkatnya pelatihan ini dilaksanakan pseserta dengan menambahkan unsur-unsur atau sumber-sumber yang diperlukan baik dengan usahanya sendiri maupun melalui bantuan dari pelatih.

 

 

1.2.1.           Isi Modul

Modul ini terdiri dari 3 bagian, antara lain sebagai berikut:

  1. Buku Informasi

Buku informasi merupakan sumber materi pelatihan bagi pelatih maupun pserta pelatihan.

  1. Buku Kerja

Buku kerja digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktik baik dalam Pelatihan Konvensional maupun Pelatihan Individual/Mandiri.

Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi:

-      Kegiatan-kegiatan yang akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami materi/informasi yang disajikan.

-      Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memantau pencapaian ketrampilan peserta pelatihan.

-      Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktik kerja.

  1. Buku Penilaian

Buku penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi :

-      Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan.

-      Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan.

-      Sumber-sumber yang digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan.

-      Semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja.

-      Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktik.

-      Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan.

 

1.2.2. Pelaksanaan Modul

Pada Pelatihan Klasikal/Konvensional, pelatih akan :

-      Menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan.

-      Menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan.

-      Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan.

-      Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban/ tanggapan dan menuliskan hasil tugas praktiknya pada Buku Kerja.

Pada Pelatihan Individual/Mandiri, peserta pelatihan akan :

-      Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan.

-      Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada buku Kerja.

-      Memberikan jawaban pada Buku Kerja.

-      Mengisikan hasil tugas praktik pada Buku Kerja.

-      Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh pelatih.

 

1.3.   Pengakuan Kompetensi Terkini

Pengakuan Kompetensi Terkini dikenal juga dengan RCC (Recognition of Current Competency). Jika Anda telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk elemen unit kompetensi tertentu, Anda dapat mengajukan pengakuan kompetensi terkini (RCC). Berarti Anda tidak akan dipersyaratkan untuk belajar kembali.

Anda mungkin sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan, karena Anda telah :

1       Bekerja dalam suatu pekerjaan yang memerlukan suatu pengetahuan dan keterampilan yang sama, atau

2       Berpartisipasi dalam pelatihan yang mempelajari kompetensi yang sama, atau

3       Mempunyai pengalaman lainnya yang mengajarkan pengetahuan dan keterampilan yang sama.

1.4.   Pengertian Istilah-istilah

Berikut adalah pengertian dari beberapa istilah yang digunakan dalam Pelatihan Berbasis Kompetensi, antara lain :

  1. Profesi

Profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang menuntut sikap, pengetahuan serta ketrampilan/keahlian kerja tertentu yang diperoleh dari proses pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja atau penguasaan sekumpulan kompetensi tertentu yang dituntut oleh suatu pekerjaan/jabatan.

  1. Standardisasi

Standardisasi adalah proses merumuskan, menetapkan serta menerapkan suatu standar tertentu.

  1. Penilaian / Uji Kompetensi

Penilaian atau Uji Kompetensi adalah proses pengumpulan bukti melalui perencanaan, pelaksanaan dan peninjauan ulang (review) penilaian serta keputusan mengenai apakah kompetensi sudah tercapai dengan membandingkan bukti-bukti yang dikumpulkan terhadap standar yang dipersyaratkan.

  1. Pelatihan

Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu dimana materi, metode dan fasilitas pelatihan serta lingkungan belajar yang ada terfokus kepada pencapaian unjuk kerja pada kompetensi yang dipelajari.

  1. Kompetensi

Kompetensi adalah kemampuan seseorang untuk menunjukkan aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan serta penerapan dari ketiga aspek tersebut ditempat kerja untuk mwncapai unjuk kerja yang ditetapkan.

  1. Standar Kompetensi

Standar kompetensi adalah standar yang ditampilkan dalam istilah-istilah hasil dsn memiliki format standar yang terdiri dari judul unit, deskripsi unit,

elemen kompetensi, kriteria unjuk kerja, ruang lingkup serta pedoman bukti.

  1. Sertifikat Kompetensi

Adalah pengakuan tertulis atas penguasaan suatu kompetensi tertentu kepada seseorang yang dinyatakan kompeten yang diberikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi.

  1. Sertifikasi Kompetensi

Adalah proses penerbitan sertifikat kompetensi melalui proses penilaian/uji kompetensi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

STANDAR KOMPETENSI

 

 

2.1                Peta Paket Pelatihan

Modul yang sedang Anda pelajari ini bertujuan untuk mencapai satu unit kompetensi. Adapun kompetensi ini termasuk dalam satu paket pelatihan, yang terdiri atas unit-unit kompetensi berikut:

  1. TIK.CS03.001.01     Melakukan instalasi, perawatan, dan perbaikan menggunakan Remote Access

 

2.2                Pengertian Unit Standar

Apakah Standar Kompetensi? Setiap Standar Kompetensi menentukan :

  1. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai kompetensi.
  2. Standar yang diperlukan untuk mendemonstrasikan kompetensi.
  3. Kondisi dimana kompetensi dicapai.

Di dalam unit kompetensi ini, Anda akan mempelajari cara melakukan instalasi, perawatan dan perbaikan menggunakan Remote Access.

Sistem pelatihan berbasis kompetensi terfokus pada pencapaian kompetensi, bukan pada lamanya waktu. Namun diharapkan pelatihan ini dapat dilaksanakan dan dicapai dalam jangka waktu tidak lebih dari seminggu, tiga sampai lima hari. Pelatihan ini diperuntukkan bagi semua pengguna terutama yang tugasnya berkaitan dengan instalasi, perawatan dan perbaikan menggunakan Remote Access pada jaringan seperti Network Administrator.

 

Jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama, Pelatih Anda akan mengatur rencana pelatihan dengan Anda. Rencana ini akan memberikan Anda kesempatan kembali untuk meningkatkan level kompetensi Anda sesuai dengan level yang diperlukan. Jumlah maksimum usaha/kesempatan yang disarankan adalah 3 (tiga) kali.

 

2.3                Unit Kompetensi Yang Dipelajari

Dalam sistem pelatihan, Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan untuk dapat :

  1. Mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
  2. Memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
  3. Menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan criteria unjuk   kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

2.3.1           Kode dan Judul Unit

Kode Unit     : TIK.CS03.001.01

Judul Unit     :  Melakukan instalasi, perawatan dan perbaikan menggunakan Remote Access

 

2.3.2           Deskripsi Unit

Unit ini akan menentukan kompetensi yang diperlukan untuk   mengoperasikan paket remote access. Kemampuan untuk menjalankan program remote access pada komputer client sebagai access jarak jauh. Serta melakukan perawatan dan perbaikan komputer sumber yang dimaksud lewat komputer client/komputer lain yang terkoneksi sesuai kebutuhan.

 

 

 

 

 

 

 

2.3.3           Elemen Kompetensi

 

ELEMEN KOMPETENSI

KRITERIA UNJUK KERJA

01  Menyiapkan instalasi paket Remote Access 1.1      Software installer remote access disiapkan.

 

1.2      Koneksi antar komputer yang akan dilakukan remote access disiapkan.

 

1.3      Instalasi software remote access dilakukan pada beberapa unit komputer yang terhubung.

 

02 Mengoperasikan paket remote access 2.1  Jalankan program remote access pada komputer Client sebagai access jarak jauh.

 

2.2  Pilih alamat komputer sumber yang akan dikendalikan lewat komputer client.

 

03 Melakukan instalasi, perawatan dan perbaikan 3.1  Pilih paket aplikasi untuk instalasi, perawatan dan perbaikan komputer yang ada sesuai dengan kebutuhan komputer sumber.

3.1     Lakukan perawatan dan perbaikan komputer sumber yang dimaksud lewat komputer client/komputer lain yang terkoneksi

 

3.2       Tutup program remote access pada komputer client jika instalasi, perawatan dan perbaikan komputetr sumber telah selesai.

2.3.4           Batasan Variabel

Batasan variabel unit kompetensi ini adalah sebagai berikut:

1       Unit ini berlaku untuk seluruh sektor teknologi informasi dan komunikasi.

2       Dalam melaksanakan unit kompetensi ini harus didukung dengan tersedianya:

2.1     Perangkat komputer yang telah siap dioperasikan beserta Instruction Manualnya.

2.2     Paket instalasi Software Aplikasi yang akan diinstalasi.

2.3     Installation Manual software tersebut.

2.4     SOP yang berlaku di perusahaan

2.5     Log Sheet atau report sheet yang ditetapkan oleh perusahaan

2.6     Peralatan dan instrumen yang terkait dengan pelaksanaan unit kompetensi ini.

 

2.3.5           Panduan Penilaian

Panduan penilaian terdiri dari :

  1. Pengetahuan dan keterampilan penunjang

Untuk mendemontrasikan kompetensi, diperlukan bukti keterampilan dan pengetahuan dibidang berikut  ini :

1.1 Pengetahuan dasar yang dibutuhkan :

1.1.1    Pengoperasian Komputer dan Internet.

1.1.2    Pengoperasian Sistem Operasi sesuai dengan Instruction Manual

1.1.3    On site training sesuai dengan perangkat lunak yang akan digunakan.

1.2 Ketrampilan dasar

1.2.1    Pengetahuan menyeluruh sektor industri

1.2.2    Pemahaman dokumen secara akurat

1.2.3    Pengamatan

  1. Konteks penilaian

Penilaian mungkin terjadi pada pekerjaan, atau diluar pekerjaan atau suatu kombinasi dari keduanya. Penilaian diluar pekerjaan harus dilaksanakan dalam  suatu lingkungan kerja yang disimulasikan  mendekati pekerjaan yang semestinya. Penilaian mungkin menggabungkan serangkaian metode untuk menilai kemampuan dan penerapan pengetahuan pendukung penting, dan mungkin mencakup:

2.1                 Demonstrasi praktis (pengamatan langsung harus terjadi lebih dari sekali untuk menentukan konsistensi kemampuan).

2.2                 Studi kasus

2.3                 Contoh-contoh kerja atau kegiatan-kegiatan simulasi kerja.

2.4                 Menanyakan secara lisan/interview.

2.5                 Proyek/laporan/buku catatan kemajuan.

2.6                 Laporan pihak ketiga dan prestasi otentik sebelumnya.

2.7                 Bukti penilaian.

 

  1. Aspek penting penilaian

Dalam melaksanakn penilaian pada unit kompetensi ini harus mempertimbangkan:

3.1   Kompetensi harus diujikan di tempat kerja atau di tempat lain secara simulasi dengan kondisi kerja sesuai dengan keadaan normal.

3.1   Pengetahuan yang dibutuhkan:

3.1.1    Pengoperasian komputer

3.1.2    Pengoperasian Sistem Operasi sesuai dengan Instruction Manual.

3.1.3    On site training sesuai dengan perangkat lunak yang akan diinstalasi.

  1. Kaitan dengan unit-unit lainnya

4.1 Unit ini didukung oleh  pengetahuan dan keterampilan dalam unit kompetensi yang berkaitan dengan:

4.1.1    TIK.CS03.02.01   Melakukan Setting untuk Optimasi Sistem.

4.2   Pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan dalam unit ini perlu dilakukan dengan hati-hati. Untuk pelatihan

pra kejuruan umum, institusi harus menyediakan pelatihan yang mempertimbangkan serangkaian konteks industri seutuhnya tanpa bias terhadap sektor tertentu. Batasan variabel akan membantu dalam hal ini. Untuk sektor tertentu/khusus, pelatihan harus disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan sektor tersebut.

 

2.3.6           Kompetensi Kunci

NO KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI TINGKAT

1

Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi

2

2

Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi

3

3

Merencanakan dan mengorganisir aktivitas-aktivitas

3

4

Bekerja dengan orang lain dan kelompok

3

5

Menggunakan ide-ide dan teknik matematika

3

6

Memecahkan masalah

3

7

Menggunakan teknologi

3

                                                      BAB III

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN

 

 

 

3.1.      Strategi Pelatihan        

Belajar dalam suatu Sistem Berbasis Kompetensi berbeda dengan yang sedang “diajarkan” di kelas oleh Pelatih. Pada sistem ini Anda akan bertanggung jawab terhadap belajar Anda sendiri, artinya bahwa Anda perlu merencanakan belajar Anda dengan Pelatih dan kemudian melaksanakannya dengan tekun sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

Persiapan/perencanaan

  1. Membaca bahan/materi yang telah diidentifikasi dalam setiap tahap belajar dengan tujuan mendapatkan tinjauan umum mengenai isi proses belajar Anda.
  2. Membuat catatan terhadap apa yang telah dibaca.
  3. Memikirkan bagaimana pengetahuan baru yang diperoleh berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah Anda miliki.
  4. Merencanakan aplikasi praktik pengetahuan dan keterampilan Anda.

Permulaan dari proses pembelajaran

  1. Mencoba mengerjakan seluruh pertanyaan dan tugas praktik yang terdapat pada tahap belajar.
  2. Merevisi dan meninjau materi belajar agar dapat menggabungkan pengetahuan Anda.

Pengamatan terhadap tugas praktik

  1. Mengamati keterampilan praktik yang didemonstrasikan oleh Pelatih atau orang yang telah berpengalaman lainnya.
  2. Mengajukan pertanyaan kepada Pelatih tentang konsep sulit yang Anda temukan.

 

 

Implementasi

  1. Menerapkan pelatihan kerja yang aman.
  2. Mengamati indikator kemajuan personal melalui kegiatan praktik.
  3. Mempraktikkan keterampilan baru yang telah Anda peroleh.

Penilaian

Melaksanakan tugas penilaian untuk penyelesaian belajar Anda.

 

3.2.      Metode Pelatihan         

Terdapat tiga prinsip metode belajar yang dapat digunakan. Dalam beberapa kasus, kombinasi metode belajar mungkin dapat digunakan.

Belajar secara mandiri

Belajar secara mandiri membolehkan Anda untuk belajar secara individual, sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing. Meskipun proses belajar dilaksanakan secara bebas, Anda disarankan untuk menemui Pelatih setiap saat untuk mengkonfirmasikan kemajuan dan mengatasi kesulitan belajar.

Belajar Berkelompok

Belajar berkelompok memungkinkan peserta untuk dating bersama secara teratur dan berpartisipasi dalam sesi belajar berkelompok. Walaupun proses belajar memiliki prinsip sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing, sesi kelompok memberikan interaksi antar peserta, Pelatih dan pakar/ahli dari tempat kerja.

Belajar terstruktur

Belajar terstruktur meliputi sesi pertemuan kelas secara formal yang dilaksanakan oleh Pelatih atau ahli lainnya. Sesi belajar ini umumnya mencakup topik tertentu.

 

 

 

 

 

BAB IV

MATERI UNIT KOMPETENSI

 

4.1        Tujuan Instruksional Umum

  • Siswa mampu mendefinisikan konsep remote access untuk komunikasi/access jarak jauh.
  • Siswa dapat melakukan instalasi software remote access, dalam hal ini perangkat lunak yang dipakai adalah Remote Administrator.
  • Siswa dapat mengoperasikan paket remote access
  • Siswa dapat melakukan perawatan maupun perbaikan menggunakan remote access ke komputer sumber yang membutuhkan perawatan maupun perbaikan.

 

4.2        Tujuan Instruksional Khusus

  • Siswa mengerti dan mampu menjelaskan apa yang dimaksud dengan konsep remote access
  • Siswa dapat menggolongkan komponen dari remote access
  • Siswa dapat menjelaskan komponen pembangun remote access
  • Siswa dapat melakukan instalasi software remote access.
  • Siswa dapat membuat setting akses secar a jarak jauh
  • Siswa dapat menggolongkan jenis-jenis mode dari remote access
  • Siswa dapat menjalankan software remote administrator sebagai realisasi pengertian atas konsep dan melakukan perawatan ataupun transfer file secara jarak jauh.
  • Siswa dapat melakukan atau menjalankan mode shut down dengan baik.

 

 

 

 

 

4.3        Sekilas Tentang Remote Access

Seperti yang telah dikemukakan sebelumnya, Remote Access sebenarnya adalah kemudahan untuk mengakses komputer, atau server secara jarak jauh melalui sambungan telepon, jaringan ataupun internet.

Software remote access server harus di instalasi di semua komputer yang akan dijadikan komputer remote/remote server. Sehingga User dari komputer lokal lain dapat mengakses dari jarak jauh (software viewer di komputer lokal juga harus terinstalasi untuk melakukan pengaksesan).

 

Penggunaan secara umum biasanya untuk:

l   Viewing

Mengamati kinerja komputer remote, penggunaan internet.

l   Shut Down

Mematikan komputer lewat jaringan

l   Modifying

Melakukan setting administrasi di komputer lain, menginstalasi program, dan mengatur user.

 

Ada beberapa keunggulan dari penggunaan remote access:

Bekerja secara mobile dengan akses jarak jauh, artinya user dapat melakukan pekerjaannya tanpa harus berada di lokasi pekerjaan/kantor tetapi serasa bekerja didepan komputer dikantor.

System administrator di kantor pusat dapat mengatur pekerjaannya di administrasi LAN/WAN tanpa harus menghabiskan waktu di jalan dengan harus mengunjungi kantor cabang.

Para Helpdesks dapat membantu customer dengan langsung mengajari lewat layar desktop customer itu sendiri.

Para pelajar bisa dibantu oleh gurunya yang melakukan akses remote ke komputer mereka untuk menyelesaikan soal-soal latihan.

 

Presenter/Marketing staff dapat melakukan presentasi ke customer diberbagai tempat pada saat yang bersamaan.

 

Remote access terdiri dari 2 pemahaman: kontrol dan transfer file atau pertukaran data.

 

Dalam hal ini ada tiga komponen yang membangun remote access itu sendiri (dimana telah menjadi 1 paket didalam software Remote Administrator.)

 

4.3.1   Remote Viewer

Remote viewer harus diinstalasi di komputer lokal yang akan digunakan untuk melakukan remote.

4.3.2   Remote Server

          Remote server harus diinstalasi di komputer remote (yang akan di akses secara jarak jauh)

4.3.3   File Transfer

Software Remote Administrator  menyediakan fasilitas transfer file dengan menggunakan konsep kompresi dan enkripsi  sehingga  file  yang dikirim tetap aman.

 

I.1     Software Installer remote access disiapkan

          Software yang kita akan pergunakan nanti adalah Remote Administration V

 

I.2    Koneksi antar komputer yang akan dilakukan remote access disiapkan.

Biasanya beberapa komputer (dalam hal ini satu komputer remote dan beberapa komputer lokal maupun sebaliknya) akan dikoneksi melalui internet. IP address komputer remote mesti diketahui. Ini menjadi kelemahan jika komputer remote menggunakan dial-up modem, karena biasanya koneksinya tidak konstan dan memiliki IP dynamic.

 

I.3    Instalasi software remote access dilakukan pada beberapa unit komputer yang terhubung

 

Untuk menginstal software Remote Administrator , siapkan CD Remote Administrator, Windows akan mendeteksi secara otomatis, sehingga akan ada layar yg muncul seperti:

 

Pilih Next

 

 

 

 

 

 

Pilih Next

 

Pilih Next

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pilih Next

 

 

 

 

 

Pilih Next

 

 

 

 

 

 

 

Instalasi telah selesai dilakukan.

 

II       MENGOPERASIKAN PAKET REMOTE ACCESS

4.4        Cara Setting Remote Access.

Setelah instalasi selesai, kita akan melakukan setting di remote server (komputer dikantor yang akan kita akses dari rumah).

Dari menu setting Remote Administrator server, pilih permission. Lakukan setting seperlunya

 

 

 

II.1    Jalankan program remote access pada komputer client sebagai access jarak jauh

Setelah setting server selesai, kita akan melakukan beberapa setting di komputer lokal (contohnya komputer dirumah), agar bisa mengakses ke komputer remote/remote server (contoh: komputer dikantor yang akan diakses dari rumah).

 

Isi password untuk akses ke remote server.

Buat koneksi baru dengan memilih New..

 

 

 

II.2 Pilih alamat komputer sumber yang akan dikendalikan lewat komputer client

Masukan nama dan alamat IP dari komputer remote yang akan diakses. Lalu klik OK.

 

 

 

 

New Connection telah selesai dibuat. Selanjutnya pilih di menu Mode untuk memilih jenis remote access yang akan di jalankan: Full control, View, Telnet, File Transfer, dan Shutdown.

 

Lebih detil tentang kelima mode ini akan di bahas pada 4.6 Mengoperasikan Remote Access.

 

 

4.5        Mengoperasikan remote access

 

Terdapat beberapa mode atau jenis akses yang dibutuhkan setiap kali kita melakukan remote access (klik 2 kali ikon komputer remote yang akan diakses):

4.5.1   Full Control

            Pilih mode ini untuk melakukan kontrol penuh atas komputer remote

Masukan password dari komputer remote yang akan di akses. (Note: di komputer remote/remote server telah di setting permission untuk komputer lokal untuk melakukan remote).

Setelah memasukan password untuk mengakses ke komputer remote,

 

 

 

 

 

Tampilan layar desktop dari komputer remote akan telihat di layar komputer lokal. Komputer remote dapat dioperasikan secara penuh seperti kita sedang duduk di depan komputer remote itu sendiri secara fisik.

 

            Dari keyboard, tekan Ctrl F12 untuk memilih tampilan layar

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Layar remote server dapat di adjust menjadi ukuran: Normal View, Full Screen, atau Stretch View (ukuran layar dapat di adjust sesuai keinginan user)

4.5.2   View

Pilihan ini hanya untuk mengamati komputer remote. Keyboard maupun mouse tidak berfungsi di mode ini.

 

 

4.5.3   Telnet

           

 

 

 

Pilihan telnet mode dapat dilakukan, jika remote server juga sedang dioperasikan oleh user di tempatnya. Selain agar tidak mengganggu kerja dari si user remote server, pilihan ini merespon operasi lebih cepat dibandingkan dengan ke empat pilihan mode yang lain, karena input maupun output data dalam bentuk command  text. Jadi, ditinjau dari segi traffic jauh lebih ekonomis.

 

III.     MELAKUKAN INSTALASI, PERAWATAN, DAN PERBAIKAN

         

4.5.4   File Transfer

Untuk melakukan pengiriman file dari komputer lokal ke komputer remote, atau sebaliknya. Bisa juga dipergunakan untuk mengirimkan file aplikasi dari komputer lokal ke komputer remote yang akan digunakan untuk instalasi di komputer remote. File akan dienkripsi dan dikompresi sebelum dikirim.

 

 

 

 

 

 

Pilih di komputer lokal letak file yang akan ditransfer. Lalu klik ikon copy di toolbar seperti contoh:

 

File bernama ‘Resize Your Picture 2.0’ dari E:\graphic di komputer lokal akan di transfer ke D:\temp di komputer remote:

 

 

 

 

 

 

File telah berhasil di transfer ke D:\temp di komputer remote

 

 

III. 1      Pilih paket aplikasi untuk instalasi, perawatan dan perbaikan komputer yang ada sesuai dengan kebutuhan komputer sumber.

Dari folder D:\temp komputer remote, user dapat melakukan instalasi file “Resize Your Picture 2.0’ yang telah dikirim tadi. User dapat mengikuti instruksi yang muncul pada saat instalasi. (Note: Untuk melakukan instalasi, pastikan jenis mode dalam keadaan Full Control. Jika tidak, user dapat melakukan Exit dari layar Remote

Administration, lalu melakukan koneksi kembali dengan memilih mode Full Control.

User dapat juga melakukan pembaharuan definisi antivirus, maupun perbaikan regional setting yang menyebabkan sebagian karakter di MS WORD tidak dapat di tampilkan.

 

III.2       Lakukan perawatan dan perbaikan komputer sumber yang dimaksud lewat komputer client/komputer lain yang terkoneksi.

 

User dapat melakukan pembaharuan definisi antivirus dalam mode Full Control dari komputer lokal, dengan memastikan komputer remote dalam keadaan terkoneksi ke internet. User dapat menjalankan pembaharuan definisi antivirus seperti yang biasa dijalankan di komputer lokal.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pilih Internet

 

 

 

 

 

 

 

User komputer lokal dapat melakukan perbaikan regional setting, jika ada setting yang bermasalah yang menyebabkan karakter-karakter di MS WORD tidak dapat ditampilkan dengan sempurna.

User dapat mengakses melalui Start > Setting > Control Panel > Regional Setting.

Pilih format yang benar, lalu pilih Apply.

III.3    Tutup program remote access pada komputer client jika instalasi, perawatan dan perbaikan komputer sumber telah selesai.

4.5.5   Shutdown.

Setelah selesai dengan keempat point pengoperasian diatas, jika user di komputer lokal telah selesai melakukan segala aktivitas perawatan ataupun perbaikan maupun aktivitas lainnya, maka user bisa melakukan Shut down atau mematiikan komputer remote/remote server dengan memilih mode ini.

 

Ada beberapa pilihan dalam shut down mode ini:

4.5.5.1      Restart.

Dengan memilih pilihan ini, user dapat melakukan restart/ boot ulang komputer remote dari layar komputer lokal.  Layar komputer remote akan di putus/hilang dari tampilan desktop komputer lokal. Akses ke komputer remote harus di connect lagi setelah memperhitungkan waktu restart dari komputer remote.(lihat 4.6 Mengoperasikan Remote Access)

4.5.5.2      Shut Down

Dengan memilih pilihan ini, user dapat mematikan komputer remote dari layar komputer lokal.  Layar komputer remote akan di putus/hilang dari tampilan desktop komputer lokal. User dapat mengakes ke komputer remote kembali kapan saja ke komputer remote dengan mengacu pada 4.6 Mengoperasikan Remote Access)

 

4.5.5.3      Switch Off

Fungsi ini hampir sama dengan Shut Down.

4.5.5.4      Log Off User.

User komputer lokal bisa me log off user yang ada di komputer remote dari layar remote komputer lokal. Sehingga user yang lain di komputer remote bisa menggunakan komputer remote tersebut.

Dengan memilih salah satu mode diatas, kita akan ditampilkan tampilan layar dengan fungsi yang berbeda-beda seperti yang diterangkan di lima point diatas (4.6.1 s/d 4.6.5)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB V

SUMBER – SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI

 

 

5.1        Sumber Daya Manusia

Dalam proses pencapaian kompetensi sumber yang dapat diandalkan adalah sumber daya manusia. Sumber daya manusia yang dimaksud disiini adalah orang-orang yang dapat mendukung proses pencapaian kompetensi yang dimaksud, antara lain:

  • Pembimbing

Pembimbing Anda merupakan orang yang dapat diandalkan karena beliau memiliki pengalaman. Peran Pembimbing adalah untuk :

  1. Membantu Anda untuk merencanakan proses belajar.
  2. Membimbing Anda melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
  3. Membantu Anda untuk memahami konsep dan praktik baru dan untuk menjawab pertanyaan Anda mengenai proses belajar Anda.
  4. Membantu Anda untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang Anda perlukan untuk belajar Anda.
  5. Mengorganisir kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
  6. Merencanakan seorang ahli dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan.
  • Penilai

Penilai Anda melaksanakan program pelatihan terstruktur untuk penilaian di tempat kerja. Penilai akan :

  1. Melaksanakan penilaian apabila Anda telah siap dan merencanakan proses belajar dan penilaian selanjutnya dengan Anda.
  2. Menjelaskan kepada Anda mengenai bagian yang perlu untuk diperbaiki dan merundingkan rencana pelatihan selanjutnya dengan Anda.
  3. Mencatat pencapaian / perolehan Anda.
  • Teman kerja/sesama peserta pelatihan

Teman kerja Anda/sesama peserta pelatihan juga merupakan sumber dukungan dan bantuan. Anda juga dapat mendiskusikan proses belajar dengan mereka. Pendekatan ini akan menjadi suatu yang berharga dalam membangun semangat tim dalam lingkungan belajar/kerja Anda dan dapat meningkatkan pengalaman belajar Anda.

 

5.2        Literatur

Disamping dengan belajar dengan orang-orang seperti yang disebutkan diatas, Anda tentu perlu juga terus menambah wawasan dan pengetahuan Anda dari sumber-sumber bacaan seperti buku-buku yang berkaitan dengan kompetensi yang Anda pilih, jurnal-jurnal, majalah, dan sebagainya.

Literatur dalam hal ini tentu bukan saja material berupa bacaan atau buku melainkan termasuk pula material-material lainnya yang menjadi pendukung proses pembelajaran ketika peserta pelatihan sedang menggunakan Pedoman Belajar ini. Misalnya rekaman dalam bentuk kaset, videp, dan sebagainya.

Buku referensi, lembar kerja, tugas-tugas kerja juga dapat digunakan dalam proses pencapaian kompetensi. Peserta boleh mencari dan menggunakan sumber-sumber alternatif lain yang lebih baik atau sebagai pendukung tambahan atau jika ternyata sumber-sumber yang direkomendasikan dalam pedoman belajar ini tidak tersedia/tidak ada.

Untuk referensi mengenai materi-materi yang dapat digunakan, Anda dapat melihat dari Daftar Pustaka yang terlampir dihalaman terakhir modul ini.

 

 

 

 

 

5.3        Lain-lain

Dengam membaca dari buku-buku dapat mengenalkan Anda pada konsep remote access. Namun untuk melakukan instalasi, perawatan  maupun perbaikan dengan konsep remote access diperlukan ketrampilan dan ujicoba langsung konsep tersebut didalam pekerjaan sehari-hari.

Terdapat banyak sekali program/software yang beredar di pasaran yang dapat Anda pergunakan untuk menjalankan konsep remote access. Software remote access yang saya gunakan khusus untuk modul ini adalah Remote Administrator V 2.2. Anda tidak diharuskan untuk menggunakan sofware yang sama dengan yang saya gunakan di modul ini. Inti tetap sama, asalkan kita sudah memahami konsep dari remote access, bagaimana cara pengoperasiannya, bagaimana cara settingnya, maupun cara perawatannya, akan mudah bagi kita untuk menggunakan software yang berbeda-beda.

Adapun beberapa program/software untuk remote access yang dapat membantu Anda mempelajari modul ini:

Windows

  1. Window Server 2003
  2. Active Directory
  3. Windows Remote Connection (secara selektif terdapat di beberapa sistem operasi Windows)

Non Windows

  1. Radmin V3.0
  2. VNC (Linux)
  3. ARD (Apple Remote Desktop)
  4. Back Orifice

 



5.4        Daftar Peralatan dan Bahan yang digunakan

 

1          Judul/Nama Pelatihan          :        Melakukan Instalasi, Perawatan dan

Perbaikan Menggunakan Remote Access.

2        Kode Program Pelatihan       :        TIK.CS03.001.01

 

NO

UNIT

KOMPE-TENSI

KODE UNIT

DAFTAR PERALATAN

DAFTAR BAHAN

KETERANGAN

1.

Melakukan Instalasi, Perawatan dan Perbaikan Menggunakan Remote Access

TIK.CS03.001.01

- Lebih dari 1 Unit PC (Personal Computer) dengan CD drive

- PC dengan sistem operasi Windows XP atau Vista

- Keyboard dan mouse

- CD Installation Remote AdministrationV 2.2.

- Disk kosong untuk boot disk.

 

- CD installer Remote AdministrationV 2.2

- Buku informasi atau manual installation Remote AdministrationV 2.2

- Buku informasi tentang konsep Remote Access dan aplikasi.

 

-

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

 

  • Website:
    • http://www.radmin.com/
    • http://www.wikipedia.com/
    • http://www.precedia.com/support

 

 

Testimoni

Advertisement
  1. Toko Kain Batik Cap Terbaik di Solo
  2. Toko Baju Batik Terbaik di Solo
  3. Aneka Kain Batik dengan Harga Murah
  4. Baju Batik Sarimbit Terbaik
  5. Dapatkan Kain Batik Berkualitas dengan Diskon 25%
  6. Aneka Baju Batik Seragam Kantor
  7. Pembuatan Seragam Batik Berlogo
slideseragambatik
Filed under : blog, tags: