Menu

Contoh outline skripsi universitas sebelas maret surakarta

Jun
19
2014
by : 1. Posted in : blog

OUTLINE SKRIPSI

SUBAK : PELESTARIAN BUDAYA DAN AKTUALISASI SISTEM PERSAWAHAN DI BALI

 

 

Disusun Oleh :

Sigit Laksono

NIM : K 4406038

 

 

Surakarta,  Juli 2009

 

 

Pembimbing II                                                             Pembimbing I

 

Drs. Djono, M.pd                                                                Drs. Leo Agung S,M.pd

NIP : 196 307 021 990 031 005                                           NIP : 195 615 051 982 031 005

 

 

 

 

Mengetahui

Ketua Program Pendidikan Sejarah

 

Drs. Djono, M.pd

NIP : 196 307 021 990 031 005

 

 

 

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA

2009

LATAR BELAKANG MASALAH.

Pertanian sebagai mata pencaharian utama dalam kehidupan manusia telah mengalami suatu proses perkembangan yang cukup panjang. Penemuan kepandaian dalam  bercocok tanam atau pertanian merupakan suatuperistiwa besar dalam perkembangan kebudayaan manusia, bahkan sering kali peristiwa itu disebut sebagai suatu “Revolusi” dalam peradaban manusia (Gordon Childe,1953). Masa ini amat penting dalam sejarah perkembangan masyarakat, karena pada masa ini beberapa penemuan baru berupa penguasaan sumber-sumber alam bertambah cepat. Berbagai macam tumbuh-tumbuhan mulai dipelihara, cara-cara untuk memanfaatkan  hutan belukar dengan menebang dan membakar pohon-pohon serta pemanfaatan lahan pertanian mulai dikembangkan, sehingga tercipta lading-ladang dan persawahan yang memberi hasil pertanian (soejono, 1975:153).

Kehidupan bercocok tanam mendorong manusia bertempat tinggal menetap dan membangun perkampungan dengan organisasi yang semakin teratur. Dapat dipahami bahwa masyarakat yang semakin berkembang, tumbuh pula berbagai kelompok sosial. Kelompok sosial terbentuk berdasarkan kriteria kesatuan wilayah, mata pencaharian dan ketrampilan, serta kedudukan dan peranan dalam bidang pemerintahan (I Ketut Setiawan, 2003).

Data pada Prasasti-prasasti pada masa Bali Kuno menunjukan bahwa telah ada social berdasarkan kriteria jenis mata pencaharian. Kelompok ini adalah para petani, yang sekaligus menegaskan corak agraris kerajaan Bali Kuno. Dala bentuknya yang Formal, mereka terikat dalam satuan-satuan kelompok sosial yang disebut Kasukawan (dalam prasasti-prasasti Bali Kuno) serta dewasa ini bernama subak.

Subak adalah organisasi petani yang bergerak dalam usaha pengaturan air irigasi untuk lahan sawah (I Ketut Setiawan,1995). Melengkapi Definisi sebelumnnya I Ketut Setiawan, 2003 .Subak adalah organisasi petani lahan basah yang mendapat air irigasi dari suatu sumber bersama, memiliki satu atau lebih tempat suci /pura (untuk memuja Dewi Sri, manifestasi Tuhan sebagai Dewi Kesuburan) serta mempunyai kebebasan didalam mengatur rumah tangganya sendiri.

Subak telah ada sejak lama. Berdasarkan data arkeologis khususnya data epigrafi, organisasi ini setidak-tidaknya telah ada di Bali pada abad XI Masehi, pada masa pemerintahan Raja Anak Wungsu, Putra Raja Udayana Warmadewa (I Ketut Setiawan, 2003).

 

RUMUSAN MASALAH.

Dari Latar Belakang diatas maka dapat dimabil Rumusan masalah yang sesuai yaitu:

Bagimanakah Sejarah Subak di Bali?

Bagaimana pelestarian Subak di Bali?

bagaimana Aktualisasi subak, di dalam system pertania di Bali masa kini?

RENCANA.

 

No Jenis Kegiatan Tahun 2009
juli agustus September oktober November Desember
1. Pengajuan judul            
2. Penyusunan proposal.            
3. Pengajuan surat ijin.            
4. Pengumpulan data.            
5. Analisis data.            
6. Laporan penelitian.            

 

TEORI.

SUBAK.

subak adalah suatu organisasi kemasyarakatan yang sepenuhnya khusus dan otonom, yang keanggotannya sama sekali tidak sama dengan keanggotaan organisasi lain yang manapun juga di masyarakat, dan karena itu dapat dainggap sebagai contoh yang terpenting dari kolektivisme pluralitas di Bali – kecenderungan untuk menggarap masalah-masalah dengan bekerja sama sambil membagi-bagi kesetiaan kelompok atas bagian-bagian (Clifford Geertz,1977).

A.A. Bagus Wirawan,1998:71, mendefinisikan subak adalah lembaga irigasi tradisional yang dibentuk oleh petani pemakai air atau pengatur dan penjaga keamanan tanaman.

 

BUDAYA.

Kebudayaan = cultuur (bahasa Belanda) = culture (bahasa Inggris) = tsaqafah (bahasa Arab), berasal dari perkataan latin “Colere” yang artinya mengolah tanah atau bertani.

Kebudayaan adalah semua yang berasal dari hasrat dan gairah yang lebih tinggi dan murni yang berada di atas tujuan praktis dalam hubungan masyarakat misalnya musik, puisi, etik, agama, ilmu filsafat dan lain-lain (Joko Tri Prasetyo,1991;31).

Telah banyak pakar/ahli ilmu social yang memberikan definisi mengenai kebudayaan. E.B. Taylor dalam Joko Tri Prasetyo, 1991:29, memberikan definisi tentang kebudayaan, yaitu keseluruhan yang kompleks, yang didalmnya terkandung ilmu pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hokum, adapt istiadat dan kemampuan yang lain, serta kebiasaan yang didapat oleh manusia sebagai anggota masyarakat.

Definisi lain dikemukakan oleh R. Linton dalam Joko Tri Prasetyo,1991:31, dalam buku:”The Cultural background of personality”, kebudayaan adalah konfigurasi dari tingkah laku yang dipelajari dan hasil tingkah laku, yang unsure-unsur pembentukannya didukung dan diteruskan oelh anggota dari masyarakat tertentu.

 

SISTEM PERTANIAN.

artikel lainnya Contoh outline skripsi universitas sebelas maret surakarta

Friday 24 April 2015 | blog

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TELEMATIKA SUB SEKTOR PROGRAMMER KOMPUTER     MENERAPKAN ETIKA DAN HUKUM…

Saturday 21 February 2015 | blog

    MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TELEMATIKA SUB SEKTOR JARINGAN KOMPUTER DAN SISTEM ADMINISTRASI  …

Monday 4 May 2015 | blog

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TELEMATIKA SUB SEKTOR PROGRAMMER KOMPUTER       MENJELASKAN SISTEM INFORMASI…

Sunday 10 August 2014 | blog

MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) Definisi/Konsep Pembelajaran berbasis masalah merupakan sebuah pendekatan pembelajaran yang…