Menu

MASALAH UNIT KOPERASI

Oct
15
2015
by : 2. Posted in : blog

PERMASALAHAN UNIT

Jasa Niaga
1. MMS
^ Banyaknya barang yang menumpuk di gudang (makanan) dikarenakan kurangnya tempat untuk mendisplay dan banyaknya jenis makanan baru.
^ Banyaknya barang konsinyasi yang tidak cepat perputarannya sehingga memenuhi gondola
^ Kekaryawanan : mbak Anjar cuti, siapa penggantinya ???? jika tidak ada penggantinya karyawan yang ada sekarang akan kewalahan dengan tugas2 yang telah ada sekarang.
^ Karyawan di bagian kasir sering lembur dikarenakan maganger tidak selalu bisa masuk sore dikarenakan hanya ada satu maganger, sehingga menyebabkan biaya pembengkakan lambur.
^ Tikus di gudang
2. MMO
^ Besarnya konsinyasi yang tidak sebanding dengan kontrapestasi yang diberikan (maganger sering absen)
^ Tokek dan rayap yang ada di belakang rak makanan sehingga banyak makanan yang di makan dan tidak bisa dijual.
^ Pelabelan kode barang dan harga
^ Penambahan cooler karena pendapatan yang paling tinggi di MMO adalah minuman, jika memungkinkan bila dapat cooler dari Ultra akan dipindahkan ke MMO
3. MMH
^ Besarnya konsinyasi yang tidak sebanding dengan kontrapestasi yang diberikan (maganger sering absen)
^ Stok barang yang tidak rapi (perlu adanya lay out ulang secara keseluruhan)
^ Pelabelan barang yang belum sepenuhnya
4. WTA
^ Kurangnya publikasi layanan fax terima dan jasa pengiriman (TIKI)
^ Kekaryawanan : seringnya meninggalkan pekerjaan saat jam kerja
^ Pendapatan Pos yang selalu tidak mencapai target
^ Tempat yang kurang representatif

SimpinKop Syariah
# Adanya beberapa nasabah yang macet
# Perlu adanya pembahasan kembali mengenai DPS ( Dewan Pengawas Syariah) terkait munculnya berbagai permasalahan yang muncul di SimpiKop Syariah saat ini dan belum adanya pemahaman yang berarti jika karyawan SimpinKop Syariah akan berkoordinasi dengan pengurus.
# Kekaryawanan : perlu adanya penambahan karyawan baru dikarenakan karyawan yang ada saat ini mengurusi semuanya (penanganan nasabah tabungan, survey peminjaman, pengawasan peminjaman, debt collector, dll) sedangkan jumlah nasabah per 30 Juni 2006 berjumlah 225 orang, jumlah depositor 5 orang, dan jumlah peminkam 244 orang.
# Masalah teknis : listrik tidak kuat sehingga sering mati lampu dan ini mempengaruhi RAM dan akan berpengaruh ke pelayanan nasabah (solusi : pemasangan instalasi listrik 900 volt dan pembebanan biaya pemasangan dibebankan ke biaya organisasi sedangkan biaya listrik tiap bulan dibebankan ke SimpinKop Syariah)

LPK_WTP
& Penerimaan siswa 2 semester sampai saat ini hanya 1 orang.
& Kejelasan stand Counter HP dan teknisi program HP
& Kejelasan stand pisang karamel
& Kekaryawanan : tingkat produktif karyawan dipertanyakan karena lokasinya yang jauh dari pusat dan belum mendapat pengawasan yang berarti dari pengurus

Asrama Mahasiswa
KEAMANAN !!!!! terkait belum adanya satpam atau penjaga keamanan yang bertugas disana.

artikel lainnya MASALAH UNIT KOPERASI

Monday 23 February 2015 | blog

    MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TELEMATIKA SUB SEKTOR JARINGAN KOMPUTER DAN SISTEM ADMINISTRASI  …

Sunday 18 January 2015 | blog

    MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI SUB SEKTOR OPERATOR KOMPUTER  …

Sunday 14 June 2015 | blog

Menerapkan Prinsip-Prinsip Kerjasama Dengan Kolega dan Pelanggan Langkah-langkah proses komunikasi sebagai berikut. Komunikator memiliki gagasan atau…

Monday 30 June 2014 | blog

DETROIT, Michigan (13 Januari 2014) – Toyota hampir meniup pintu dari North American International Auto Show…