Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 25000 setahun dan dapatkan Trafik setiap harinya

Melakukan Instalasi Operating System TIK.CS02.017.01

Jul
30
2015
by : Bupeko. Posted in : blog

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI

SEKTOR TELEMATIKA

SUB SEKTOR COMPUTER TECHNICAL SUPPORT

 

 

MELAKUKAN INSTALASI

OPERATING SYSTEM

TIK.CS02.017.01

 

 

BUKU INFORMASI

 

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI R.I.

DIREKTORAT JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS

Jl. Jend. Gatot Subroto Kav.51 Lt.7.B Jakarta Selatan

 

DAFTAR ISI

 

 

Daftar Isi…………………………………………………………………………………. Hal

 

BAB I         PENGANTAR …………………………………………………………….. 4

 

1.1.                   Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi …………………….. 4

1.2.                   Penjelasan Modul………………………………………………………… 4

1.2.1.              Isi Modul………………………………………………………………….. 4

1.2.2.              Pelaksanaan Modul………………………………………………………. 5

1.3.                   Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)……………………………….. 6

1.4.                   Pengertian-pengertian Istilah…………………………………………. 6

 

BAB II        STANDAR KOMPETENSI……………………………………………….. 9

 

2.1.                   Peta Paket Pelatihan …………………………………………………… 9

2.2.                   Pengertian Unit Standar ………………………………………………. 9

2.3.                   Unit Kompetensi yang Dipelajari …………………………………….. 10

2.3.1.              Judul Unit ………………………………………………………………… 10

2.3.2.              Kode Unit ………………………………………………………………… 10

2.3.3.              Deskripsi Unit …………………………………………………………… 10

2.3.4.              Elemen Kompetensi …………………………………………………….. 10

2.3.5.              Kriteria Unjuk Kerja …………………………………………………….. 10

2.3.6.              Batasan Variabel ………………………………………………………… 13

2.3.7.              Panduan Penilaian ………………………………………………………. 13

2.3.8.              Kompetensi Kunci ………………………………………………………. 15

 

 

 

 

BAB III       STRATEGI DAN METODE PELATIHAN ……………………………… 16

 

3.1.                   Strategi Pelatihan ………………………………………………………. 16

3.2.                   Metode Pelatihan ……………………………………………………….. 17

 

BAB IV       MATERI UNIT KOMPETENSI ………………………………………….. 18

 

4.1.           Tujuan Instruksional Umum……………………………………………. 18

4.2            ……………………………………………………………………………… Tujuan Instruksional Khusus…………………………………………………………………… 18

4.3.           Pre-Installasi Operating System………………………………………. 19

4.4            ……………………………………………………………………………… Installasi Operating System……………………………………………………………………………………. 21

 

BAB V        SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI     39

 

5.1.                   Sumber Daya Manusia …………………………………………………. 39

5.2.                   Sumber-sumber Perpustakaan ……………………………………….. 40

5.3.                   Daftar Peralatan/Mesin dan Bahan ………………………………….. 40

 

DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………………… 41

 

 

 

 

 


BAB I

PENGANTAR

 

1.1.          Konsep Dasar Pelatihan Berbasis Kompetensi

  • Apakah pelatihan berdasarkan kompetensi?

Pelatihan berdasarkan kompetensi adalah pelatihan yang memperhatikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperlukan di tempat kerja agar dapat melakukan pekerjaan dengan kompeten. Standar Kompetensi dijelaskan oleh Kriteria Unjuk Kerja.

 

  • Apakah artinya menjadi kompeten ditempat kerja?

Jika Anda kompeten dalam pekerjaan tertentu, Anda memiliki seluruh keterampilan, pengetahuan dan sikap yang perlu untuk ditampilkan secara efektif ditempat kerja, sesuai dengan standar yang telah disetujui.

 

1.2       Desain Modul

Modul ini didisain untuk dapat digunakan pada Pelatihan Klasikal dan Pelatihan Individual/mandiri :

  • Pelatihan klasikal adalah pelatihan yang disampaiakan oleh seorang pelatih.
  • Pelatihan individual/mandiri adalah pelatihan yang dilaksanakan oleh peserta dengan menambahkan unsur-unsur/sumber-sumber yang diperlukan dengan bantuan dari pelatih.

 

1.2.1. Isi Modul

a.       Buku Informasi

Buku informasi ini adalah sumber pelatihan untuk pelatih maupun peserta pelatihan.

 

 

 

 

b.       Buku Kerja

Buku kerja ini harus digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencatat setiap pertanyaan dan kegiatan praktik baik dalam Pelatihan Klasikal maupun Pelatihan Individual / mandiri.

Buku ini diberikan kepada peserta pelatihan dan berisi :

Kegiatan-kegiatan yang akan membantu peserta pelatihan untuk mempelajari dan memahami informasi.

  • Kegiatan pemeriksaan yang digunakan untuk memonitor pencapaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Kegiatan penilaian untuk menilai kemampuan peserta pelatihan dalam melaksanakan praktik kerja.

 

c.       Buku Penilaian

Buku penilaian ini digunakan oleh pelatih untuk menilai jawaban dan tanggapan peserta pelatihan pada Buku Kerja dan berisi :

  • Kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta pelatihan sebagai pernyataan keterampilan.
  • Metode-metode yang disarankan dalam proses penilaian keterampilan peserta pelatihan.
  • Sumber-sumber yang digunakan oleh peserta pelatihan untuk mencapai keterampilan.
  • Semua jawaban pada setiap pertanyaan yang diisikan pada Buku Kerja.
  • Petunjuk bagi pelatih untuk menilai setiap kegiatan praktik.
  • Catatan pencapaian keterampilan peserta pelatihan.

 

1.2.2.    Pelaksanaan Modul

Pada pelatihan klasikal, pelatih akan :

  • Menyediakan Buku Informasi yang dapat digunakan peserta pelatihan sebagai sumber pelatihan.

 

 

  • Menyediakan salinan Buku Kerja kepada setiap peserta pelatihan.
  • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama dalam penyelenggaraan pelatihan.
  • Memastikan setiap peserta pelatihan memberikan jawaban / tanggapan dan menuliskan hasil tugas praktiknya pada Buku Kerja.

 

Pada Pelatihan individual / mandiri, peserta pelatihan akan :

  • Menggunakan Buku Informasi sebagai sumber utama pelatihan.
  • Menyelesaikan setiap kegiatan yang terdapat pada buku Kerja.
  • Memberikan jawaban pada Buku Kerja.
  • Mengisikan hasil tugas praktik pada Buku Kerja.
  • Memiliki tanggapan-tanggapan dan hasil penilaian oleh pelatih.

 

1.3    Pengakuan Kompetensi Terkini (RCC)

  • Apakah Pengakuan Kompetensi Terkini (Recognition of Current Competency).

Jika Anda telah memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk elemen unit kompetensi tertentu, Anda dapat mengajukan pengakuan kompetensi terkini (RCC). Berarti Anda tidak akan dipersyaratkan untuk belajar kembali.

  • Anda mungkin sudah memiliki pengetahuan dan keterampilan, karena Anda telah :
  1. Bekerja dalam suatu pekerjaan yang memerlukan suatu pengetahuan dan keterampilan yang sama atau
  2. Berpartisipasi dalam pelatihan yang mempelajari kompetensi yang sama atau
  3. Mempunyai pengalaman lainnya yang mengajarkan pengetahuan dan keterampilan yang sama.

 

 

1.4    Pengertian-pengertian Istilah

 

Profesi

Profesi adalah suatu bidang pekerjaan yang menuntut sikap, pengetahuan serta keterampilan/keahlian kerja tertentu yang diperoleh dari proses pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja atau penguasaan sekumpulan kompetensi tertentu yang dituntut oleh suatu pekerjaan/jabatan.

 

Standardisasi

Standardisasi adalah proses merumuskan, menetapkan serta menerapkan suatu standar tertentu.

 

Penilaian / Uji Kompetensi

Penilaian atau Uji Kompetensi adalah proses pengumpulan bukti melalui perencanaan, pelaksanaan dan peninjauan ulang (review) penilaian serta keputusan mengenai apakah kompetensi sudah tercapai dengan membandingkan bukti-bukti yang dikumpulkan terhadap standar yang dipersyaratkan.

 

Pelatihan

Pelatihan adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan untuk mencapai suatu kompetensi tertentu dimana materi, metode dan fasilitas pelatihan serta lingkungan belajar yang ada terfokus kepada pencapaian unjuk kerja pada kompetensi yang dipelajari.

 

Kompetensi

Kompetensi adalah kemampuan seseorang untuk menunjukkan aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan serta penerapan dari ketiga aspek tersebut ditempat kerja untuk mwncapai unjuk kerja yang ditetapkan.

 

Standar Kompetensi

Standar kompetensi adalah standar yang ditampilkan dalam istilah-istilah hasil serta memiliki format standar yang terdiri dari judul unit, deskripsi unit, elemen kompetensi, kriteria unjuk kerja, ruang lingkup serta pedoman bukti.

 

Sertifikat Kompetensi

Adalah pengakuan tertulis atas penguasaan suatu kompetensi tertentu kepada seseorang yang dinyatakan kompeten yang diberikan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi.

 

Sertifikasi Kompetensi

Adalah proses penerbitan sertifikat kompetensi melalui proses penilaian / uji kompetensi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


BAB II

STANDAR KOMPETENSI

 

2.1.      Peta Paket Pelatihan

Modul yang sedang Anda pelajari ini adalah untuk mencapai satu unit kompetensi, yang termasuk dalam satu paket pelatihan, yang terdiri atas unit-unit kompetensi berikut:

2.1.1.      TIK.CS03.003.01   Melakukan Perawatan Operating System.

2.1.2.  TIK.CS03.004.01   Melakukan Upgrade Operating System.

 

2.2.      Pengertian Unit Standar Kompetensi

 

Apakah Standar Kompetensi?

Setiap Standar Kompetensi menentukan :

  1. Pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mencapai kompetensi.
  2. Standar yang diperlukan untuk mendemonstrasikan kompetensi.
  3. Kondisi dimana kompetensi dicapai.

 

Apa yang akan Anda pelajari dari Unit Kompetensi ini?

Anda akan diajarkan untuk mengoperasikan klien e-mail secara umum seperti mengambil email dan membukanya, mencetaknya serta membalas email.

 

Berapa lama Unit Kompetensi ini dapat diselesaikan?

Pada sistem pelatihan berdasarkan kompetensi, fokusnya ada pada pencapaian kompetensi, bukan pada lamanya waktu. Namun diharapkan pelatihan ini dapat dilaksanakan dalam jangka waktu tiga sampai lima hari. Pelatihan ini dijutukan bagi semua user


Berapa banyak/kesempatan yang Anda miliki untuk mencapai kompetensi?

Jika Anda belum mencapai kompetensi pada usaha/kesempatan pertama, Pelatih Anda akan mengatur rencana pelatihan dengan Anda. Rencana ini akan memberikan Anda kesempatan kembali untuk meningkatkan level kompetensi Anda sesuai dengan level yang diperlukan.

Jumlah maksimum usaha/kesempatan yang disarankan adalah 3 (tiga) kali.

 

2.3.      Unit Kompetensi yang Dipelajari

Dalam sistem pelatihan, Standar Kompetensi diharapkan menjadi panduan bagi peserta pelatihan  untuk dapat :

  • mengidentifikasikan apa yang harus dikerjakan peserta pelatihan.
  • memeriksa kemajuan peserta pelatihan.
    • menyakinkan bahwa semua elemen (sub-kompetensi) dan criteria unjuk   kerja telah dimasukkan dalam pelatihan dan penilaian.

 

 

KODE UNIT            :        TIK.CS02.017.01

JUDUL UNIT           :        Melakukan Instalasi Operating System

DESKRIPSI UNIT     :        Unit kompetensi ini berkaitan dengan instalasi Operating System dan aspek-aspek yang harus diperhatikan selama proses instalasi.

 

 

ELEMEN KOMPETENSI

 

KRITERIA UNJUK KERJA

01   Menyalakan komputer 1.1   Sambungan komputer ke saluran listrik PLN diperiksa dan kemungkinan penggunaan perangkat bantu (UPS, AVR, soft start dan lainnya) juga diperiksa.

 

1.2   Perangkat bantu (UPS, AVR, soft start atau lainnya) dinyalakan dan diperiksa ketersediaan aliran listriknya.

 

1.3   Komputer dinyalakan dan diperhatikan indikator power dari komputer

 

02   Mengubah Boot sequence ke CD ROM Drive 2.1   Setting BIOS dibuka saat komputer mulai restart.

 

2.2   Setting halaman boot sequence dibuka dan disebutkan konfigurasi saat itu.

 

2.3   Boot sequence diubah ke Drive CD ROM

 

2.4   Setting konfigurasi disimpan ke CMOS

 

03Memasukkan CD Setup OS ke CD Drive 3.1   CD untuk keperluan instalasi OS dipersiapkan sesuai dengan OS yang akan diinstall.

 

3.2   Pintu CD ROM Drive dibuka dan CD installer untuk OS dimasukkan ke dalam CD ROM Drive

 

04Melakukan booting dari CD ROM Drive 4.1   Setting BIOS ditutup dengan cara setting disimpan dan komputer direstart.

 

4.2   Dilakukan booting dari CD ROM.

 

05Menjalankan instalasi Operating System 5.1   Instalasi OS dibuka saat dilakukan booting dari CD ROM.

 

06Melakukan setting konfigurasi OS selama instalasi 6.1   Proses instalasi diikuti tahap demi tahap dan diperhatikan serta dijelaskan setiap tampilan atau peringatan yang muncul.

 

6.2   Setiap tahap instalasi dilakukan setting konfigurasi sesuai dengan yang diinginkan, seperti harddisk tujuan, komponen yang akan diinstal, konfigurasi sistem dan sebagainya.

 

 

 

BATASAN VARIABEL

 

1.  Unit ini berlaku untuk seluruh sektor teknologi informasi dan komunikasi.

2.  Dalam melaksanakan unit kompetensi ini harus didukung dengan tersedianya :

2.1      Perangkat komputer yang telah siap dioperasikan beserta Instruction   Manualnya.

2.2      Paket instalasi Software Aplikasi yang akan diinstalasi.

2.3      Installation Manual software tersebut.

2.4      SOP yang berlaku di perusahaan.

2.5      Log sheet atau report sheet yang ditetapkan oleh perusahaan.

2.6      Peralatan dan instrumen yang terkait dengan pelaksanaan unit kompetensi  ini.

 

PANDUAN PENILAIAN

 

  1. 1.       Pengetahuan dan keterampilan penunjang

Penilaian harus mencakup pembuktian berdasarkan pengetahuan dasar dan ketrampilan dalam bidang-bidang berikut:

1.1     Pengetahuan dasar

1.1.1  Hubungan komunikasi, meliputi koordinasi, layanan konsumen, negosiasi , laporan tertulis.

1.1.2  Konsultasi, meliputi konsultasi dengan tenaga kerja manusia, mendengarkan, menanyakan, meminta umpan balik, memberi informasi.

1.1.3  Pengamatan

 

2.    Konteks penilaian

Penilaian mungkin terjadi pada pekerjaan, atau diluar pekerjaan atau suatu kombinasi dari keduanya. Penilaian diluar pekerjaan harus dilaksanakan dalam suatu lingkungan kerja yang disimulasikan mendekati pekerjaan yang semestinya.

Penilaian mungkin menggabungkan serangkaian metode untuk menilai kemampuan dan penerapan pengetahuan pendukung penting, dan mungkin mencakup:

2.1         Demontrasi praktis (pengamatan langsung harus terjadi lebih dari sekali untuk menentukan konsistensi kemampuan)

2.2         Studi kasus.

2.3         Contoh-contoh kerja atau kegiatan-kegiatan simulasi kerja.

2.4         Menanyakan secara lesan/interview.

2.5         Proyek/laporan/buku catatan kemajuan.

2.6         Laporan pihak ketiga dan prestasi otentik sebelumnya.

2.7         Bukti penilaian.

 

3.    Aspek penting penilaian

Dalam melaksanakan penilaian pada unit kompetensi ini harus mempertimbangkan:

Kompetensi harus diujikan di tempat kerja atau di tempat lain secara simulasi dengan kondisi kerja sesuai dengan keadaan normal

Pengetahuan yang dibutuhkan:

3.1   Pengoperasian Komputer

3.2   Pengoperasian Sistem Operasi sesuai dengan Instruction Manual.

3.3   On-site training sesuai dengan software yang akan diinstalasi.

 

4.    Kaitan dengan unit-unit lainnya

4.1  Unit Kompetensi yang harus dikuasai sebelumnya:

4.1.1   TIK.CS03.003.01   Melakukan Perawatan Operating System.

       4.1.2   TIK.CS03.004.01   Melakukan Upgrade Operating System.

 

4.2     Pengembangan pelatihan untuk memenuhi persyaratan dalam unit ini perlu dilakukan dengan hati-hati. Untuk pelatihan pra-kejuruan umum, institusi harus menyediakan pelatihan yang mempertimbangkan serangkaian konteks industri seutuhnya tanpa bias terhadap sektor tertentu. Batasan variabel akan membantu dalam hal ini. Untuk sektor tertentu/ khusus, pelatihan harus disesuaikan agar dapat memenuhi kebutuhan sektor tersebut.


Kompetensi Kunci

 

NO

KOMPETENSI KUNCI DALAM UNIT INI TINGKAT
1 Mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisa informasi 1
2 Mengkomunikasikan ide-ide dan informasi 1
3 Merencanakan dan mengorganisir aktifitas-aktifitas 1
4 Bekerja dengan orang lain dan kelompok 1
5 Menggunakan ide-ide dan teknik matematika 1
6 Memecahkan masalah 1
7 Menggunakan teknologi 1

 

 

 

 

 

 

 

 


BAB III

STRATEGI DAN METODE PELATIHAN

 

3.1.      Strategi Pelatihan        

Belajar dalam suatu sistem Berdasarkan Kompetensi berbeda dengan yang sedang “diajarkan” di kelas oleh Pelatih. Pada sistem ini Anda akan bertanggung jawab terhadap belajar Anda sendiri, artinya bahwa Anda perlu merencanakan belajar Anda dengan Pelatih dan kemudian melaksanakannya dengan tekun sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

 

Persiapan/perencanaan

  1. Membaca bahan/materi yang telah diidentifikasi dalam setiap tahap belajar dengan tujuan mendapatkan tinjauan umum mengenai isi proses belajar Anda.
  2. Membuat catatan terhadap apa yang telah dibaca.
  3. Memikirkan bagaimana pengetahuan baru yang diperoleh berhubungan dengan pengetahuan dan pengalaman yang telah Anda miliki.
  4. Merencanakan aplikasi praktik pengetahuan dan keterampilan Anda.

 

Permulaan dari proses pembelajaran

  1. Mencoba mengerjakan seluruh pertanyaan dan tugas praktik yang terdapat pada tahap belajar.
  2. Merevisi dan meninjau materi belajar agar dapat menggabungkan pengetahuan Anda.

 

Pengamatan terhadap tugas praktik

  1. Mengamati keterampilan praktik yang didemonstrasikan oleh Pelatih atau orang yang telah berpengalaman lainnya.
  2. Mengajukan pertanyaan kepada Pelatih tentang konsep sulit yang Anda temukan.

 

 

Implementasi

  1. Menerapkan pelatihan kerja yang aman.
  2. Mengamati indicator kemajuan personal melalui kegiatan praktik.
  3. Mempraktikkan keterampilan baru yang telah Anda peroleh.

 

Penilaian

Melaksanakan tugas penilaian untuk penyelesaian belajar Anda.

 

3.2.          Metode Pelatihan      

Terdapat tiga prinsip metode belajar yang dapat digunakan. Dalam beberapa kasus, kombinasi metode belajar mungkin dapat digunakan.

 

Belajar secara mandiri

Belajar secara mandiri membolehkan Anda untuk belajar secara individual, sesuai dengan kecepatan belajarnya masing-masing. Meskipun proses belajar dilaksanakan secara bebas, Anda disarankan untuk menemui Pelatih setiap saat untuk mengkonfirmasikan kemajuan dan mengatasi kesulitan belajar.

 

Belajar Berkelompok

Belajar berkelompok memungkinkan peserta untuk dating bersama secara teratur dan berpartisipasi dalam sesi belajar berkelompok. Walaupun proses belajar memiliki prinsip sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing, sesi kelompok memberikan interaksi antar peserta, Pelatih dan pakar/ahli dari tempat kerja.

 

Belajar terstruktur

Belajar terstruktur meliputi sesi pertemuan kelas secara formal yang dilaksanakan oleh Pelatih atau ahli lainnya. Sesi belajar ini umumnya mencakup topik tertentu.

 

 


BAB IV

MATERI UNIT KOMPETENSI

MELAKUKAN INSTALASI OPERATING SYSTEM

 

4.1 Tujuan Instruksional Umum

Siswa mampu mempersiapkan peralatan yang diperlukan untuk instalasi

Siswa mampu Melakukan instalasi Operating System

Siswa mampu mengkonfigurasi pilihan dalam instalasi sesuai dengan keinginan

 

4.2 Tujuan Instruksional Khusus

Siswa mampu melakukan persiapan sebelum instalasi Operating System

Siswa mampu Men-setting hardware secara sederhana untuk proses instalasi Operating System

Siswa mampu mengkonfigurasi BIOS yang diperlukan dalam instalasi

Siswa dapat menjalankan proses instalasi Operating System

Siswa mampu men-setting pilihan-pilihan dalam instalasi Operating System

Siswa mampu masuk dan mengoperasikan Operating System

 

 

 

 

 


4.3 Pre-Instalasi Operating System

Pastikan komponen komputer terpasang dengan baik, dan mendapat pasokan listrik yang cukup. Pastikan komputer menyala dengan baik. Hal pertama yang kita lakukan sebelum menginstal Operating System adalah melakukan penyetelan pada BIOS ( Basic Input Output System ). Untuk memasuki BIOS, saat komputer dinyalakan kita tekan tombol del atau F2 untuk di laptop. Ada berbagai macam sistem BIOS ( PhoenixBIOS, AMI BIOS, dll ), tetapi pada dasarnya memiliki fungsi yang sama. Untuk kali ini kita mengambil contoh Phoenix BIOS. Setelah masuk ke BIOS, kita cari setting untuk Booting dengan menekan tombol navigasi ( panah kiri, kanan, atas dan bawah ) yang akan muncul seperti gambar di bawah ini.

 

 

Secara default, posisi paling atas adalah Hard Drive. Hal ini diartikan booting akan dicek mulai dari Harddisk, dan apabila ada sistem operasi di harddisk maka komputer akan memilihnya. Karena sumber instalasi kita berada di CD, maka kita geser CD-ROM Drive ke atas ( biasanya dengan menekan tombol + ) sehingga seperti layar di bawah ini.

 

Setelah CD-ROM Drive berada pada posisi booting yang pertama, kita keluar dari BIOS dengan mencari menu Exit, pilih “Exit Saving Changes”. Dengan memilihnya setting kita yang tadi akan disimpan. Jadi setelah mengubah setting BIOS dan yakin akan setting ini, maka wajib memilih Exit Saving Changes. Untuk lebih jelasnya, silahkan perhatikan gambar di bawah ini.


 

Setelah kita exit, komputer akan restart dan akan booting dari CD-ROM dan melakukan proses instalasi.

 

4.4 Instalasi Operating System

Setelah kita setting pada BIOS dan komputer melakukan restart, jangan lupa untuk memasukan CD Operating System. Pada kali ini kita akan melakukan instalasi Operating System yang paling banyak digunakan orang di dunia, yaitu Operating System windows. Secara lebih spesifik yang kita instal adalah Windows XP. Untuk Operating System lainnya, terutama linux terbaru, memiliki langkah-langkah yang mirip dengan instlasi windows. Khusus untuk linux akan di bahas di buku informasi lain yang berjudul melakukan migrasi Operating System.

Sewaktu booting dari CD-ROM, komputer akan mengecek konfigurasi dan membaca data-data instalasi yang ada di dalam CD instalasi. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat gambar di bawah.


 

 

Setelah selesai mengecek konfigurasi dan membaca data instalasi, akan muncul pilihan dimana kita bisa langsung instal Operating System dengan menekan enter, atau repair windows dengan menekan tombol R, atau tidak jadi instal dengan menekan F3. tentunya kali ini kita akan menekan enter untuk melakukan instalasi.

 


Setelah kita tadi menekan tombol enter, maka akan muncul “License Agreement” di sini kita membaca kesepakatan yang harus disetujui apabila kita menggunakan Operating System tersebut ( dalam hal ini Operating System windows ). Dan apabila kita telah setuju, maka kita tekan tombol F8.

 

 

Setelah kita setuju dengan kesepakatan di atas. Maka proses akan berlanjut dengan penentuan partisi harddisk dan juga peletakan windows dalam harddsik. Pada bagian ini, kita dapat membuat partisi yang kita mau asal kapasitas harddisk mencukupi, untuk membuat partisi baru kita menekan C dan disana akan ada pilihan kapasitas dari partisi tersebut. Apabila kita ingin menghapus partisi yang telah dibuat, kita cuku memilih partisi yang akan dihapus dan kemudian menekan tombol D. Apabila tidak mau mempartisi harddisk, kita dapat langsung menekan tombol enter. Pada umumnya kita mempartisi untuk memisahkan sistem dengan data, sehingga apabila suatu saat kita ada masalah dengan sistem operasi dan ingin mengisntal ulang dengan memformanya. Maka data tetap aman karena tersimpan di partisi yang lain. Jadi sangat disarankan untuk mempartisi harddisk.

 


 

 

Setelah kita menetapkan untuk mengistal, maka sistem akan mengecek harddisk telah diformat atau belum, format merupakan landasan dasar ( sistem kerja ) dari sebuah metode penyimpanan file di dalam harddisk. Ada berbagai macam format. Untuk standar windows XP biasanya menggunakan format NTFS, kalau mau lebih umum ( format lama ) dapat menggunakan FAT32. Untuk partisi yang berisi OS windows Xp, disarankan format NTFS.

 


Setelah kita menentukan formatnya dan menekan enter, proses untuk format berjalan, biasanya proses ini memakan waktu tidak begitu lama, hanya beberapa menit saja.

 

 

Setelah proses format selesai, proses akan memulainya dengan mencopy file-file yang dibutuhkan untuk proses instalasi ke dalam harddisk.

 


 

 

Setelah proses copy tadi selesai akan muncul layar seperti di atas, dan kemudian komputer secara otomatis meminta restart. Untuk lebih cepatnya tekan sembarang tombol agar bisa langsung restart.

 

 

Sewaktu restart ini, kita kembali ke proses booting dimana komputer akan memilih booting dari CD-ROM atau dari harddisk. Biasanya apabila kita tidak menekan tombol apapun, komputer akan booting dari harddisk. Tujuan kita kali ini memang agar komputer booting melalui harddisk, hal ini dikarenakan file-file yang dibutuhkan untuk memulai proses instalasi telah dicopy ke harddisk. Tapi anda jangan coba-coba mengeluarkan CD instalasi dari CD-ROM, karena ada beberapa data yang masih berada di CD. Apabila anda tidak berhasil booting dari harddisk, maka anda harus masuk ke BIOS dan mengubah harddisk menjadi primary booting. Ciri-ciri apabila anda telah booting melalui harddisk maka anda akan menjumpai gambar seperti di bawah ini.

 

 

Setelah ada melalui proses booting tadi dan telah masuk ke bagian instalasi windows, maka anda akan menjumpai layar biru seperti di bawah yang memberikan keterangan kepada kita bahwa proses instalasi sedang disiapkan ( lihat bagian kiri pada gambar dibawah ). Pada bagian kanan terdapat informasi-informasi yang mungkin berguna untuk anda.

 

 

Apabila anda memperhatikan gambar di bawah, ada proses bar yang menunjukan proses instalasi berada pada bagian instaling device ( menginstal peralatan ). Pada instalasi ini juga terdapat perkiraan waktu yang dibutuhkan sampai proses instalasi selesai. Seperti anda lihat pada gambar di bawah, waktu berkisar 37 menit lagi.

 


Apabila proses di atas telah selesai, maka akan muncul yang meminta kita untuk melakukan konfigurasi wilayah dan bahasa. Hal ini meliputi, cara penulisan nomor, tanggal, mata uang, penampilan waktu, serta alat input tambahan. Tapi secara default akan menggunakan format English ( United States ). Konfigurasi ini nantinya dapat di ganti melalui control panel. Tetapi apabila anda sudah yakin dan mau mengkonfigurasikannya sekarang, anda menekan tombol Customize.

 

 

 

Setelah kita selesai mengkonfigurasi hal di atas, disarankan untuk tidak mengubah konfigurasinya, jadi tinggal click next saja.

Setelah click next, kita masuk ke bagian personalisasi, pada bagian ini kita diminta untuk mengisi nama dan organisasi pemakai.

 

 

 

Setelah kita mengisi nama dan organisasi, maka kita akan masuk ke bagian memasukan product key / kode produksi dari CD Instalasi. Hal ini wajib dimasukan. Hal ini untuk menghindari pembajakan. Product key dapat di temukan pada tempat CD instalasi. Waspada dengan barang palsu. Apabila tidak ada product key, maka anda harus menanyakan kepada toko atau distributor tempat anda membeli.

 

 

 

Setelah anda memasukan product key, anda akan diminta memberi nama komputer anda. Beri nama apa saja. Selain itu anda juga diminta untuk memberi password administrator anda. Account administrator merupakan account paling tinggi tingkatannya dalam peranan di sistem operasi anda, account ini mendapatkan akses penuh untuk melakukan apa saja. Jadi setelah anda memberikan password, harap di ingat. Apabila anda tidak yakin memberi password, anda dapat membiarkannya kosong.

 

 

Selanjutnya kita akan mengisi tanggal dan jam hari ini, serta memilih zona waktu dimana kita tinggal. Untuk Indonesia mengikuti zona waktu Bangkok dengan ciri-ciri GMT+7 setelah itu tekan next.

 

 

Setelah selesai, proses instalasi akan berlanjut untuk menginstal jaringan. Sehingga akan terkoneksi dari komputer yang satu dengan yang lainnya. Proses instalasi jaringan ini dapat dilihat melalui progres bar yang nampak pada gambar di bawah ini.


Setelah instalasi jaringan, kita diminta untuk mengkonfigurasi jaringan, untuk pemula disarankan memilih Typical settings, tetapi apabila anda memang telah terbiasa dengan pengaturan jaringan, anda boleh mencoba mengkonfigurasi secara custom. Setelah memilih tekan next.

 


Di sini kita diminta untuk mengatur workgroup atau computer domain. Secara default akan dipilihkan No dan kita diminta untuk mengisi nama workgroupnya. Workgroup adalah computer satu group yang berada dalam satu jaringan. Untuk pengaturan ini, lebih jelasnya meminta bantuan network administrator.

 

 

Setelah proses diatas berakhir kita dihadapkan untuk menunggu proses instalasi berakhir. Pada saat ini sudah tidak ada isian ataupun pilihan untuk konfigurasi.

 


 

 

Setelah selesai proses ini, komputer secara otomatis akan meminta untuk restart. Setelah restart, windows dapat digunakan untuk pertama kali. Tentunya dengan instalasi Driver pendukung dari device-device yang terinstal pada komputer akan meningkatkan kinerja dari device tersebut.


BAB V

SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN

UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI

 

5.1.      Sumber Daya Manusia

 

Pelatih

Pelatih Anda dipilih karena dia telah berpengalaman. Peran Pelatih adalah untuk :

  1. Membantu Anda untuk merencanakan proses belajar.
  2. Membimbing Anda melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan dalam tahap belajar.
  3. Membantu Anda untuk memahami konsep dan praktik baru dan untuk menjawab pertanyaan Anda mengenai proses belajar Anda.
  4. Membantu Anda untuk menentukan dan mengakses sumber tambahan lain yang Anda perlukan untuk belajar Anda.
  5. Mengorganisir kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
  6. Merencanakan seorang ahli dari tempat kerja untuk membantu jika diperlukan.

 

Penilai

Penilai Anda melaksanakan program pelatihan terstruktur untuk penilaian di tempat kerja. Penilai akan :

  1. Melaksanakan penilaian apabila Anda telah siap dan merencanakan proses belajar dan penilaian selanjutnya dengan Anda.
  2. Menjelaskan kepada Anda mengenai bagian yang perlu untuk diperbaiki dan merundingkan rencana pelatihan selanjutnya dengan Anda.
  3. Mencatat pencapaian / perolehan Anda.

 

 

 

 

Teman kerja/sesama peserta pelatihan

Teman kerja Anda/sesama peserta pelatihan juga merupakan sumber dukungan dan bantuan. Anda juga dapat mendiskusikan proses belajar dengan mereka. Pendekatan ini akan menjadi suatu yang berharga dalam membangun semangat tim dalam lingkungan belajar/kerja Anda dan dapat meningkatkan pengalaman belajar Anda.

 

5.2.          Sumber-sumber Perpustakaan     

Pengertian sumber-sumber adalah material yang menjadi pendukung proses pembelajaran ketika peserta pelatihan sedang menggunakan Pedoman Belajar ini.

Sumber-sumber tersebut dapat meliputi :

  1. Buku referensi dari perusahan
  2. Lembar kerja
  3. Gambar
  4. Contoh tugas kerja
  5. Rekaman dalam bentuk kaset, video, film dan lain-lain.

 

Ada beberapa sumber yang disebutkan dalam pedoman belajar ini untuk membantu peserta pelatihan mencapai unjuk kerja yang tercakup pada suatu unit kompetensi.

 

Prinsip-prinsip dalam CBT mendorong kefleksibilitasan dari penggunaan sumber-sumber yang terbaik dalam suatu unit kompetensi tertentu, dengan mengijinkan peserta untuk menggunakan sumber-sumber alternative lain yang lebih baik atau jika ternyata sumber-sumber yang direkomendasikan dalam pedoman belajar ini tidak tersedia/tidak ada.

 

 

 

 

5.3.          Daftar Peralatan/Mesin dan Bahan       

 

1. Judul / Nama Pelatihan     : Melakukan installasi Operating System

2. Kode Program Pelatihan   : TIK.OP02.017.01

 

NO.

UNIT

KOMPETENSI

KODE UNIT

DAFTAR PERALATAN

DAFTAR BAHAN

KETERANGAN

1.

Melakukan installasi Operating System

TIK.OP02.017.01

- Unit PC (Personal Computer) dengan CD Drive dan Floppy Disk.

- CD sistem operasi Windows XP

- Keyboard dan mouse

- RAM dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan.

 

- Buku informasi atau manual instalasi windows

 

 

-

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

  • Website :

http://www.microsoft.com/

 

Testimoni

artikel lainnya Melakukan Instalasi Operating System TIK.CS02.017.01

Tuesday 1 October 2013 | blog

Download Proposalnya disini Data Utama - Domain grosirpasarklewer.com sudah dikenal 5 thn: murah & terpercaya. -…

Tuesday 30 June 2015 | blog

  MODUL PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SUB BIDANG METODOLOGI PELATIHAN KERJA     MERENCANAKAN PENYAJIAN MATERI PEMBELAJARAN…

Wednesday 27 May 2015 | blog

  MODUL PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI   SUBSEKTOR METODOLOGI PELATIHAN KERJA     MENGEVALUASI HASIL PROGRAM PELATIHAN…

Wednesday 19 November 2014 | blog

  MODUL PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI   SUBSEKTOR METODOLOGI PELATIHAN KERJA   MELAKUKAN PEMBENTUKAN SIKAP INSTRUKTUR PLK.MP03.002.01…