Menu
Pasang iklan SEO disini Murah, 25000 setahun dan dapatkan Trafik setiap harinya

CONTOH SOP MENEJEMEN PERUSAHAAN PERIKLANAN

Oct
20
2015
by : Bupeko. Posted in : blog

RANCANGAN MENEJEMEN
ARIAHASTA
“ Ariahasta Go Nasional dengan Omset Printing Terbesar di Pulau Jawa “
1. MARKETING
1.1. Perawatan Klien Lama
Klien lama adalah sumber perputaran keuangan perusahaan, sehingga keberadaanya adalah sebuah keharusan untuk di pertahankan. Untuk sementara sebelum mendapatkan orang yang lebih di percaya secara kompetensi, performance dan loyalitas, maka klien lama masih di pegang oleh owner dalam hal ini focus pada perawatan saja. Jika suatau saat nanti sekiranya sudah menemukan seorang manager marketing yang dirasa sudah memenuhi syarat maka secara bertahap klien lama mulai dipercayakan kepada manager marketing tersebut.

1.2. Penambahan Klien Baru
Penambahan klien baru adalah sebuah keharusan dalam kaitannya untuk melakukan ekspansi usaha printing. Klien baru pada saat ini di targetkan pada program jangka panjang pada bidang yang sudah sering ditangani seperti. Pilkda, Dealer, Celuller adalah sebuah target market yang cukup baik untuk di garap. Penambahan klien baru hanya di lakukan oleh sales professional yang baru saja di recrut harapannya klien baru ini sudah mempunyai akun klien sebelumnya hasil dia bekerja pada perusahaan sebelumnya. Dengan begitu bank klien ariahasta mulai bertambah. Penambahan klien baru ini dilakukan dengan target pendapatan mingguan ataupun bulanan.

1.3. Recruitment Sales Professional
Penambahan sales Professional berfokus pada sales yang sudah berpengalaman pada bidangnya selama minimal 2 tahun. Kenapa harus dua tahun? Dikarenakan jika seseorang sudah melakukan kegiatan saller selama 2 tahun sudah barang tentu mempunyai akun klien yang dirawatnya secara intensif. Selain itu recruitment sales baru ini tidak begitu memerlukan karakter yang baik yang penting dia produktif. Dikarenakan sales baru ini hanya bertugas menambah akun baru pada perusahaan.

1.4. Seleksi Internal untuk posisi Manager Marketing
Seleksi internal di lakukan ketika sales baru sudah melakukan tugasnya lebih dari 6 bulan untuk kandidat sebagai manager. Kenapa seleksi internal dilakukan? Dikarenakan orang yang sudah bekerja dalam waktu 6 bulan setidaknya telah mengetahui seluk beluk perusahaan dan ritme ataupun budaya perusahaan. Posisi manager marketing adalah posisi yang bertugas merencanakan, mengatur, mengkontrol dan mengevaluasi segala pekerjaan tentang bagaimana meningkatkan penjualan, mempertahankan, melayani serta ekspansi market sehingga jangkauan perusahaan terhadap persaingan bisnis lebih luas dan kualitas pelayanan lebih bisa ditingkatkan kembali. Dengan adanya manager baru pada bidang marketing diharapkan segala bentuk pelayanan kepada klien lebih bias di tingkatkan dan di atur sedemikian hingga.

1.5. Rekruitment Staff Administrasi
Recruitment staff administrasi diperlukan untuk melayani kegiatan administrative yang diperlukan oleh sales ataupun manager marketing. Karena berdasarkan pertimbangan bahwa kinerja sales ataupun marketing adalah langsung terjuan ke lapangan untuk memperikan pelayanan dengan berkomunikasi langsung dengan klien untuk menjaga kedekatan secara emotional dengan klien. Dengan pertimbangan tersebut maka diperlukanlah seorang administrasi marketing yang baik yang menunjang

1.6. Pembuatan SOP untuk divisi Marketing
Segala langkah harus mempunyai prosedur baku sebagai dokumentasi dan langkah standart untuk melakukan pekerjaan. Hal ini di lakukan untuk langkah efisiensi penggunaan waktu dan mempunyai standart kualitas pekerjaan yang tinggi. Selain itu SOP dapat digunakan sebagai panduan awal bagi karyawan baru yang nantinya akan bekerja bergabung dalam tim dengan kata lain SOP adalah buku panduan manual bekerja. SOP yang harus terbitkan antara lain :

1.6.1. SOP Sales untuk Klien Baru
SOP Sales untuk klien baru di perlukan mengingat seorang sales baru yang nantinya akan keluar masuk perusahaan kita membawa cara – cara tersendiri guna memperoleh klien baru tersebut. Untuk itulah SOP Klien baru ini dibutuhkan sebagai langkah awal seorang sales baru untuk melaksanakan tugasnya guna mendapatkan klien – klien baru. Selain itu kegunaan SOP ini sebagai alat kontroling penjualan bagi sales baru sehingga pekerjaannya dapat lebih terarah

1.6.2. SOP Perawatan dan Pelayanan Klien
SOP Perawatan dan Pelayanan Klien ini dilakukan untuk memberikan pelayanan yang prima bagi semua klien ariahasta khusunya klien lama. Dalam hal ini perlu juga dibuat sebuah sekala prioritas dalam memberikan pelayanan kepada klien lama ataupun klien baru.

1.6.3. SOP Administrasi Marketing
SOP Administrasi marketing adalah sebuah standart operating prosedur yang dipergunakan sebagai petunjuk baku dalam membuat surat – menyurat dan kearsipan marketing. Prosedur baku ini bermanfaat sebagai buku utama dalam menentukan model pelayanan administrasi pada bidang marketing seperti pembuatan SPK, Surat Penawaran ,dll

1.7. Pembuatan Job Deskribtion Manager dan Sales
Job deskribtion perlu di adakan karena merupakan sebuah deskribsi yang menjelaskan apa saja yang perlu di kerjakan oleh seorang karyawan. Job deskribtion untuk masing – masing difisi sangat berbeda tergantung pada divi yang menjadi tanggung jawab karyawan.

1.7.1. Job Deskribtion Marketing Manager
Job deskribtion sebagai marketing manager meliputi Perencanaan, Pengaturan, Evaluasi dan Ekspansi pada bidang marketing

1.7.2. Job Deskribtion Sales Executive
Job deskribtion sebgai sales executive adalah mendapatkan klien baru, melayani klien, dan menjaga akun sales supaya lebih produktif

1.8. Pembuatan Form Teknis Sales
Pembuatan form control teknis sales bermantaaf untuk merencanakan, memprospek, memfollowup, mengkontrol, dam mengevaluasi serta menindaklanjuti pekerjaan yang telah dilakukan oleh sales executive.

1.8.1. Form Daily Report
Form ini berguna untuk mengetahui action yang dilakukan oleh sales exeutive walaupun terkadang sales kurang nyaman dengan adanya form ini namun dengan form ini pihak manajer dapat membantu sales dalam mencapai targetnnya

1.8.2. Form Weekly Report
Form ini diisi dan dilaporkan kepada manajer marketing setiap seminggu sekali untuk mengetahui aktifitas dan kemajuan yang dicapai oleh sales executive.

1.8.3. Form Monthly Report
Form yang diisi dan dilaporkan setiap bulan ini menjadi dasar capaian target daripada sales executive.

1.9. Pembuatan Targeting Sales
Target adalah sebuah titik indicator yang dipakai sebagai acuan tentang keberhasilan seorang sales dan perkembangan organisasi khususnya pada bidang marketing. Karena dengan target inilah segala aktifitas perusahaan dapat terbiayai.

1.9.1. Target Bulanan
Target bulanan adalah nilai yang harus dicapai pada bulan tersebut yang bila dipenuhi berarti telah tercapainya tingkat prestasi yang diinginkan perusahaan.

1.9.2. Target 3 Wulan
Target tiga bulanan ini adalah salah satu target jangka pendek yang dapat digunakan sebagai acuan tindakan marketing selanjutnya.

1.9.3. Target Tahunan
Target tahunan dalah sebuah indicator untuk mengukur tingkat keberhasilan perusahaan selama 1 tahun.

1.9.4. Target 3 Tahunan
Target 3 tahun merupakan target jangka panjang yang digunakan sebagai indicator menentukan kebijakan penambahan kapasitas, penambahan SDM dan penambahan fasilitas ataupu ekspansi usaha.

1.10. Program Pengukuran Kepuasan Pelanggan
Program Pengukuran kepuasan pelanggan di gunakan sebagai dasar untuk memberikan tingkat pelayanan yang lebih baik dan efisien. Dan program ini merupakan bentuk maintenance untuk klien klien yang sudah sudah ada dan loyal dalam menggunakan produk dan jasa ariahasta. Program ini meliputi pemantauan harga, waktu, biaya produksi, SDM, Muti, fasilitas dan keamanan.

1.10.1. Angket Kepuasan Pelanggan
Angket ini akan mengukur dan mengetahui taraf mutu, pengiriman, pelayanan, harga, dan kualitas produk dan jasa yang di sediakan oleh ariahasta.

1.10.2. Entertaint Personal
Program entertaint bertujuan untuk meningkatkan hubungan personal antara menejemen khususnya marketing dengan klien, hal ini dapat memberikan kontrak tidak tertulis dan tertulis dalam jangka panjang.

1.10.3. Program Perhatian Kecil
Program ini bertujuan untuk memberikan perhatian secara emosional kepada klien dengan memberikan bentuk simpati yang sekiranya kecil namun berdampak menciptakan rasa persahabatan seperti ucapan ulang tahun, kado, hadiah, sumbangan, ucapan selamat yang di jadwalkan secara terencana dan teratur.

1.11. Program inovasi di bidang Teknology Internet
Kita ketahui bersama bahwa begitu banyak perusahaan yang semakin sukses dengan bantuan Information Technologi tak terkecuali ariahasta yang merupakan perusahaan yang bergerak pada sector periklanan yang masih dalam kerangka ilmu komunikasi.

1.11.1. Internet Marketing
Program ini bertujuan meningkatkan jangkauan (coverage) marketing pada sekala regional menjadi nasional, selain itu program ini adalah salah satu solusi efisiensi untuk menekan biaya operational dengan membangun Website, Blog, Jejaring Sosial dll.

1.11.2. SMS Gateway Untuk Program Informasi Promosi
Secara Serentak
Lagi lagi untuk memberikan informasi yang update kepada pelanggan mengenai program program promosi seperti diskon, berhadiah, turunnya harga dll yang bias memberikan dampak pembelian secara spontan, mungkin saja pelanggan sudah mempunyai program pembuatan iklan untuk 5 bulan mendatang dengan budget yang sudah disiapkan, karena ada informasi turunnya harga mungkin sekali pelanggan melakukan perubahan rencana dengan melakukan order saat itu juga karena memberikan masnfaat pada sisi ekonomi.

1.12. Program Terarah untuk mendapatkan klien di Pusat
Jakarta
Rata – rata perusahaan mempunyai program komunikasi promosi yang sudah dianggarkan dari kantor pusat yaitu Jakarta dan biasanya kantor perwakilan regional tidak mempunyai wewenang untuk memutuskan sendiri kebijakan promosi pada unitnya hal inilah menjadi pertimbangan mengapa tidak langsung kita targetkan sales kita langsung ke Pusatnya. Jika dukungan IT khususnya Website dan tools marketingnya sudah siap maka program yang diarahkan ke Pusat itu lebih efektif, syukur – syukur bias mendapatkan kontrak seluruh Indonesia dalam jangka waktu yang panjang.

1.12.1.1. Internet Marketing
Internrt marketing bertujuan untuk meningkatkan penjualan secara nasioanal ataupun international dengan target market yang lebih luas. Hal ini juga bertujuan untuk meningkatkan kredibilitas perusahaan pada pengetahuan IT.

1.12.1.2. Direct Selling
Direct selling atau penjualan secara langsung adalah program yang berkelanjutan yang bersifat wajib. Karena dengan metode penjualan langsung inilah jalinan komunikasi secra intensif akan terbentuk perlahan dan bertahap.

1.12.1.3. Partnership dengan Biro Jakarta
Memang benar penjualan yang sifatnya one step hubungan satu langkah atau antara perusahaan langsung dengan klien akan memberikan keuntungan secara materi yang lebih banyak dibandingkan ketika mendapatkan job dari biro. Namun dengan adanya biro, beban tanggungjawab semakin menyempit yaitu hanya pada biro itu sendiri disampimg itu program marketing dengan menggunakan biro juga bertujuan untuk menciptakan jaringan yang lebih luas sehingga kita juga secara tidak langsung mengenali klien – klien yang sekiranya mempunyai tingkat kebutuhan dan kapasitas pembelian yang berbeda. Program partnership akan di lakukan dengan biro – biro yang ada di Jakarta tentunnya dengan kompensasi kita harus menekan harga.

2. SUMBER DAYA MANUSIA
Ariahasta pada dasarnya memiliki kualitas produksi yang utama kita membutuhkan HRD yang mempunyai dedikasi tinggi, pro aktif, setia, berorientasi pada hasil untuk melatih dan meng-upgrade semua personal di ariahasta untuk jangka pendek dan panjang. Kita akan memilih lulusan S1 atau diatasnya untuk bidang Psikologi.

2.1. Perawatan Sumber Daya Manusia yang sudah ada
Memang mencari SDM yang handal tidaklah mudah untuk itulah yang dilakukan HRD adalah mempertahankan SDM lama dan kemudian memberikan pelatihan dan mengupgrate kemampuannya untuk berproduksi lebih baik daripada sebelumnya dengan demikian kebijakan mensejahterakan akan sejalan dengan kapasitas dan loyalitas daripada SDM tersebut.

2.1.1. Pengadaan Kontral Kerja yang lebih jelas
Jika seseorang sudah bekerja cukup lama dan memberikan kontribusi yang baik serta sikap yang baik maka SDM tersebut sudah bias di katakana sebagai asset perusahaan. Kita tahu bersama bahwa asset akan menghasilkan dan menguntungkan perusahaan baik dalam jangka waktu yang pendek ataupun panjang. Untuk itulah surat kejelasan status SDM adalah sebuah program yang sekiranya mulai di pikirkan.

2.1.2. Penambahan SDM baru
Kita akan memberikan kesempatan yang sama kepada semua pegawai tanpa memandang jenis kelamin, ras, etnis, agama dan latar belakang afiliasi politik. Kita akan merekrut pegawai yang berkemampuan terbaik yang dapat memberikan yang terbaik.
Setiap orang yang akan masuk ke ariahasta akan menempuh sebuah proses sebagai berikut :
A. Memberikan surat lamaran dan CV / daftar riwayat hidup
B. Mengikuti Psyco test ( wacana ke depan )
C. Direkomendasikan oleh orang terpercaya
D. Disetujui oleh Direktur utama
E. Kebijakan pengunduran diri :
• Memberitahu minimum satu bulan sebelumnya
• Dalam beberapa situasi, harus menemukan penggantinya terlebih dahulu sebelum orang yang bersangkutan berhenti
• Pinjaman yang belum dibayar harus diselesaikan.

2.1.3. Staff untuk masing masing divisi
Pentingnya staff pada masing – masing divisi jika kita mengharapkan perusahaan akan berjalan denga sendirinya maka kita harus membangun system Sumber Daya Manusia karena memang tak dapat dipungkiri bahwasanya semua system baik mesin ataupun hokumpun hanya akan berjalan jika ada operatornya yaitu SDM dengan demikian perusahaan ini akan berjalan meski tanpa adanya kita disana namun tetap ada income dari sana. Konsekuensi pembangunan sebuah system SDM adalah minimnya income secara materi, hal ini akan terjadi pada awal system ini di bangun.

2.1.4. Outsourching atau freelands
Pada waktunya nanti kita akan memerlukan adanya outsourching ataupun freelands yang akan membantu kita dalam hal memperluas jaringan dan membantu pekerjaan – pekerjaan yang sekiranya melebihi kapasitas dari SDM utama.

2.2. Rekruitmen Internal untuk posisi HRD Manager
Recruitment internal dilakukan karena SDM yang mampu bertahan pada perusahaan tersebut adalah SDM yang dapat menyesuaikan diri pada kebijakan perusahaan maka hal ini adalah salah satu pertimbangan untuk menentukan kebijakan recruitment.

2.2.1. Pengadaan training selama 3 bulan
Training adalah masa uji coba baik untuk mengukur performance, loyakitas, sikap, dan karakter SDM. Dengan adanya program training inilah kita akan mendapatkan SDM yang lebih baik.

2.2.2. Kontrol kinerja 3 bulan
Kontrol kinerja dilakukan pada 3 bulan pertama, pada saat inilah kinerja SDM di pantau dan di berikan target agar dapat berkontribusi pada perusahaan.

2.2.3. Evaluasi Kinerja
Evaluasi kinerja di adakan setiap minggu dan akhir bulan hal ini dilakukan untuk mengevaluasi dan mengarahkan atas langkah – langkah yang dilakukan oleh SDM yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Tidak hanya itu perusahaan juga dapat menerima perkembangan dan masukan dari SDM melalui kesulitan dan kendala yang ada dilapangan.

2.3. Kebijakan HRD
Kebijakan HRD adala bertanggungjawab penuh atas semua administrative dan teknis tentang ketenagakerjaan.

2.3.1. Disiplin
Disiplin itu penting, setiap staff Ariahasta diminta untuk mengisi lembar presensi, dan diperiksa kembali oleh supervisornya langsung.

2.3.2. Laporan Mingguan
Setiap orang harus menulis laporan mingguan yang akan di serahkan pada hari Senin jam 9 setelah ditandatangani oleh supervisornya. Laporan Mingguan tersebut harus pendek dan mencakup 4 hal, yaitu :
a. Apa yang telah anda kerjakan minggu ini
b. Apa rencana anda untuk minggu depan
c. Apa rencana anda setelah itu
d. Ada komen, saran, dan hal lain yang telah anda lakukan yang bermanfaat bagi manajemen.
2.3.3. Jam kerja
setiap departemen memiliki jam kerja yang berbeda sesuai dengan peran dan fungsinya, akan tetapi jam kerja pada umumnya adalah
Senin – Jumat : 08.30 – 16.30
Sabtu : 08.30 – 15.00
2.3.4. Waktu Lembur
waktu lembur adalah hal yang tidak dapat dihindari. Siapa saja yang bekerja harus siap lembur jika dibutuhkan. Tunjangan lembur ini haruslah dibuat sesuai dengan peraturan.

2.3.5. Service Window
Jam pelayanan bisa lebih lama daripada yang sudah disebutkan diatas, karena ini mencakup :
• Fungsi Custumer Service dikarenakan kita adalah usaha jasa maka pelayanan adakah hal yang utama.
• Pusat informasi
• Pelayanan internet
• Informasi Proses Produksi

2.3.6. Motivasi dasar
Kita harus memotivasi setiap SDM untuk mengikuti kebijakan yang ada.

2.4. Pembuatan Struktur Organisasi yang di bakukan
Struktur organisasi adalah sebuah bagan yang mengatur alur tanggungjawab dan wewenang secara hirarki pada sebuah organiasasi, hal ini sangat di perlukan untuk kelancaran operational sehingga tidak terjadi tindakan yang meninggalkan tangung jawab.

2.4.1. Struktur Organisasi Perusahaan
Struktur General Sebuah Perusahaan Secara Divisi yang memperlihatkan susunan hierarki pada perusahaan.

2.4.2. Struktur Organisasi Bidang Marketing
Struktur organisasi yang mengatur secara hierarki daripada SDM pada Divisi Marketing.

2.4.3. Struktur Organisasi Bidang HRD
Struktur organisasi yang mengatur secara hierarki daripada SDM pada Divisi HRD

2.4.4. Struktur Organisasi Bidang Produksi
Struktur organisasi yang mengatur secara hierarki daripada SDM pada Divisi Produksi.

2.4.5. Struktur Organisasi Bagian Gudang
Struktur organisasi yang mengatur secara hierarki daripada SDM pada Divisi Gudang.

2.5. Pembuatan Job Deskribtion untuk Setiap Divisi
Job deskribtion sebuah kejelasan pekerjaan yang menunjukan apa saja yang menjadi tanggungjawab Divisi. JOBDES membatasi ruang gerak dan tanggung jawab Divisi sehingga tidak terjadi tumpang tindih tanggung jawab.

2.5.1. Pembuatan Job Deskribtion Divisi Marketing
Job Deskribtion pada Divisi Marketing

2.5.2. Pembuatan Job Deskribtion Divisi Produksi
Job Deskribtion pada Divisi Produksi

2.5.3. Pembuatan Job Deskribtion Divisi HRD
Job Deskribtion pada Divisi HRD

2.5.4. Pembuatan Job Deskribtion Divisi Gudang
Job Deskribtion pada Divisi Gudang

2.6. Pembuatan Job Deskribtion untuk masing – masing jabatan
Job deskribtion sebuah kejelasan pekerjaan yang menunjukan apa saja yang menjadi tanggungjawab SDM pada masing – masing Divisi. JOBDES membatasi ruang gerak dan tanggung jawab SDM pada Divisi tertentu sehingga tidak terjadi tumpang tindih tanggung jawab.

2.6.1. Pembuatan Job Deskribtion Jabatan Manager Marketing
Deskribsi Pekerjaan SDM pada Jabatan Tersebut

2.6.2. Pembuatan Job Deskribtion Jabatan Staff Marketing
Deskribsi Pekerjaan SDM pada Jabatan Tersebut

2.6.3. Pembuatan Job Deskribtion Jabatan Manager Produksi
Deskribsi Pekerjaan SDM pada Jabatan Tersebut

2.6.4. Pembuatan Job Deskribtion Jabatan Staff Produksi
Deskribsi Pekerjaan SDM pada Jabatan Tersebut

2.6.5. Pembuatan Job Deskribtion Jabatan Manager HRD
Deskribsi Pekerjaan SDM pada Jabatan Tersebut

2.6.6. Pembuatan Job Deskribtion Jabatan Staff HRD
Deskribsi Pekerjaan SDM pada Jabatan Tersebut

2.6.7. Pembuatan Job Deskribtion Jabatan Manager Gudang
Deskribsi Pekerjaan SDM pada Jabatan Tersebut

2.6.8. Pembuatan Job Deskribtion Jabatan Staff Gudang
Deskribsi Pekerjaan SDM pada Jabatan Tersebut

2.7. Pembuatan Surat keterangan Kontrak Kerja
2.7.1. Kontrak Kerja Awal
Surat keterangan kerja ini merupakan Surat Keterangan yang Pertama Kali dibuat ketika SDM awal masuk kerja

2.7.2. Kontrak Kerja Pegawai Kontrak
Surat Keterangan Ini mengatur perihal kontrak SDM sebagai karyawan Kontrak

2.7.3. Kontrak Kerja Pegawai Tetap
Surat Keterangan Ini mengatur perihal kontrak SDM sebagai karyawan Tetap

3. PRODUKSI
Produksi adalah asset yang memberikan bentuk kongkrit dari jasa pelayanan yang kita tawarkan kepada klien, sehingga aktifitas produksi ini harus benar – benar di kontrok sebaik mungkin.

3.1. Pengangkatan Kepala Produksi dan Staff Administrasi
oleh HRD
Dilakukan untuk memberikan penaggungjawab pada divisi produksi sekaligus sebagai motor penggerak pada divisi produksi.

3.2. Pembuatan Berbagai SOP yang tertulis
SOP atau Prosedur baku berguna sebagai panduan baku untuk bekerja secara teknis

3.3. Pembuatan Form Quality Control untuk mengkontrol
produkstifitas setiap hari
Kualitas perlu di jaga agar pelanggan tidak menaruh komplin terhadap produk jasa yang kita hasilkan

4. GUDANG BAHAN BAKU
4.1. Pengangkatan Kepala Gudang Bahan Baku
Dilakukan untuk memberikan penaggungjawab pada divisi Gudang sekaligus sebagai motor penggerak pada divisi Gudang yang bertugas menjaga ketersediaan bahan baku

4.2. Pembuatan Struktur Organisasi
Struktur organisasi yang mengatur secara hierarki daripada SDM pada Divisi Gudang.

4.3. Pembuatan Berbagai SOP yang di perlukan
SOP unutuk divisi Gudang Mutlak diperlukan mengingat ketersediaan bahan baku adalah penting

4.4. Pembuatan Form Kontroling dan Inventaris Bahan Baku
Form kontroling berguna mengendalikan penggunaan dan ketersediaan pada divisi Gudang

Pembangunan system menejemen ariahasta printing ini belum sempurna dan akan mengalami penyempuranaan setelah di sesuaikan dengan kondisi di lapangan dan setelah mengalami proses operasional.

Testimoni

tags: ,

artikel lainnya CONTOH SOP MENEJEMEN PERUSAHAAN PERIKLANAN

Wednesday 13 August 2014 | blog

BERITA ACARA PENYELENGGARAAN UJIAN PRAKTEK SMA WARGA SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2009/2010 Pada hari ini ................................ Tanggal…

Wednesday 5 November 2014 | blog

FR-AC-03:   Kaji Ulang Asesmen   Skema sertifikasi (Unit/klaster/kualifikasi) (No. dan Judul) :  KLUSTER FILING    …

Thursday 15 October 2015 | blog

8 November 2004 Kepada : PT. AKSARA SOLOPOS JL. Adi Sucipto Surakarta ------------ Up. Yth. Ibu…

Saturday 2 May 2015 | blog

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI       MEMBUAT DOKUMEN KODE PROGRAM…