Menu

Contoh Konsep Menejemen Komunikasi Yang Baik

Nov
10
2012
by : 1. Posted in : blog

BAB I: KONSEP MANAJEMEN

 

  1. 1.    Posisi pasar dan citra hukum Sragen Technopark:
  • Technopark  terbaik di Indonesia
  • Satu- satunya Technopark dari 16 Technopark yang ada di Indonesia yang dibuka secara resmi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 30 Juni 2009.
  • Ditujukan sebagai penghubung tetap antara Pemerintah Pusat, praktisi akademik dan kalangan industri.
  • Dengan profil, posisi, dan citra hukum yang tinggi perlu didukung adanya Panduan Operasional dan tenaga kerja yang handal.

 

  1. 2.     Manajemen Tepat Sasaran.

 

  1. Ini berarti tim manajemen kami akan fokus pada bagiamana mencapai tujuan dan hasil ; dan lebih menekankan pada produktivitas, efisiensi, dan inovasi.

 

  1. Salah seorang pemimpin dari China, Mr. Deng Xiao Ping, memberi kami definisi sederhana mengenai Manajemen yang tepat sasaran ; Tidak peduli itu kucing putih atau kucing hitam, kucing yang bisa dapatkan tikus adalah kucing yang bagus.

 

  1. Profesor saya dari Amerika memberikan definisi yang lain ; kamu dapat memerah sapi menggunakan tangan kanan, tangan kiri, kedua tangan, mesin otomatis atau semi otomatis, sepanjang kamu bisa mendapatkan  lebih banyak susu. Itu berarti jangan memperdebatkan metode yang kecil, tetapi dari hasillah yang dapat kita ukur.

 

  1. Bukan alasan, tapi memberi hasil; Saya menjumpai bahwa sebagian besar orang Sragen mahir dalam memberi alasan; karena tidak ada listrik, komputernya lambat, keluarga saya sakit, macet, dipanggil untuk meeting yang lain…dan lain – lain, jadi saya tidak dapat menyelesaikannya tepat waktu. Sragen Technopark tidak akan selangkah lebih maju jika kita menerima alasan- alasan tersebut.

 

  1. Bukan janji tapi bukti: Bukan janji tetapi bukti. Tolong jangan memberi jawaban, sudah selesai tetapi masih ada di computer, Saya ingin melihatnya selesai, mana buktinya? Mana output komputernya? Jika suratnya sudah terkirim, mana kopiannya? Jika proposalnya sudah disetujui mana tanda tangan persetujuannya?

 

  1. Perilaku Positif: Slogan Presiden Obama : Ya, Bersama, Kita Bisa! Kita lebih menyukai jawaban ya, saya bisa, jika saya diijinkan lembur di rumah daripada tidak, saya tidak bisa, karena 1…2,… Siapa yang menyerah memasuki arena tinju lebih baik berhenti.

 

  1. G.     Inovasi, segalanya bisa menjadi mungkin (Indosat)

 

  1. H.    Tidak mengeluh : Setiap orang mempunyai pilihan untuk bergabung atau mengundurkan diri dari STP. Setelah anda bergabung dengan STP, anda diminta untuk mengikuti Panduan Operasional  kami, mengikuti semua instruksi tertinggi tanpa mengeluh. Anda boleh memberikan masukan untuk pengembangan Panduan Operasional, jika manajemen setuju, kita akan melaksanakannya. Kita hanya menerima keluhan dengan solusi alternative yang bisa dikerjakan.  (Jangan mengeluh tentang sepatumu sampai kamu melihat seseorang tanpa kaki; jangan mengeluh tentang sepatu buatan Indonesia sampai kamu dapat membuat satu yang lebih baik).

 

  1. Tidak ada alasan : Mengapa Sragen Technopark adalah satu – satunya yang dibuka secara resmi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono? Technopark lain memberikan banyak alasan pada pemerintah, tidak memiliki dana yang cukup, belum menemukan lokasi yang tepat…dan lain – lain. Sragen Technopark juga memberi alasan lain kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, biaya dari Provinsi Jawa Tengah belum diterima, penyelesaian belum dilaksanakan. Apakah menurut anda Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menerima alasan tersebut? Atau menemukan orang lain yang bisa menyelesaikannya dan siap melayani Negara?

 

  1. Jangan menjual waktu, tetapi beri hasil :

Sragen Tchnopark menjual jasa dan hasil, tidak menjual waktu; Wanita yang bekerja di klub malam yang menjual waktu lebih panjang untuk melayani pelanggan, mendapatkan lebih banyak pendapatan.

Sebagai contoh,  saya menjumpai PNS dengan kinerjanya yang buruk di Gentrade;

  • Dia datang terlambat dengan berbagai ,
  • Dia bersembunyi di dapur terlebih dahulu untuk sarapan setelah datang terlambat,
  • Waktu makan siangnya dihitung sebagai jam kerja,
  • Harus berbicara dengan pelan padanya, tidak bisa dibawah tekanan karena dia ingin mempunyai anak secepatnya,
  • o Dia menyebarkan rumor untuk membuat suasana kerja yang tidak nyaman sedangkan dia memperoleh penghasilan dari Gentrade,
  • Dan dia harus pulang pukul 16.30 tanpa mempedulikan ada rapat, atau pekerjaan yang belum selesai karena pangerannya yang menunggang kuda putih sedang menunggunya di bawah,
  • Dia dapat bergabung mengikuti diklat prajabatan tanpa ijin dan secara  mengejutkan dia dapat lulus ujian. Ada system yang perlu diperbaiki atau Sragen tidak akan berkembang dengan PNS semacam ini.

 

 

  1. 3.    Sistem Manajemen Terbuka :
    1. Artinya adalah kebijakan umum kami ; pemasukan dan pengeluaran terbuka bagi semua level manajemen. Jumlah gaji, insentive yang harus dibayarkan kepada setiap pegawai akan disimpan pada level yang bersifat rahasia.
    2. Kerja Tim, menghindari faham kepahlawanan:

1)    Kebanyakan organisasi yang tidak dapat berkembang secara sehat dikarenakan manajemen tertinggi tidak bersedia mendelegasikan kekuasaannya untuk bawahannya atau bawahannya dianggap terlalu lemah untuk melaksanakannya.

2)    Kerja tim lebih baik daripada kerja perorangan

  • Perlu dibentuk tim manajemen kecil yang dapat membuat beberapa keputusan.
  • Setelah kami membentuk tim ILC dan ICT kami harus memberikan mereka kekuasaan untuk menjalankannya di bawah bimbingan kami dengan meminimalkan campur tangan kami kepada mereka.
  • Kami akan melanjutkan membangun manajemen dan tim operasional ini untuk berjalan sendiri.

 

  1. 4.    Sistem Komunikasi Terbuka
    1. Komunikasi dimulai dengan :

1000 tahun sebelum masehi : mengirim surat cinta melalui burung Merpati

1000 tahun setelah masehi mengirim pesan umum melalui kuda

1600 setelah masehi melalui laut

1800 setelah masehi melalui udara

1900 setelah masehi melalui Telex,

2000 setelah masehi melalui Fax,

2001 setelah masehi sampai sekarang melalui email.

 

 

  1. Mudah untuk menyampaikan berita baik, dan hasil yang baik ;

Dapatkah kami menyampaikan kesulitan kami untuk memperoleh solusi?

Dapatkah kami berkomunikasi melalui email 24/7 untuk membentuk kantor yang sesungguhnya?

Hanya dengan melalui komunikasi yang efektif, kirim pesan anda ke sasaran yang tepat dengan tepat waktu dengan biaya yang murah.

Mereka yang tidak bisa menerima dan membalas email harus memperoleh pendidikan khusus.

 

  1. Kami mengharapkan setiap staff di Technopark mempunyai alamat email perusahaan firstname.lastname@sragenkab.go.id, dan Back up alamat email firstname.STP@gmail.com, supaya kita dapat menggunakan email tersebut untuk mengirim email dan chatting.

 

  1. Kelompok email (mailing list)yang mendukung seperti

ILC.team@sragenkab.go.id untuk mencakup semua staff  ILC, dan

ICT.team@sragenkab.go.id untuk semua anggota ICT team, dan CC untuk COO ketika dibutuhkan.

 

  1. Ada kios internet yang bisa dipakai staff sebagai Back Up ketika komputer mereka tidak terpasang :

Kios 3 in one

Design center

Internet class rooms.

 

  1. BlackBerry adalah langkah selanjutnya yang kami harap beberapa karyawan memilikinya apabila semuanya tidak bisa memilikinya, hal ini untuk menunjang produktivitas.

 

  1. Kami berharap semua email direspons 24 jam selama hari kerja.

 

 

  1. 5.    Selangkah lebih maju dari yang lain:
    1. Setelah kami menempatkan Sragen Technopark sebagai selangkah lebih maju , atau Sragen One kita harus mempertahankan posisi tersebut.
    2. Yang berarti kami harus terus inovatif, kreatif, agar kami selalu di depan dari yang lain.

 

 

 

  1. 6.    Sistem Pengawasan Ganda:

 

A. Setiap keputusan penting dan pengeluaran-pengeluaran harus dipegang oleh satu orang dan disetujui oleh orang lain.

B. Setiap laporan pelaksanaan, permintaan pembelian, re-imbursement, pembayaran harus ditanda tangani setidaknya oleh dua pihak, hal ini bertujuan untuk kontrol.

C.  Ijin karena sakit, absensi dan lain lain harus disetujui oleh supervisor, dan HRD atau manajemen senior di level Direktur.

 

  1. 7.    Sistem Manajemen 3 in 1 :

Seperti halnya organisasi besar yang ada diseluruh dunia, STP akan memiliki 3 jenis struktur manajemen untuk menjalankan dan menghargai perannya masing masing.

  1. Kepemimpinan  : seperti legislatif pada satu Negara, adalah membantu CEO untuk bertindak sebagai pemimpin Sragen Techno Park, yaitu pembuat keputusan tertinggi dalam kebijakan dan pengawasan. Mohon dilihat warna biru tua di katalog organisasi Techno Park.
    1. A.    CEO adalah posisi tertinggi di STP, bisa dipegang oleh Bupati maupun dari kalangan swasta.
    2. COO membantu CEO dalam menangani operasional Techno Park, bisa dipegang oleh staf gubernur maupun kalangan swasta. Pemegang jabatan ini bisa menjadi kucing putih atau kucing hitam sepanjang dia mampu menagkap tikus. COO membantu CEO dalam mengambil keputusan , menyusun konsep, sistem dan panduan operasional dari Technopark. Sragen Technopark dapat beroperasi idealnya dengan dasar suatu konsep dan sistem, bukan tergantungg pada persorangan.

 

  1. Komite Pengendali : adalah Komite yang memberikan nasehat maupun petunjuk kepada CEO tentang bagaimana menjalankan Techno Park dalam jangka waktu yang singkat dan panjang, termasuk bagaimana cara memilih team manajemen yang tepat, bagaimana cara untuk mengalokasikan dana, mempelajari kembali konsep, system dan panduan opersioanal serta hal lainnya dan melaporkan kepada CEO tentang perkembangannya.
  2. Tim ahli : terdiri dari para ahli dari berbagai bidang, untuk memberikan input atau masukan kepada CEO/COO yang berhubungan dengan masalah teknis maupun operasional.

 

  1. Komisi relasi Industri  : terdiri dari CEO, Rektor, dan petinggi sektor swasta, akademik, dan aparat pemerintahan. untuk membuat hubungan yang permanent atau tetap diantara aparat pemerintahan tertinggi , pelaku industri dan akademik. Para panitia akan bertemu pada Sabtu terakhir setiap bulan ke-3. Berikut ini adalah nama nama yang telah diundang untuk menjadi Komisi relasi Industri :
    1. Dr. Eman Suparno, Menakertrans
    2. Dr. Ing. Gunadi Sinduwinata, Presiden Direktur, Indo mobil Group.
    3. Prof. Dr. Susilo Wibowo, Rektor Universitas Diponegoro Semarang.
    4. Prof. Dr. Rahmad Wahab, Rektor Universitas
    5. Dra. Wiyanti Sukamdi, M.P, Presiden Direktur Sahid Hotel Group.
    6. Prof. Payaman Simanjuntak, Staff Ahli Menaker.
    7. Prof. Gunawan, Ph.D, Staff Ahli Mensos.
    8. Dr. Kus Muljono, Komisaris BRI.
    9. Dwi Larso, Ph.D, Direktur SBM, ITB
    10. Prof. Shamsul Hadi, Rektor UNS
    11. Prof. Slamet, Ph.D . Universitas Negeri Yogyakarta
    12. Dr. Bambang Dwi Wahyudi, UNS Solo
    13. Muda Mahendra, SH, Bupati Kubu Raya
    14. Drs. Yudhi Sancoyo, Bupati Blora (yang akan datang pada 24 Juli bersama dengan 6 anggota delegasinya)
    15. Drs. Suyoto, MSc, Bupati Bojonegoro.

 

  1. F.     Persiapan pertemuan Komisi Relasi Industri :

 

1)    Melihat pentingnya acara ini;

  • Kami akan membentuk panitia khusus untuk menangani acara tersebut ; kami juga berharap panitia yang bekerja akan mempelajari lebih lanjut tentang tujuan Technopark.
  • Kami akan meminta sound sistem khusus, sistem audio dan video untuk memperlihatkan bahwa kami adalah Technopark kelas utama.
  • Kami akan menggunakan meja bundar dengan 12 kursi untuk membuat brain storming. Kursi kursi penyeimbang berada di urutan ke dua.
  • Name tag diharapkan untuk setiap partisipan.

2)    Panitia yang bekerja untuk melaksanakan acara diatas :

  • Sauman/ Ilham : Perlengkapan, mengatur semua meja, dekorasi.
  • Bonita: transport dan akomodasi, untuk memastikan semua hotel, transportasi, mengatur konsumsi.
  • Reinhart – Fotografer dokumentasi.
  • Virna: koordinasi TOT program.
  • Jumintono – menyambut tamu.
  • Wina Untung – menyambut tamu.
  • Dr. Kinik – panitia, bertanggungjawab pada semua perlengkapan ICT.
  • Fana, Dian: Secretariat: memperbaharui kedatangan tamu VIP.

 

 

  1. Dewan Penasehat : adalah sebutan terhormat bagi pihak-pihak yang telah memberikan kontribusi untuk berdirinya Techno Park, yang saat ini pastilah sangat padatt agendanya untuk diundang dan duduk dalam Komisi Relasi Industri.

Dewan Penasehat yang dimaksud tersebut diantaranya adalah:

ü      Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono

ü      Ibu Negara

ü      Menteri Ketenagakerjaan dan Transmigrasi.

ü      Menteri Pendidikan.

ü      Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara.

ü      Menteri Sosial.

ü      Dirjen Menakertans

  1. H.    Professional CSR Quality Assurance,  dan  Tim Pengawas :

1)  Untuk ukuran Sragen Technopark, tidaklah sempurna tanpa tim yang efektif untuk menangani dan mengawasi beberapa hal berikut ini :

  • CSR (Corporate Social Responisbility),
  • ISO
  • Quality assurance, Quality Control
  • Audit dan pengawasan internal.
  • Pengawasan lingkungan dan peralatana, produktivitas yang bersifat ramah lingkungan.
  • Sistem keamanan dan keselamatan terhadap kemungkinan adanya serangan teroris maupun wabah penyakit.
  • Sistem pemasangan listrik, jalan keluar darurat, pertolongan pertama
  • Pengendalian dalam penggunaan air minum dan pemadam kebakaran.
  • Produktivitas, Efisiensi dan Inovasi
  • Jika ditemukan adanya keluhan mengenai kebijakan dan pelayanan
  • Tim inilah yang nantinya akan bertindak seperti lembaga judikatif atau inspektorat umum dalam kepemerintahan.

 

2)  Tim QA tidak individual :

 

CEO kita telah berusaha dengan menunjuk beberapa personel untuk menjadi CSR professional QA dan tim pengawas audit; namun mereka belum melaksanakan dengan sukses. COO dapat membimbing mereka jika mereka bersedia untuk bisa lebih meningkatkan kinerjanya. Tentunya tidak terlalu sulit jika mereka sebagai pengontrol, dan bukan bertindak sebagai pelaksana.

3)  Quality Assurance : kami ingin meninjau apakah program dan pelayanan yang ditawarkan kepada masyarakat sudah memenuhi standar kualitas yang baik. Semua peralatan tulis, kartu nama dan lain lain memiliki standar yang sama untuk menjaga citra perusahaan.

4)  Quality Control : apapun yang dihasilkan oleh workshop harus melewati bagian quality control untuk mengecek apakah semua memenuhi permintaan klien kami dan sesuai dengan peraturan pemerintah.

5)  Customer service control :

  • pengarahan dan informasi yang jelas untuk setiap gedung.
  • pelayanan front office yang berkualitas ; ‘ jika anda tidak memperlakukan customer anda dengan baik, maka orang lain yang akan melakukannya’
  • tanda yang jelas untuk dilarang masuk, tempat parkir, halangan, toilet, pintu keluar, jangan menginjak rumput , dilarang merokok, dan lain-lainnya.

6)  Internal Control

  • semua pengeluaran dan pemasukan ada dibawah pengawasan
  • semua pekerja bekerja sesuai dengan standar prosedur operation yang   normal
  • kebijakan pajak pemerintah akan dipatuhi

7) Disiplin dalam bekerja : Diperlukan disiplin tinggi dalm hal kehadiran, pakaian dan sepatu yang sesuai, tatanan rambut yang sesuai, seragam yang sesuai dan lain lain

8) CSR : operasional STP secara sosial harusnya sesuai dengan penyediaan fasilitas berikut ini :

  • menyediakan lingkungan kerja yang aman
  • menyediakan fasilitas toilet yang bersih
  • menyediakan makanan yang sehat dan minuman untuk semua pegawai dan klien.
  • menyediakan klinik holistic untuk umum.
  • memelihara peralatan
  • menjaga produktivitas yang ramah lingkungan
  • berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan pelayanan umum.
  • dan lain sebagainya.

 

 

Manajemen Eksekutif Sragen Technopark

Seperti yang ditunjukan warna merah dalam struktur organisasi, Manajemen Eksekutif merupakan menajemen tertinggi di Technopark, yang mengkoordinasi, mengatur, dan mendukung  pelaksanaan semua program di Techno Park. Secara detail uraian pekerjaan dan tanggung jawab untuk setiap posisi adalah sebagai berikut :

a)    Direktur Utama :

ü      Bertugas di semua fungsi dan fasilitas yang berhubungan dengan kebijakan dan sistem yang telah dibuat CEO beserta tim manajemennya.

ü      Mengkoordinasi direktur administrasi, direktur teknis, direktur operasional, untuk memastikan mereka semua berfungsi dengan baik.

 

b)    Direktur Teknik :

ü               Secara teknis harus mampu menjelaskan ke mana Sragen Technopark akan di bawa.

ü               Memimpin gedung, pengembangan dan pemeliharaan dalam jangka waktu panjang dan pendek.

ü               Memeriksa apakah AC dapat berfungsi.

ü               Mengatur fasilitas produksi dan pelatihan yang dapat menghasilkan pemasukan tambahan untuk Sragen Technopark.

ü               Menyediakan kursus tambahan dengan perlengkapan tambahan sehingga Sragen Technopark akan kuat secara teknis, mampu bersaing dengan Technopark dari negara lain.

ü               Memberikan perintah dan saran teknis kepada Direktur Operasional dimana mereka harus mengembangkan dari segi pelatihan.

ü               Memimpin manajemen dan staff untuk bagian yang dimaksud.

ü               Secara teknis mampu menjelaskan dan mengembangkan Sragen Technopark menghadapi tantangan dan penyesuaian dimasa mendatang.

ü               Melakukan pengelolaan gedung dalam jangka panjang dan pendek.

ü               Pemeriksaan berfungsinya fasilitas yang terpasang dalam gedung dan kenyamanan.

ü               Mengontrol peralatan produksi dan pelatihan yang dapat menghasilkan pemasukan.

ü               Melakukan pengembangan pelatihan beserta perlengkapannya yang berdaya saing nasional dan internasional.

ü               Para kepala seksi wajib melakukan koordinasi secara langsung.

 

c)     Direktur Hubungan Umum : menangani semua masalah yang menyangkut keuangan dan akuntansi, HRD, marketing dan hubungan  masyarakat.

a. Manager HRD : menangani semua hal-hal yang berhubungan dengan HRD, termasuk:

ü         Mengangkat dan memberhentikan karyawan.

ü         kehadiran dan motivasi

ü         peningkatan jenjang karir

ü         pemasukan dan keuntungan

ü         dan lain-lain.

b. FA Manager : menangani semua hal hal yang berhubungan dengan masalah keuangan dari Techno park, termasuk melaporkan :

ü      pembuatan dana

ü      A/R, A/P

ü      Aliran dana masuk dan keluar.

ü      Pernyataan pemasukan

ü      Neraca rugi laba

ü      laporan pajak

 

c. Manajer Pembelian :

ü      melaksanakan pembelian agar sesuai dengan anggaran biaya yang seefektif mungkin dengan syarat pembayaran yang menguntungkan.

ü      Memastikan untuk semua prosedur pengadaan sesuai dengan petunjuk.

ü      Memastikan beberapa suplier untuk mengecek dan membandingkan antara harga dan pelayanan.

d. Manajer Pemasaran

  • Menjelaskan semua tentang strategi pemasaran.
  • Memasarkan Sragen Technopark melalui alat pemasaran digital dan cetak :
    • Brosur
    • Web
    • Mailing list
    • Foto dan video
    • TV dan radio
    • Menyarankan kepada Bupati untuk mengatur kunjungan kerja setiap bulannya ke beberapa daerah lain dalam rangka studi banding.
    • Mengatur pelaksanaan agenda pengembangan jaringan, dan mempromosikannya ke Jateng, Nasional dan Internasional, seperti :
      • Duta wisata
      • Kompetisi untuk penyandang cacat di bidang musik, olahraga, seni dan ilmu pengetahuan.
      • Menghubungi Pemerintah maupun organisasi non pemerintah sebagai pihak penyokong dana, diantaranya :
        • Depnakertrans
        • Depdiknas
        • Depsos
        • Yayasan Sampoerna.

e. Pengawasan gudang dan inventaris.

 

2).Manajer Operasional

A)                 Direktur Operasional

  1. Mempunyai wewenang untuk semua pelaksanaan operasional pelatihan di Technopark.
  2. Membantu Direktur Utama dan Direktur Teknis untuk melaksanakan workshop, agar pemasukan tambahan untuk Sragen Technopark dapat disusun.

c. Memotivasi dan mengawasi 8 Direktur Pusat Pelatihan  dan Koordinator  Program untuk menghasilkan program yang menguntungkan.

d.  Membantu Direktur Utama mengatur dan mengoperasikan kios 3 in 1, agar bisa menjadi 3+1 termasuk biaya dari BRI.

e.  Mengintegrasikan Design center ke ICT center untuk menghasilkan pemasukan bagi STP.

f.  Membantu SCC mengoperasikan pusat pelatihan untuk penyandang cacat, dan pusat pengasuhan anak-anak.

 

B)   Operational Sragen Techno parkseperti warna kuning di struktur organisasi, ada 8 centeryang diatur oleh 8 direktur, dan dibawah kendali Direktur  Operasional.

1)    Direktur  ILC – Internaional Language Center

  • Koordinator TOT
  • Koordinator Bahasa Inggris
  • Koordinator Bahasa China

2)    Direktur  ICT – Information Communication Director

3)    Direktur  ABC – Applied Business Center- Creative Economy

4)    Direktur Pariwisata

5)    Direktur  EAC Echo Agriculture Center

6)    Direktur  Aplied Engineering

7)    Direktur SCC – Special care Center

8)    Direktur Pusat Koordinasi dan Kerjasama

 

  1. 8.    Manajemen melalui sistem dan struktur :

A. Struktur organisasi dibuat sebagai kerangka kerja umum pada saat ini, dan dapat di perbaharui menurut perkembangannya.

B. Struktur acuan secara perlahan-lahan akan diikuti untuk memberikan pemahaman yang jelas mengenai struktur organisasi kami.

C. Setiap individu di STP harus jelas siapa yang secara langsung menjadi pengawas tehnik mereka.

D. Supervisor / pengawas harus bertanggung jawab atas apa yang dilaksanakan bawahannya.

E. Senior management mungkin akan lebih banyak memiliki permintaan teknis, instruksi kepada para eksekutif, sekretaris dan lain lain sebagai instruksi tehnik, para junior harus secara umum mengikuti atau mematuhinya.

F.  Bila ada konflik dalam hal pemberian instruksi dari senior manajemen ke manajemen yang lain, diharap menyampaikannya kepada pihak menajemen untuk di diskusikan dan diselesaikan.

artikel lainnya Contoh Konsep Menejemen Komunikasi Yang Baik

Sunday 1 February 2015 | blog

SILABUS   Nama Sekolah             : SMA  WARGA Surakarta Mata Pelajaran            : BASA JAWA Kelas/Semester           : XI/GASAL…

Tuesday 6 January 2015 | blog

MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TELEMATIKA SUB SEKTOR OPERATOR KOMPUTER       MENGOPERASIKAN KOMPUTER PERSONAL…

Sunday 30 November 2014 | blog

Caller Role Cards         Mark: You are at Harold’s Department Store. There is…

Friday 6 March 2015 | blog

    MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI     MENGINSTALASI DAN MENGKONFIGURASI…