Menu

110. Contoh Perjanjian Kerjasama Partnership Mou Adi Budi

Apr
04
2014
by : 1. Posted in : blog

SAHABAT MEMANG ADALAH ORANG YANG DAPAT DIPERCAYA, SEHINGGA KARENANYA KEPERCAYAAN HARUSLAH MENJADI SEBUAH DASAR LANDASAN DALAM BERKOMUNIKASI. Namun berdasarkan pengalaman saya bersahabat, rasa percaya itu jadi pudar ketika sahabat yang kita percayai tidak memegang amanah yang kita berikan. Untuk itulah sebuah perjanjian bisnis hitam di atas putih perlu di bikin, selain untuk mempererat rasa saling saling percaya kita, perjanjian ini juga melatih PROFESSIONALISME DALAM BERBISNIS. berikut adalah contoh surat perjanjian hitam di atas putih tersebut.

cover MOU indonesia

*********

SURAT PERJANJIAN KERJASAMA

 

INDOKABANA, Indonesia Kain Batik Mempesona, Dapatkan Pesona Batik untuk tubuh indah anda dengan harga spesial, KLIK DISINI

 Dengan menyebut nama Allah Tuhan Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang, pada hari ini, Kamis tanggal  25 Oktober tahun 2011 di Solo, yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama                 : Budi Prihono, S.I.Kom

Nomor KTP        : 33.1108.250184.0003

Pekerjaan           : Pegawai Swasta

Alamat               : Taman Asri 32/ 14, Kroyo, Karangmalang, Sragen

yang selanjutnya disebut Pihak Pertama

 

Nama               : Adi Hatyawan, ST

Nomor KTP      :

Pekerjaan         : Pegawai Swasta

Alamat             : Solo

yang selanjutnya disebut Pihak Kedua.

 

Secara bersama-sama kedua belah pihak bersepakat untuk mengadakan perjanjian kerjasama di usaha Jasa Design & Percetakan

 

Pasal I

Ketentuan Umum

  1. Pihak pertama selaku Pribadi mengadakan kerjasama rekanan dengan pihak kedua dalam bentuk usaha dengan nama  Budi Pekerti Komunika (BPKOM)
  2. Pihak Kedua, selaku Pribadi bekerjasama dengan membangun sebuah usaha dengan nama Budi Pekerti Komunika (BPKOM)
  3. Pihak pertama dan kedua bersama – sama membangun usaha Budi Pekerti Komunika (BPKOM)
  4. Pihak Pertama dan Kedua akan mendapatkan bagi hasil dari pendapatan usaha menurut prosentase yang disepakati bersama.
  5. Pihak Pertama dan Kedua berkewajiban mengelola usaha Budi Pekerti Komunika (BPKOM) Secara Bersama  -  sama sesuai dengan porsi yang di sepakati bersama

 

Pasal II

Modal Usaha

  1. Pihak kedua memberikan modal diawal berupa tempat usaha dan dan fasilitas usaha sementara  yang telah menjadi perhitungan dalam bagi hasil dari hasil usaha nantinya
  2. Pihak Pertama menyediakan alat administrasi berupa nota

 

Pasal II

Pengelola Usaha

  1. Pihak pertama bersama pihak kedua tergabung dalam sarikat secara bersama-sama mengelola usaha
  2. Dalam mengelola usahanya pengelola bisa dibantu oleh seorang manajer dan sejumlah staf yang berstatus mitrakerja ataupun karyawan.
  3. Dalam pengelolaan usaha pihak pertama dan kedua saling menyesuaikan diri sesuai Job Deskripsionnya masing – masing Dalam pelaksanaan tugasnya
  4. Pihak pertama bertanggungjawab pada sector Marketing sedangkan pihak kedua pada sector Produksi
  5. Dalam pelaksanaan tugas jika ternyata terjadi sebuah kondisi yang terbalik dimana pihak kedua justru berkontribusi pada sector marketing ataupun sebaliknya, hal tersebut disepakati sebagai pekerjaan bersama

 

Pasal IV

Bagi Hasil

  1. Pendapatan usaha adalah hasil dari laba kotor dikurangi total biaya operasional (laba bersih)
  2. Pihak Pertama mendapatkan bagi hasil sebesar 50% (lima puluh persen) dari pendapatan usaha, sedangkan Pihak Kedua mendapatkan bagi hasil sebesar 50% (lima puluh persen) dari pendapatan usaha (setelah dikurangi untuk tabungan Aset 25% dan Tabungan untuk Modal usaha 25%)
  3. Pembagian bagi hasil dilakukan setiap 1 (satu) bulan sekali. Pada saat pembagian bagi hasil, kedua belah pihak (boleh diwakilkan) harus hadir di tempat penghitungan.

 Pasal V

Jangka Waktu Syarikat

  1. Jangka waktu syarikat adalah 4 (empat) tahun, kecuali ada pembubaran kerja sama yang disepakati oleh kedua pihak.
  2. Jika jangka waktu syarikat telah berakhir atau dibubarkan berdasarkan kesepakatan bersama, maka kedua belah pihak berkewajiban bermusyawarah untuk menentukan modal yang menjadi hak dari kedua belah pihak
  3. Syarikat diharapkan diperpanjang jika usaha yang dijalankan menguntungkan sebelum jangka waktu syarikat ini berakhir.

 

Untuk perjanjian kerja sama dan contohnya silahkan kunjungi website kami di :

klikaja

 

Pasal VI

Hak dan Kewajiban

  1. Selama jangka waktu syarikat, Pihak Pertama :
    1. Berkewajiban untuk mengelola usaha bersama-sama dengan pihak kedua
    2. Berkewajiban untuk mengembangkan baik secara teknis maupun konseptual tentang kegiatan pemasaran dari usaha yang dijalankan
    3. Berhak menerima laporan usaha dan laporan keuangan setiap 1 bulan sekali.
    4. Berhak melakukan kontrol atau meninjau tempat kegiatan usaha.
    5. Berhak mengajukan usul atau saran kepada Pihak Kedua untuk memperbaiki kegiatan usaha yang sedang berjalan.
    6. Berhak membatalkan perjanjian dan mengambil kembali modal usaha dari Pihak Kedua setelah terbukti Pihak Kedua melakukan penyelewengan atau mengkhianati isi akad syarikat.

 

  1. Selama jangka waktu syarikat, Pihak Kedua:
    1. Berkewajiban untuk mengelola usaha bersama-sama dengan pihak pertama
    2. Berkewajiban untuk mengembangkan baik secara teknis maupun konseptual tentang kegiatan produksi dari usaha yang dijalankan
    3. Berhak menerima laporan usaha dan laporan keuangan setiap 1 bulan sekali.
    4. Berhak melakukan kontrol atau meninjau tempat kegiatan usaha.
    5. Berhak mengajukan usul atau saran kepada Pihak pertama untuk memperbaiki kegiatan usaha yang sedang berjalan.
    6. Berhak membatalkan perjanjian dan mengambil kembali modal usaha dari Pihak pertama setelah terbukti Pihak Kedua melakukan penyelewengan atau mengkhianati isi akad syarikat.

 

Pasal VII

Penambahan Sejumlah Modal Usaha

  1. Besar modal usaha dalam syarikat ini sebagaimana tersebut dalam pasal II ayat 1 dapat diperbesar/ ditambah atas kesepakatan kedua belah pihak.
  2. Segala sesuatu yang menyangkut penambahan sejumlah modal usaha dalam syarikat akan diatur lebih lanjut dalam perjanjian tersendiri.

 

Pasal VIII

Perselisihan

  1. Apabila terjadi perselisihan antara kedua belah pihak sehubungan dengan akad syarikat ini, kedua pihak sepakat menyelesaikannya secara musyawarah.
  2. Apabila perselisihan tidak dapat diselesaikan secara musyawarah maka akan diselesaikan secara hukum.
  3. Segala sesuatu yang merupakan hasil penyelesaian perselisihan akan dituangkan dalam suatu berita acara.

 

Pasal IX

Lain-lain

  1. Surat akad ini mengikat secara hukum kepada kedua belah pihak.
  2. Perjanjian syarikat/ kerjasama ini disepakati bersama tanpa ada paksaan dan tekanan dari pihak manapun.
  3. Hal-hal lain yang mungkin kelak akan muncul di kemudian hari dan belum diatur dalam surat akad ini akan dimusyawarahkan oleh kedua belah pihak yang akan dituangkan dalam bentuk revisi.
  4. Surat akad ini dibuat rangkap 2 (dua) dan seluruhnya ditandatangani oleh kedua belah pihak pada hari dan tanggal di muka setelah dibubuhi materai secukupnya.

Pihak Pertama                                                                  Pihak Kedua

             Saksi 1                                                                             Saksi 2

 DEMIKIAN CONTOH PENULISAN HITAM DIATAS PUTIH sebuah PERJANJIAN dengan kawan sebagai wujud PROFESSIONALISME dan KEPERCAYAAN semoga contoh ini dapat emmbantu anda di kemudian hari kelak yaaa.

tags: ,

artikel lainnya 110. Contoh Perjanjian Kerjasama Partnership Mou Adi Budi

bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Saturday 23 May 2015 | blog

  MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TELEMATIKA SUB SEKTOR PROGRAMMER KOMPUTER       MEMBUAT DOKUMEN…

Saturday 7 February 2015 | blog

          KARTU SOAL UJIAN AKHIR SEKOLAH     Pilihlah salah satu jawaban…

Sunday 14 December 2014 | blog

  MODUL PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SUB BIDANG METODOLOGI PELATIHAN KERJA     MERANCANG PEMBUATAN SARANA PENDUKUNG…

Monday 4 May 2015 | blog

  MATERI PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI SEKTOR TELEMATIKA SUB SEKTOR PROGRAMMER KOMPUTER     MENERAPKAN BASIS DATA…